GT World Challenge Asia 2026 akan memasuki seri Indonesia yang siap digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 2-3 Mei 2026 mendatang. Sama dengan GTWC Eropa, GTWC Asia mempunyai total empat kelas yang dipertandingkan.
Di GTWC Asia terbagi ke dalam kelas Pro-am, Silver-Am, Silver, dan Am. Pembagian kelas ini didasarkan pada kategorisasi pembalap. Dengan semua spesifikasi mobil sama, baik jenis maupun spesifikasinya, yakni GT3 yang terhomologasi FIA.
Sedangkan GTWC Eropa terbagi ke dalam empat kelas yakni Pro, Gold, Silver, dan Bronze.
Keempat kelas bisa memperebutkan trofi untuk Endurance dan Sprint Cup, di mana model lomba Sprint Cup diterapkan oleh GTWC selain di Eropa.
Lalu di GTWC Australia punya tiga kelas yaitu Pro-Am, Am, dan Trophy. Kelas Trophy diisi oleh mobil-mobil GT3 model lebih lama. Sedangkan GTWC America terdiri dari tiga kelas yakni Pro, Pro-Am, dan Am.
Pada edisi kedua GTWC Asia seri Indonesia nantinya akan dipertandingkan total empat kelas.
Dengan pembalap Indonesia Sean Gelael ambil bagian di kelas Silver GTWC Asia Mandalika dan membela Garage 75 sebagai tim asal Indonesia.
Berikut pembagian kelas balapan GTWC Asia di Sirkuit Mandalika:
Pro-Am : Ini adalah kelas yang terdiri dari para pembalap Pro (kategori pembalap Platinum/Gold/Silver FIA) dan Am (kategori Bronze). Salah satu pembalap mesti berasal dari Asia.
Silver-Am : Di kelas ini pebalap berkategori Silver mesti berdampingan dengan pembalap Bronze. Pembalap Platinum/Gold tak boleh ikut serta di kelas ini. Salah satu pembalap mesti berasal dari Asia.
Silver : Kedua pembalap di kelas ini mesti berkategori Silver semuanya. Pun mereka mesti sama-sama berasal dari Asia, tak boleh berasal dari benua lain.
Am : Hanya pembalap berkategori Bronze yang boleh berlaga di kelas ini. Pasangan ini mesti lahir atau saat ini berdomisili di Asia, Australia, atau Selandia Baru.


