Friday, July 10, 2026

Uni Eropa Wajibkan Mobil Baru Dilengkapi Pemantauan Mata Pengemudi

Share

Uni Eropa mewajibkan untuk setiap mobil baru yang dijual diwilayahnya harus dilengkapi dengan sistem pemantauan pengemudi berbasis pelacakan mata berdasarkan Peraturan Keselamatan Umum yang diperbarui. Peraturan ini mulai berlaku sejak 7 Juli 2026.

“Peraturan baru tersebut mengubah fitur yang sebelumnya bersifat opsional menjadi persyaratan wajib bagi seluruh mobil penumpang dan van baru,” tulis keterangan Carscoops.

Peraturan baru Uni Eropa diperkirakan berdampak pada sekitar 15 juta kendaraan setiap tahun.

Salah satu persyaratan yang berlakukan dalam peraturan baru itu adalah sistem yang disebut Advanced Driver Distraction Warning (ADDW), yang mengandalkan sensor inframerah yang terintegrasi di dasbor serta perangkat lunak yang mampu menganalisis secara presisi pergerakan kepala dan mata pengemudi.

Perangkat lunak tersebut memetakan sejumlah area di dalam kabin kendaraan, dengan perhatian utama pada bagian bawah kabin, termasuk panel instrumen, layar sistem infotainment, roda kemudi, dasbor, dan konsol tengah.

Apabila pengemudi terus mengarahkan pandangan ke area tersebut selama lebih dari 6 detik saat kendaraan melaju pada kecepatan 20–50 km per jam atau lebih dari 3,5 detik saat kecepatan kendaraan melebihi 50 km per jam, maka sistem akan memberikan peringatan visual dan suara.

Guna mengurangi peluang kekeliruan dalam penyampaian peringatan, perangkat lunak tersebut memiliki toleransi minimum selama 50 milidetik.

Peraturan serupa juga akan diterapkan di Amerika Serikat. Program keselamatan federal untuk mengurangi kecelakaan akibat gangguan konsentrasi dan kondisi pengemudi yang tidak layak mengemudi juga mengarah pada penerapan kewajiban memasang sistem pemantauan pengemudi pada mobil baru di Amerika Serikat mulai 2027.

Pembaruan peraturan keselamatan di Uni Eropa didorong oleh perkiraan Komisi Eropa bahwa sekitar 10 persen sampai 30 persen kecelakaan lalu lintas di Eropa disebabkan oleh gangguan perhatian pengemudi.

Para pembuat kebijakan memperkirakan sistem pemantauan pengemudi dapat menyelamatkan 25.000 jiwa hingga tahun 2038.

Data di Amerika Serikat menunjukkan kondisi yang serupa. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengaitkan gangguan perhatian pengemudi dengan 16 persen dari seluruh kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal, 21 persen kecelakaan yang menyebabkan cedera, dan 22 persen dari seluruh kecelakaan kendaraan di negara tersebut. (Ant)

Read more

Local News