Pembalap Alpecin-Premier Tech Mathieu van der Poel menjuarai etape kesembilan Tour de France 2026 di Ussel, Minggu (12/7). van der Poel menjadi yang tercepat seusai menempuh rute sejauh 154,6 kilometer dari Malemort.
Kemenangan itu menjadi kemenangan etape ketiga pembalap berusia 31 tahun itu di Tour de France sekaligus memperpanjang catatan Alpecin-Premier Tech yang selalu meraih kemenangan etape pada setiap edisi balapan sejak menjalani debut pada 2021.
“Beberapa hari pertama Tour tidak berjalan baik untuk tim kami. Namun kami tetap tenang seperti biasa. Kami memiliki tim yang sangat solid dan terus yakin keadaan akan berbalik. Sangat menyenangkan memasuki hari istirahat pertama dengan sebuah kemenangan,” kata Van der Poel, dikutip dari laman resmi Tour de France, Senin (13/7).
Etape terakhir sebelum hari istirahat pertama itu berlangsung di wilayah Corrèze dengan lintasan berbukit yang telah disesuaikan dengan kondisi cuaca. Para pembalap menghadapi empat tanjakan berkategori dengan total elevasi sekitar 3.000 meter.
Balapan berlangsung agresif sejak awal. Lidl-Trek mampu mengendalikan berbagai upaya pembentukan breakaway hingga sprint antara di Beynat, yang dipimpin Mads Pedersen di depan Biniam Girmay.
Kelompok breakaway akhirnya terbentuk setelah Van der Poel melancarkan serangan pada kilometer ke-57. Sebanyak 16 pembalap berada di grup terdepan, termasuk Tobias Johannessen, Tom Pidcock, dan Clément Braz Afonso.
Menjelang tanjakan Suc au May, Johannessen dan Quinn Simmons menyerang lebih dahulu sebelum diikuti Pidcock dan Van der Poel.
Delapan pembalap kemudian memimpin balapan, sementara di belakang ada UAE Emirates-XRG dan Netcompany Ineos yang meningkatkan kecepatan peloton sehingga selisih waktu dengan kelompok terdepan tidak pernah melebihi satu menit 25 detik.
Van der Poel kembali melancarkan aksinya di tanjakan terakhir, Mont Bessou, dan hanya Johannessen, Pidcock, serta Alex Baudin yang mampu mengikutinya. Keempat pembalap tersebut bekerja sama hingga memasuki kilometer terakhir.
Pembalap Belanda itu kemudian menunjukkan kecepatannya pada sprint penentuan untuk mengalahkan Johannessen dan Pidcock di garis finis. Filippo Ganna menjadi pembalap tercepat dari kelompok peloton dengan finis enam detik di belakang Van der Poel.
Van der Poel mengaku kondisinya mulai membaik setelah mengalami kesulitan memulihkan kebugaran pada etape-etape awal. “Saya merasa jauh lebih baik dibanding beberapa hari pertama. Hari ini akhirnya saya memiliki tenaga untuk benar-benar menyerang,” ujarnya.
“Kami menghabiskan banyak energi demi menjaga breakaway tetap bertahan karena peloton terus memberikan tekanan, apalagi kami menghadapi angin dari depan sepanjang hari. Kami benar-benar berjuang dan saya senang bisa menyelesaikannya dengan kemenangan.”
Tour de France 2026 akan dilanjutkan setelah hari istirahat pada Senin dengan etape pegunungan di kawasan Massif Central yang diperkirakan menjadi panggung bagi para spesialis tanjakan dan pembalap bertipe puncheur.
Baca juga: Tour de France 2026: Tim Merlier Tercepat di Etape Kedelapan

