Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak semua elemen warga mengikuti Merdeka Run 2026 yang pendaftarannya dibuka besok, Rabu (12/8/2026) pukul 17.00 WIB melalui website www.merdekarun.id.
“Ajang lari bertajuk “Bangun, Bergerak, Merdeka” itu akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Peserta akan menempuh jarak 8 kilometer, dari titik start di Istana Merdeka Jakarta,” tulis keterangan resmi Kemenpora di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Rangkaian acara juga akan diramaikan dengan bazar UMKM, festival kuliner, atraksi drone, dan penampilan para musisi. Berbagai kegiatan tersebut dihadirkan agar masyarakat menikmati momen kemerdekaan bersama keluarga maupun komunitas.
Kemenpora meminta warga yang ikut berpartisipasi untuk memantau perkembangan informasi terkait Merdeka Run melalui akun Instagram @merdekarun_indonesia dan Instagram @kemenpora.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyebutkan, Merdeka Run 2026 akan melibatkan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ajang lari yang digelar secara gratis tersebut akan diikuti elemen pemerintah, pengusaha, figur publik, selebritas, serta masyarakat umum. Menpoora juga mempersilahkan awak media untuk mengikuti ajang tersebut.
“Kehadiran ajang itu merupakan bagian dari upaya bersyukur karena pada momentum kemerdekaan ke-81 tahun, Indonesia terus bertumbuh dan menjadi negara yang diperhitungkan di dunia tidak hanya secara geopolitik dan ekonomi, tetapi dalam hal kekaryaan,” kata Menpora.
Menpora menyebutkan karya anak Indonesia seperti film, musik, olahraga dan bidang lain terus menjadi sebuah perhitungan di situasi global saat ini. “Itu tentu berkat masyarakat Indonesia yang terus berkreativitas. Merdeka Run juga menjadi bagian untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.
“Kegiatan lari itu diprioritaskan untuk warga Indonesia. Tapi, penyelenggara tetap terbuka jika ada pihak Warga Negara Asing (WNA) yang ingin terlibat, sekaligus untuk menunjukkan masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang terbuka dalam pergaulan global,” tutup Menpora.

