Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) optimistis dengan target penjualan tahunan sebesar 6,4 sampai dengan 6,7 juta pada tahun 2025.
“Melihat tren (ekonomi) saat ini, AISI masih tetap menargetkan penjualan motor 6,4 sampai 6,7 juta unit pada tahun ini,” kata Ketua Umum AISI, Johannes Loman di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Namun, Johannes menampik bahwa kondisi penjualan kendaraan pada tahun ini sedang dalam kondisi yang tidak baik. Gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, dikatakan menjadi senjata ampuh dalam mencapai target tersebut.
Data dari laman resmi AISI, penjualan pada paruh pertama tahun 2025 tercatat sebanyak 3,1 juta unit pada periode Januari sampai dengan Juli. Catatan ini menimbulkan koreksi yang cukup besar hingga mencapai 2,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.
Meski demikian, penjualan terbaik hadir pada bulan Juli, yang mencapai 587.048 unit atau peningkatan sebanyak 15,3 persen. Penjualan ini menjadi yang terbesar sepanjang tahun 2025.
“Kami optimistis dapat tercapai, acara ini telah menjadi barometer sekaligus ajang AISI memperkenalkan tren terbaru dalam industri sepeda motor,” jelas Johannes.
Sementara itu, penyelenggaraan IMOS 2025 memang tidak menargetkan penjualan seperti tahun-tahun sebelumnya. Gelaran yang diadakan setiap tahun ini justru ingin dimanfaatkan untuk memperkenalkan teknologi dan juga produk terbaru kepada masyarakat.
IMOS 2025 akal hadir di ICE BSD, Tangerang pada 24 sampai dengan 28 September 2025. Gelaran ini bakal memanfaatkan dua Hall yang dimiliki oleh gedung tersebut yakni Hall 9 dan juga 10.
Gelaran IMOS 2025, ditargetkan dapat mendatangkan hingga 100.000 pengunjung. Lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya berjumlah sebanyak 98 riu orang selama lima hari pelaksanaannya.


