Monday, August 3, 2026
Home Blog Page 18

Rayakan HUT ke-13: Basarnas Special Group Gelar Lari Bersama di Pertamina Mandalika International Circuit

0
Basarnas Special Group merayakan Hari Ulang Tahun ke-13 mereka dengan menyelenggarakan kegiatan lari bersama di Pertamina Mandalika International Circuit, Kamis (4/12/2025).

Basarnas Special Group (BSG) merayakan Hari Ulang Tahun ke-13 dengan menyelenggarakan kegiatan lari bersama di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit pada Kamis pagi (4/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta sebagai momentum simbolis yang menggambarkan kesiapan fisik, ketahanan mental, solidaritas tim, serta dedikasi yang tak pernah padam dari para personel pencarian dan pertolongan.

Kegiatan lari ini juga mendapatkan perhatian penuh dari jajaran pimpinan Basarnas Mataram. Turut hadir Muhamad Hariyadi, S.Sos selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, turut serta pada kegiatan lari ini, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Bustamil dan Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Nusa Tenggara Barat, Wawan Suwena, S.H .

Pemilihan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Selain memiliki infrastruktur kelas dunia, Mandalika menyediakan ruang yang aman, terkendali, dan representatif untuk kegiatan fisik intensif. Arena ini juga melambangkan ketangguhan dan disiplin, dua nilai utama yang melekat pada setiap personel SAR.

Peran Basarnas dalam event Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika sangat besar dengan penyediaan dua helikopter milik Basarnas saat MotoGP berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 3-5 Oktober 2025 lalu dan musim-musim sebelumnya.

Kegiatan lari berlangsung sejak pagi, ketika matahari baru muncul dari balik bukit Mandalika. Para peserta memulai pemanasan di paddock, dilanjutkan dengan pengarahan internal. Suasana kebersamaan tampak dari cara para personel saling memberi semangat, berdiskusi ringan, dan memastikan seluruh anggota siap menjalani sesi lari yang telah dijadwalkan.

Kegiatan lari ini merepresentasikan filosofi dasar dunia SAR, yakni setiap langkah adalah komitmen, setiap napas adalah ketahanan, dan setiap kilometer adalah wujud pengabdian.

Sebanyak 50 peserta dari Tim Basarnas Special Group (BSG) berlari di lintasan sepanjang beberapa lap, dengan ritme yang disesuaikan kemampuan masing-masing. Namun, tujuan utamanya bukan tentang siapa paling cepat melainkan bagaimana seluruh peserta dapat menyelesaikan jarak bersama-sama, saling mendukung, dan memastikan tak ada satu pun anggota yang tertinggal.

Kebersamaan inilah yang selalu menjadi kekuatan Basarnas Special Group dalam menjalankan misi-misinya, baik di darat, laut, maupun udara.

Kegiatan seperti ini sejalan dengan standar operasional Basarnas yang menuntut kebugaran prima. Dalam operasi nyata, para personel Basarnas harus mampu berlari cepat untuk mengejar waktu emas penyelamatan; membawa peralatan berat dalam kondisi ekstrem; menembus medan bencana yang tidak selalu bersahabat dan mengambil keputusan tepat dalam kondisi kelelahan

Perayaan ulang tahun Basarnas Special Group ke-13 dilakukan dengan cara yang paling mencerminkan karakter Basarnas Special Group: sederhana, fokus, disiplin, dan bermakna.

Setelah sesi lari berakhir, kegiatan ditutup dengan doa bersama, evaluasi singkat, dan pembagian konsumsi ringan. Para peserta tampak penuh rasa bangga, bukan karena mereka baru saja menyelesaikan lari, tetapi karena mereka menjadi bagian dari perjalanan panjang Basarnas Special Group sebuah tim yang terus menumbuhkan kekuatan dan solidaritas.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran dan kegiatan Basarnas Special Group (BSG) di area Pertamina Mandalika International Cicuit.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah kegiatan lari Basarnas Special Group dalam rangka ulang tahun ke-13 mereka. Basarnas adalah garda terdepan dalam misi kemanusiaan di Indonesia, kehadiran tim Basarnas di lintasan kami memberikan makna tersendiri, MGPA telah berkolaborasi dengan Basarnas dalam misi penyelamatan pembalap pada event internasional seperti MotoGP,” papar Priandh Satria.

Menurutnya, Sirkuit Mandalika selalu terbuka untuk mendukung lebih banyak kegiatan pembinaan fisik dari berbagai institusi. “Setiap elemen yang hadir di Mandalika membawa kekuatannya masing-masing. Bagi Basarnas, ketahanan fisik dan mental adalah kunci. Kami bangga sirkuit ini bisa menjadi arena bagi para penyelamat bangsa untuk mengasah kemampuan mereka,” ungkap Priandhi Satria.

“Selamat ulang tahun ke-13 untuk Basarnas Special Group. Semoga semangat pengabdian dan dedikasi mereka terus menginspirasi bag masyarakat luas. Sirkuit Mandalika selalu terbuka untuk menjadi rumah latihan fisik, kebugaran, dan olahraga bagi para pahlawan kemanusiaan ini, Dirgahayu Basarnas Special Group, maju terus untuk Indonesia,” pungkas Priandhi Satria.

BSG merupakan personel elite Basarnas. BSG sendiri terbentuk sejak 2012, kewenangannya baru diatur dengan adanya landasan legalitas dalam Peraturan Kepala Badan SAR Nasional Nomor 5 pada tahun 2014. Dalam peraturan tersebut, dikatakan bahwa dibentuknya BSG untuk membantu dan mempercepat penyelenggaraan operasi SAR pada musibah penerbangan, pelayaran, bencana dan musibah lainnya yang berskala nasional, atau memiliki tingkat kesulitan tinggi yang tidak dapat ditangani sendiri oleh Kantor SAR.

 

BWT Alpine Bakal Rilis Tim F1 di Barcelona Tahun Depan

0
BWT Alpine

Tim Formula 1 BWT Alpine mengumumkan segera merilis tim untuk Formula 1 musim 2026  pada 23 Januari 2026 mendatang di Barcelona. “Kami memiliki sesuatu untuk anda,” tulis Alpine di X.

Alpine kemudian akan bersiap untuk menatap tes sesi perdana musim 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona yang dilangsungkan pada 26-30 Januari 2026.

Meski demikian, Alpine tidak menyebutkan secara detail mengenai lokasi secara pasti maupun waktu pukul berapa acara peluncuran tersebut berlangsung.

Alpine sendiri tetap mempertahankan jasa dari Pierre Gasly dan Franco Colapinto sebagai dua pembalap utama setelah pada musim ini duet tersebut dinilai tampil menjanjikan.

Duet Gasly dan Colapinto sejauh ini telah membawa Alpine mengoleksi total 22 poin dan berada di peringkat buncit yakni kesepuluh pada klasemen sementara tim konstruksi musim ini.

Alpine kini tengah bersiap untuk menatap seri terakhir musim 2025 yakni GP Abu Dhabi yang berlangsung di Yas Marina Circuit, Abu Dhabi, Minggu (7/12).

Pertamina Mandalika International Circuit Rilis Kalender Event 2026

0
Mandalika Grand Prix Association (MGPA

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merilis Kalender Event 2026, menghadirkan beragam rangkaian ajang balap nasional, regional, dan internasional, serta program pembibitan talenta pembalap muda.

Dengan fondasi kuat telah menyelenggarakan event motorsport berskala nasional dan internasional di tahun-tahun sebelumnya, MGPA kembali menyiapkan beberapa program motorsport dan non motorsport disertai inovasi dan kejutan yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika di tahun 2026.

Pada awal tahun, Mandalika membuka kalender dengan Pertamina VR46 Riders Academy pada Januari 2026, sebuah program intensif hasil kolaborasi Pertamina dengan VR46. Program ini didesain untuk memberikan pembinaan tingkat tinggi bagi pembalap muda Indonesia, mulai dari teknik balap, analisis data, hingga pengembangan fisik dan mental.

Selama sesi akademi, para peserta mengikuti latihan terstruktur yang dipandu instruktur VR46, memanfaatkan fasilitas Sirkuit Mandalika yang telah diakui sebagai salah satu trek dengan karakter teknis terbaik di Asia.

Pada Februari 2026, Sirkuit Mandalika menghadirkan Mandalika Endurance Challenge. Sebuah event balap ketahanan yang akan menguji performa mesin, pembalap, dan kemampuan skill para mekanik menyetting kendaraan untuk balapan dengan durasi lama.

Sementara itu, Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) siap digulirkan kembali pada 2026 dalam lima seri, yaitu 17-19 April, 19-21 Juni, 24-26 Juli, 28-30 Agustus, dan 6-8 November 2026, sebagai kompetisi balap nasional yang dibangun untuk meningkatkan pembinaan pembalap muda di Tanah Air, serta memperkuat ekosistem motorsport Indonesia secara berkelanjutan.

Sirkuit Mandalika kembali menjadi tuan rumah GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026. Ajang ini menampilkan persaingan supercar GT3 dan GT4 dari berbagai pabrikan papan atas. Suasana kompetitif, strategi pit stop yang presisi, dan performa mesin berkapasitas besar menjadi daya tarik utama yang diprediksi akan kembali menyedot perhatian penggemar balap internasional.

Kalender event 2026 juga semakin kaya dengan penyelenggaraan festival dan kejuaraan balap nasional. Mandalika Festival of Speed (MFoS) akan berlangsung dalam empat seri, yakni 24-26 April, 1-3 Mei, 12-14 Juni, dan 14-16 Agustus 2026, menghadirkan gabungan aktivitas balap, Kejuaraan Nasional ITCR, hiburan, dan showcase industri otomotif.

Kegiatan komunitas pabrikan sepeda motor di Sirkuit Mandalika kembali hidup dengan semangat komunitas lewat Blu Cru Yamaha Sunday Race pada 17–20 Juli 2026. Ajang ini menempatkan para rider dari komunitas Yamaha dalam suasana balap resmi, lengkap dengan regulasi profesional dan pemantauan teknis dari tim Yamaha Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bakat grassroots serta wadah konsolidasi komunitas motorsport nasional.

Salah satu puncak kalender tentunya hadir pada 9–11 Oktober 2026 dengan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP). Ratusan ribu penggemar MotoGP diperkirakan kembali memenuhi Grand Stand Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan duel kelas dunia. Raungan suara sepeda motor MotoGP yang membelah panorama pesisir menjadi daya tarik unik Sirkuit Mandalika.

Di luar kegiatan event berskala besar tersebut, aktivitas rutin harian di Sirkuit Mandalika diisi dengan kegiatan Track Day roda dua maupun roda empat. Kegiatan harian dan akhir pekan ikut menyemarakkan Sirkuit Mandalika melalui program Mandalika Experience seperti Lampaq, Arrive and Drive, Honda ADV Exerience, Drift Kart, bersepeda di sirkuit, maupun keliling sirkuit dengan bus. Adapula lomba lari yang siap meramaikan lintasan sirkuit.

Kalender Event 2026 Pertamina Mandalika International Circuit

“Kalender event MGPA pada 2026 dirancang sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan ekosistem motorsport Indonesia. Setiap rangkaian kegiatan dari akademi pembalap hingga event internasional, regional Asia, dan event nasional memiliki target dan perannya masing-masing dalam menciptakan kesinambungan industri balap,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Priandhi Satria menambahkan, seluruh kegiatan kalender event yang dirancang MGPA sesuai dengan arahan dari ITDC dan InJourney. Kegiatan dirancang agar Sirkuit Mandalika bukan sekadar menjadi venue balap, tetapi menjadi pusat pertumbuhan industri otomotif nasional, tempat lahirnya pembalap berprestasi, kegiatan komunitas, dan destinasi wisata motorsport yang hidup sepanjang tahun.

“Selain itu, beragam event di Sirkuit Mandalika akan meumbuhkan dampak ekonomi di KEK Mandalika dan masyarakat luas pada umumnya,” ujarnya.

“Tahun 2026 menjadi momentum bagi Sirkuit Mandalika untuk bergerak lebih kencang, lebih matang, dan lebih kontributif bagi tumbuhnya talenta-talenta muda yang akan berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, Sirkuit Mandalika akan lebih dekat lagi dengan masyarakat melalui kegiatan Mandalika Experience seperti lampaq, track day, lari marathon, event komunitas, kunjungan tamu, dan wisata edukatif di Sirkuit Mandalika,” pungkas Priandhi Satria.

Toyota Uji Coba Kendaraan Elektrik di Sirkuit Mandalika

0
Toyota uji kendaraan listrik di Sirkuit Mandalika

PT Toyota Astra Motor (TAM) melaksanakan agenda internal perusahaan di Pertamina Mandalika International Circuit, sebuah inisiatif yang menegaskan komitmen Toyota dalam memperkuat pengembangan teknologi elektrifikasi di Indonesia. Kegiatan ini mencakup peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas sirkuit sekaligus pelaksanaan uji coba berbagai kendaraan Hybrid dan EV Toyota di lintasan balap kelas dunia tersebut.

Rombongan Toyota dipimpin oleh Marketing Director TAM, Hiroyuki Oide, dan Marketing Director Jap Ernando Demily, serta turut didampingi tim Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI). Kehadiran para petinggi ini menunjukkan bahwa Mandalika kini semakin diperhitungkan sebagai pusat inovasi, pengembangan, dan pengujian kendaraan modern, khususnya teknologi elektrifikasi yang tengah didorong secara nasional.

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta diberikan kesempatan mengeksplorasi performa kendaraan elektrifikasi Toyota secara langsung. Model-model seperti Toyota Veloz HEV dan Toyota bZ4X diuji dalam kondisi lingkungan sirkuit yang terukur, memungkinkan evaluasi mendalam terhadap aspek akselerasi, kestabilan kendaraan, sistem pengereman regeneratif, hingga efisiensi energi.

Pengujian di lintasan Mandalika juga memberi gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi elektrifikasi bekerja optimal dalam skenario berkendara yang dinamis namun tetap aman dan presisi.

Selain uji coba kendaraan, Toyota juga memanfaatkan sesi ini untuk mendapatkan wawasan teknis terkait potensi Mandalika sebagai pusat automotive experience di Indonesia. Interaksi antara pihak Toyota dengan pengelola sirkuit membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam pemanfaatan fasilitas untuk kegiatan edukasi, pelatihan, hingga demonstrasi teknologi kendaraan masa depan.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyambut baik kedatangan Toyota dan menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari visi pengembangan Mandalika sebagai ekosistem otomotif terpadu di Indonesia.

“Kunjungan Toyota Astra Motor hari ini menunjukkan bahwa Mandalika bukan hanya arena balap untuk event internasional, tetapi juga laboratorium terbuka bagi industri otomotif nasional. Kami di MGPA terus mendorong pemanfaatan sirkuit untuk kegiatan pengembangan teknologi, termasuk elektrifikasi, yang kini menjadi arah masa depan industri otomotif dunia,” ungkap Priandhi Satria.

Priandhi menambahkan bahwa fasilitas Mandalika dirancang bukan hanya untuk kebutuhan kompetisi, tetapi juga sesuai untuk kegiatan riset, edukasi, dan pengujian kendaraan dengan standar keamanan tinggi.

“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pabrikan. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, Mandalika dapat menjadi pusat inovasi yang membantu mempercepat adopsi teknologi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia,” papar Priandhi Satria.

Kehadiran Toyota di Mandalika menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan sirkuit sebagai platform pengembangan teknologi otomotif nasional. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mendorong percepatan ekosistem elektrifikasi serta mengukuhkan Mandalika sebagai destinasi utama bagi kegiatan otomotif profesional di Indonesia.

Mandalika Festival of Speed Final Round 2025 Siap Digelar, Ini Jadwal Lengkapnya

0
Mandalika Festival of Speed Final Round 2025

Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round 2025 akan menjadi salah satu pertunjukan motorsport terbesar di Indonesia pada penghujung tahun. Selama tiga hari, mulai 12-14 Desember 2025, Pertamina Mandalika International Circuit akan dipenuhi deru mesin dan kompetisi sengit dari berbagai kelas balap nasional maupun one-make race.

Perpaduan antara sesi Practice, Qualifying, Race, hingga Time Attack menjadikan MFoS sebagai acara penutup kalender balap yang sangat dinantikan oleh penggemar otomotif.

“Jadwal tahun ini disusun jauh lebih padat dan terstruktur untuk menghadirkan pengalaman balap yang maksimal, baik untuk pembalap maupun penonton,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

“Kami ingin MFoS Final Round 2025 benar-benar menjadi festival motorsport yang hidup sepanjang akhir pekan. Setiap sesi mulai dari practice, kualifikasi, hingga race, dirancang berurutan tanpa jeda panjang, supaya ritme balap terasa mengalir dan penonton selalu mendapat aksi di lintasan. Jadwal yang komprehensif ini juga memberi ruang bagi seluruh kelas untuk tampil optimal dan memberikan tontonan terbaik,” ucap Priandhi Satria lagi.

Jumat, 12 Desember 2025 – Sesi Practice 1 dan 2
Hari pertama dibuka pada pukul 08.00 WITA melalui Session 1 Time Attack yang langsung memompa adrenalin sejak pagi. Setelah itu, rangkaian Practice 1 dimulai dengan Krida Agya One Make Race pada pukul 08.55, disusul sesi latihan Subaru BRZ Super Series pada pukul 09.25.

Tidak lama kemudian, mobil-mobil TCR dan BMW M2 turun ke lintasan pukul 10.00, sebelum dilanjutkan oleh Kejuaraan Nasional ITCR 1200 pada pukul 10.35, ITCR 3600 pukul 11.05, dan ITCR 1500 pukul 11.35. Seluruh pembalap memanfaatkan sesi ini untuk menguji setelan mobil dan membaca karakter lintasan Mandalika.

Selepas jeda istirahat dan makan siang, Practice 2 dimulai pukul 13.10 oleh kelas Krida Agya One Make Race, lalu Subaru BRZ Super Series kembali mencatatkan waktu latihan pada pukul 13.40. TCR dan BMW M2 melanjutkan sesi pada pukul 14.15, diikuti ITCR 1200 pukul 14.50, ITCR 3600 pada 15.20, dan ITCR 1500 pada 15.50.

Hari pertama ditutup oleh Session 2 Time Attack pada pukul 16.20, memberi peluang tambahan bagi para pembalap untuk memaksimalkan performa kendaraan mereka sebelum memasuki hari kompetisi resmi.

Sabtu, 13 Desember 2025 – Kualifikasi dan Race 1
Memasuki hari kedua, tensi kompetisi meningkat tajam. Session 3 Time Attack pada pukul 08.00 membuka hari dengan persaingan mencatatkan waktu tercepat. Setelah itu, sesi qualifying bergulir mulai pukul 08.40 untuk kelas Krida Agya One Make Race, disusul Subaru BRZ Super Series pukul 09.00, lalu TCR dan BMW M2 pada pukul 09.25.

Kualifikasi untuk ITCR 1200 pukul 09.50, ITCR 3600 pukul 10.25, dan ITCR 1500 pukul 10.50 berlangsung secara berurutan. Seluruh pembalap berjuang keras meraih posisi start ideal.

Pada siang hari, rangkaian Race 1 dimulai dengan Krida Agya One Make Race pukul 12.20, diikuti Subaru BRZ Super Series pukul 12.55 dan TCR + BMW M2 pukul 13.40. Pertarungan dilanjutkan oleh ITCR 1200 pukul 14.15, ITCR 3600 pukul 14.50, dan ITCR 1500 pukul 15.25. Seluruh Race 1 menjadi tolok ukur kekuatan para pembalap sebelum menuju penentuan Race 2. Hari kedua kemudian ditutup dengan Session 4 Time Attack pada pukul 16.00.

Minggu, 14 Desember 2025 – Puncak Penentuan Juara
Hari terakhir MFoS 2025 menjadi puncak dari seluruh rangkaian acara. Pagi dimulai oleh Session 5 Time Attack pukul 08.00, kemudian Qualifying 2 yang dimulai pada pukul 08.40 untuk Krida Agya One Make Race, pukul 09.00 untuk Subaru BRZ Super Series, dan pukul 09.25 untuk TCR + BMW M2.

Kelas ITCR 1200 kembali ke lintasan pukul 09.50, ITCR 3600 pukul 10.25, dan ITCR 1500 pada pukul 10.50. Sesi ini menjadi kesempatan terakhir untuk mengukuhkan posisi start Race 2.

Sementara, Race 2 untuk Krida Agya One Make Race dimulai pukul 11.15. Usai Race 2 Krida Agya OMR, sesi dilanjutkan dengan Pit Walk yang memberi pengunjung akses lebih dekat dengan tim dan mobil balap dan Opening Ceremony pukul 11.40.

Pertarungan makin panas ketika Race 2 Subaru BRZ Super Series dimulai pukul 13.15, sebelum berlanjut ke TCR + BMW M2 pada 14.00. Balapan ITCR 1200 pukul 14.35, ITCR 3600 pukul 15.10, dan ITCR 1500 berlangsung pukul 15.45 menjadi penentu gelar MFoS Final Round 2025. Festival ini resmi berakhir dengan Session 6 Time Attack pada pukul 16.20.

Priandhi Satria optimis event Mandalika Festival of Speed putaran final akan menjadi puncak event kejuaraan balap roda empat paling lengkap dan paling seru sepanjang 2025 di Tanah Air. “Event ini diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat luas sekitar KEK Mandalika dan NTB pada umumnya,” tutupnya.

 

Performa Impresif Kimi Antonelli di F1 Las Vegas Dipuji Bos Mercedez

0
Kimi Antonelli

Pembalap Kimi Antonelli mendapatkan apresiasi dari Bos Mercedes Toto Wolff atas performa impresifnya di Formula 1 grand prix Las Vegas yang berlangsung di Las Vegas Street Circuit, Las Vegas, Minggu (23/11/2025).

Wolff terkesan dengan performa dari rookie Mercedes ini yang bisa mengambil alih podium ketiga setelah duo McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri didiskualifikasi karena kelebihan beban plat.

Antonelli harus memulai start di posisi ke-17 karena penalti lima detik dan menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah pertarungan sengit menghadapi Piastri dan Charles Leclerc dalam duel perebutan tempat keempat.

“Dia masih berusia 19 tahun, dan kita selalu mengatakan bahwa musim perdana selalu sulit. Dia telah terjun di salah satu tim besar, tidak tahu banyak Grand Prix, dan tekanan yang datang pada dirinya. Dan hasil inilah yang saya harapkan dalam hal lintasan,” kata Toto Wolff.

Wolff mengungkapkan bahwa di musim depan, Kimi Antonelli akan berpeluang besar untuk menunjukkan potensinya mengingat akan terdapat perubahan yang cukup signifikan dilakukan oleh semua tim dengan masing-masing mobilnya.

Kesempatan tersebut menurut Wolff harus dimanfaatkan dengan baik oleh jebolan akademi Mercedes ini untuk bisa menunjukkan adaptasi yang cepat seperti yang telah dibuktikannya kali ini.

“Tahun depan akan menjadi benar-benar berbeda. Mobil-mobil ini baru untuk semua pengemudi [di tahun 2026], bukan hanya baginya,” ungkap Wolff.

“Dia berada di sirkuit, dia bepergian, dia mengalami tekanan yang datang pada Anda ketika Anda seorang pengemudi. Dia akan menjadi lebih tua satu tahun dan lebih dewasa, jadi semuanya sesuai rencana saat ini,” tutup Wolff.

 

Kejurnas Adventure Offroad 2025 Gelar Putaran Kedua dan Ketiga

0
Kejurnas) Adventure Offroad 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad 2025 putaran kedua dan ketiga akan digelar pada 29–30 November di Jurang Pulosari, Bantul, Yogyakarta dan 13–14 Desember di Sirkuit Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

Dua putaran tersebut dirancang menghadirkan karakter lintasan berbeda dan menjadi rangkaian penutup musim kompetisi tahun ini. Jurang Pulosari yang dikenal sebagai trek alam dengan kontur terjal dan jalur sempit menjadi lokasi putaran kedua.

Sementara, putaran ketiga berlangsung di Sirkuit Tembalang, Semarang, yang memiliki karakter lintasan lebih teknikal.

Sarana Muda Nusantara (SMN) mempertandingkan kelas Individual Non Winch (G1, G2, G3, G4/FFA) serta Team Non Winch (Under dan Upper).

Salah satu program yang disiapkan yakni Night Race, ketika peserta melintasi trek pada malam hari dengan pencahayaan terbatas. Penyelenggara menyebut sesi tersebut digelar untuk menguji kemampuan navigasi dan konsistensi para offroader.

Kelas yang dipertandingkan tetap sama dengan putaran sebelumnya. SMN menyiapkan hadiah utama berupa satu unit motor KTM Duke 200 untuk tiap kelas sebagai bentuk apresiasi bagi pemenang.

Selain itu, penyelenggara juga melibatkan komunitas offroad serta pelaku UMKM di dua daerah pelaksanaan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.