Dunia balap motor Indonesia kembali menorehkan sejarah. Kali ini, Niti Racing resmi menjadi tim Indonesia pertama yang akan berlaga di ajang MotoGP-2026 melalui kelas Harley-Davidson Bagger World Cup mulai musim balap 2026.
Peluncuran tim Niti Racing digelar di Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026. Kehadiran tim ini menjadi langkah penting bagi Indonesia untuk memperluas kiprah di level tertinggi balap motor dunia, tidak hanya sebagai tuan rumah ajang internasional, tetapi juga sebagai peserta aktif di lintasan.
Pada musim 2026, Harley-Davidson resmi bergabung ke dalam ekosistem MotoGP melalui kejuaraan Harley-Davidson Bagger World Cup. Kelas ini menampilkan motor bagger, yakni motor touring berkapasitas besar yang telah dimodifikasi khusus untuk kebutuhan balap.
Kejuaraan ini akan digelar bersamaan dengan beberapa seri MotoGP di sirkuit-sirkuit ikonik dunia dan menjadi kelas pendukung baru yang menggantikan MotoE dalam kalender MotoGP.
Kehadiran Niti Racing menjadi tonggak sejaraj penting, karena tercatat sebagai tim pertama asal Indonesia yang tampil di ajang MotoGP, khususnya di kelas Harley-Davidson Bagger World Cup.
Langkah ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam mengembangkan motorsport nasional sekaligus memperluas eksistensi di kancah balap motor internasional.
Sementara itu, pada musim perdananya, Niti Racing mempercayakan salah satu kursi pembalap kepada rider Indonesia, Dimas Ekky Pratama. Ia akan berduet dengan pembalap asal Spanyol, Oscar Gutierrez.
Keduanya akan menggeber Harley-Davidson Road Glide dengan tampilan agresif, dominasi warna merah, livery api, serta sentuhan motif batik khas Mandalika di bagian depan motor sebagai identitas Indonesia.
Menghadapi musim debutnya di kelas baru, Dimas Ekky memilih untuk fokus pada proses adaptasi, sekaligus menekankan pentingnya peran pembalap Indonesia di level internasional.
“Balapan ini bakal seru karena menggantikan MotoE dan menjadi bagian dari MotoGP. Target awal saya ingin cepat beradaptasi karena saya belum pernah membawa motor seperti ini secara langsung. Kita juga harus terus mendukung pembalap Indonesia yang berlaga di level Asia maupun internasional, karena lewat rider-rider yang bertanding di sana kita membawa bendera Indonesia. Harapannya, saya dan rider Indonesia lainnya yang sudah berkiprah di internasional bisa membuka jalan bagi generasi-generasi yang akan datang,” ujar Dimas Ekky.
Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Moreno Soeprapto, turut memberikan dukungan atas keikutsertaan Niti Racing di MotoGP Harley-Davidson Bagger World Cup 2026.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Niti Racing yang akan berlaga musim ini di kejuaraan Harley-Davidson Bagger World Cup bersama MotoGP. Kita juga punya pembalap kebanggaan kita, Dimas Ekky Pratama, yang akan berlaga di tim Niti Racing. Saya berharap Niti Racing bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Merah Putih,” ujar Moreno.
Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menjelaskan bahwa Mandalika siap mendukung langkah Niti Racing di level internasional.
“Kami menyambut baik kehadiran Niti Racing mengikuti ajang MotoGP Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. Mandalika Sirkuit selalu terbuka untuk menjadi bagian dari proses pembinaan dan persiapan pembalap nasional. Ke depan, Mandalika Sirkuit juga direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi sesi latihan dan pengujian, sehingga Indonesia tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah MotoGP, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pengembangan duni motorsport internasional dan nasional,” jelas Priandhi Satria.
Pada musim perdana Harley-Davidson Bagger World Cup 2026, balapan akan digelar di enam sirkuit legendaris dunia, yaitu Circuit of The Americas (COTA), Mugello, Assen, Silverstone, MotorLand Aragon, dan Red Bull Ring. Setiap seri akan mempertandingkan dua balapan, sehingga total terdapat 12 balapan sepanjang musim 2026.


