Tuesday, February 17, 2026
Home Blog Page 6

Lando Norris Juara Dunia Formula 1 Musim 2025

0
Lando Norris

Pembalap McLaren Lando Norris menjadi juara dunia Formula 1 musim 2025 setelah finis di urutan ketiga GP Abu Dhabi 2025 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (7/12/2025).

“Norris menjadi yang terbaik pada musim ini setelah mengantongi 423 poin atau hanya unggul dua poin dari pembalap Red Bull Max Verstappen yang mengunci kemenangan di GP Abu Dhabi,” tulis laman Formula 1.

Berikut hasil GP Abu Dhabi 2025:

  1. Max Verstappen (Red Bull) satu jam 26 menit 07,469 detik
  2. Oscar Piastri (McLaren) +12,594 detik
  3. Lando Norris (McLaren) +16,572 detik
  4. Charles Leclerc (Ferrari) +23,279 detik
  5. George Russell (Mercedes) +48, 463 detik
  6. Fernando Alonso (Aston Martin) +67,562 detik
  7. Sebastian Ocon (Haas) +69,876 detik
  8. Lewis Hamilton (Ferrari) +72,670 detik
  9. Nico Hulkenberg (Kick Sauber) +79,014 detik
  10. Lance Stroll (Aston Martin) +79,523 detik
  11. Gabriel Bortoleto (Kick Sauber) +81,043 detik
  12. Oliver Bearman (Haas) +81,166 detik
  13. Carlos Sainz (Williams) +82,158 detik
  14. Yuki Tsunoda (Red Bull) +83,794 detik
  15. Kimi Antonelli (Mercedes) +84,399 detik
  16. Alexander Albon (Williams) +90,327 detik
  17. Isak Hadjar (Racing Bulls) +1 lap
  18. Liam Lawson (Racing Bulls) +1 lap
  19. Pierre Gasly (Alpine) +1 lap
  20. Franco Colapinto (Alpine) +1 lap.

Klasemen akhir pembalap Formula 1 musim 2025:

  1. Lando Norris (McLaren) – 423 poin
  2. Max Verstappen (Red Bull) – 421 poin
  3. Oscar Piastri (McLaren) – 410 poin
  4. George Russell (Mercedes) – 319 poin
  5. Charles Leclerc (Ferrari) – 242 poin
  6. Lewis Hamilton (Ferrari) – 156 poin
  7. Kimi Antonelli (Mercedes) – 150 poin
  8. Alex Albon (Williams) – 73 poin
  9. Fernando Alonso (Aston Martin) – 57 poin
  10. Carlos Sainz Jr (Williams) – 56 poin
  11. Nico Hulkenberg (Kick Sauber) – 52 poin
  12. Ollie Bearman (Haas) – 50 poin
  13. Isack Hadjar (Racing Bulls) – 49 poin
  14. Liam Lawson (Racing Bulls) – 38 poin
  15. Esteban Ocon (Haas) – 38 poin
  16. Yuki Tsunoda (Red Bull) – 33 poin
  17. Lance Stroll (Aston Martin) – 32 poin
  18. Pierre Gasly (Alpine) – 22 poin
  19. Gabriel Bortoleto (Kick Sauber) – 19 poin
  20. Franco Colapinto (Alpine) – 0 poin
  21. Jack Doohan (Alpine) – 0 poin.

Idemitsu FIM ARRC Night of Champion 2025 : Pembalap Indonesia Raih Gelar Juara di Event ARRC, MGPA dapat Penghargaan

0
Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Buriram, Thailand, Minggu (7/12/2025) malam.

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menerima penghargaan dari Two Wheel Motor Racing (TWMR) sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Sirkuit Mandalika dalam penyelenggaraan Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Buriram, Thailand, Minggu (7/12/2025) malam.

Penghargaan diterima langsung oleh Eddy Saputra yang juga bertugas sebagai Steward pada ajang tersebut, dan bertindak selaku perwakilan dari MGPA.

“Penghargaan ini turut diberikan kepada empat sirkuit yang menjadi tuan rumah ARRC 2025, yakni Pertamina Mandalika International Circuit (Indonesia), Sepang Circuit (Malaysia), Motegi Circuit (Jepang), dan Chang International Circuit (Thailand),” kata Eddy.

“Dalam rangkaian acara malam penghargaan tersebut, TWMR tidak hanya memberikan apresiasi kepada para sirkuit penyelenggara, tetapi juga menggelar agenda utama berupa penyerahan medali kepada para manajer tim yang berpartisipasi sepanjang musim ARRC 2025. Selain itu, penghargaan diberikan untuk sejumlah kategori seperti Best Team, Best Rider, dan pencapaian individu lain yang menunjukkan performa terbaik selama kejuaraan,” jelas Eddy Saputra.

Lebih lanjut Eddy Saputra menjelaskan, Indonesia tampil gemilang di ajang ini. Beberapa pembalap Tanah Air berhasil naik ke panggung kehormatan dengan torehan prestasi membanggakan. Pada kelas Underbone 150cc, dua pembalap Indonesia berhasil meraih juara 1 dan juara 2, yakni Husni Zainul Fuadzy dan Fahmi Basam. Sementara di kelas Asia Production 250cc, rider Indonesia juga menempati posisi tertinggi sebagai juara 1 yakni Fadillah Arbi Aditama.

“Prestasi lain datang dari kelas Supersport 600cc, di mana pembalap Indonesia berhasil mengamankan posisi juara 3 yakni Mohammad Adenanta Putra,” ucapnya.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyampaikan rasa bangga atas apresiasi yang diterima Mandalika serta pencapaian para pembalap Indonesia di tingkat Asia. Menurutnya, penghargaan ini menjadi refleksi dari kualitas penyelenggaraan di Sirkuit Mandalika sekaligus bukti bahwa Indonesia semakin diperhitungkan dalam arena balap internasional.

“Penghargaan dari TWMR ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen MGPA dan Sirkuit Mandalika dalam menghadirkan standar terbaik bagi penyelenggaraan ARRC 2025. Kami bersyukur Mandalika menjadi bagian penting dari kalender kejuaraan tahun ini. Lebih membanggakan lagi, para pembalap Indonesia tampil luar biasa dan mampu menorehkan gelar juara di beberapa kelas. Prestasi ini menunjukkan bahwa talenta balap Indonesia terus berkembang dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Priandhi Satria.

Priandhi Satria menambahkan bahwa MGPA akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan, fasilitas, serta dukungan terhadap pembalap nasional demi menciptakan ekosistem balap yang semakin kuat di Tanah Air.

Dengan apresiasi yang diterima dan prestasi para rider Indonesia, malam penghargaan ARRC 2025 di Buriram menjadi momentum penting bagi perkembangan motorsport di Indonesia, sekaligus mengukuhkan Mandalika sebagai salah satu sirkuit terbaik di kawasan Asia.

Mandalika Festival of Speed 12–14 Desember 2025, Dirut MGPA : Rasakan PitWalk Gratis!

0
Mandalika Festival of Speed

Pertamina Mandalika International Circuit siap menggelar Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round pada 12 – 14 Desember 2025.

MFoS bukan hanya soal kecepatan di lintasan, ini adalah festival yang menggabungkan balapan, hiburan, edukasi, interaksi komunitas, hingga aktivasi publik dalam satu rangkaian acara yang digelar langsung di sirkuit kebanggaan Tanah Air. Tahun ini, keseruannya akan mencapai puncak di final round, dan Anda tidak boleh melewatkannya.

MFoS akan menghidupkan kawasan Mandalika dengan atmosfer balap yang meriah. Pengunjung akan disuguhkan aksi-aksi terbaik dari para pembalap, deru mesin yang menggema di antara perbukitan, serta berbagai kegiatan pendukung yang membuat festival ini cocok dinikmati semua kalangan.

Mulai dari area paddock yang interaktif, aktivitas komunitas otomotif, hingga hiburan di sekitar Sirkuit Mandalika. MFoS dirancang untuk menjadi acara seru yang menghubungkan sport, lifestyle, dan pariwisata dalam satu pengalaman yang tidak ditemukan di tempat lain.

Salah satu agenda yang paling ditunggu adalah PitWalk Gratis pada 14 Desember 2025 pukul 11.40 WITA. Ini adalah kesempatan emas bagi siapa saja yang ingin melihat langsung apa yang terjadi di balik layar sebuah tim balap.

Dalam sesi pitwalk ini, pengunjung dapar berjalan langsung di area pit lane; melihat garasi tim dan persiapan mekanik dari jarak sangat dekat; menyaksikan mobil balap berada dalam tahap terakhir sebelum race; berfoto di depan garasi pembalap dan merasakan atmosfer paddock internasional yang biasanya tertutup untuk publik.

“Tanpa tiket tambahan, tanpa syarat khusus, cukup datang dan ikut serta dalam pengalaman eksklusif ini,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) diketerangannya, Kamis (4/12/2025).

Bagi anak-anak, tambah Priandhi Satria, ini bisa menjadi pengalaman edukatif yang membuka wawasan tentang dunia teknik dan olahraga balap. Bagi komunitas otomotif, ini adalah ajang berkumpul yang paling ditunggu akhir tahun ini. Dan bagi wisatawan, pitwalk memberikan cerita unik yang bisa dibawa pulang dari Mandalika.

”Mandalika Grand Prix Association (MGPA) ingin menjadikan MFoS sebagai festival yang semakin dekat dengan masyarakat. Dengan membuka pitwalk untuk publik, MGPA berharap lebih banyak orang dapat merasakan kedekatan dengan dunia motorsport,” ucap Priandhi Satria.

“Mandalika Festival of Speed kami hadirkan sebagai ruang publik di mana masyarakat bisa merasakan langsung atmosfer dunia balap. Tahun ini kami membuka pitwalk secara gratis karena kami ingin memberi kesempatan lebih besar bagi masyarakat untuk melihat dari dekat apa yang biasanya hanya dapat disaksikan pada siaran langsung di Youtube maupun layar televisi,” jelas Priandhi Satria lagi.

Priandhi bilang, tingginya minat pengunjung pada tahun-tahun sebelumnya juga menjadi alasan mengapa MFoS Final Round 2025 dipersiapkan lebih besar, lebih meriah, dan lebih interaktif. Kami mengajak semua orang, komunitas otomotif, wisatawan, dan keluarga untuk datang dan meramaikan MFoS 2025.

“Mari bersama-sama menjadikan Mandalika semakin hidup dan menjadi pusat sport tourism Indonesia,” ajak Priandhi Satria.

Menurutnya, akhir tahun Anda akan lebih berkesan dengan merasakan langsung kemeriahan Mandalika Festival of Speed. Ajak teman, keluarga, komunitas, atau pasangan untuk menikmati festival motorsport paling seru di Indonesia.

“Dan ingat, PitWalk Gratis pada 14 Desember 2025 pukul 11.40 WITA adalah agenda wajib untuk semua pengunjung. Datang lebih awal, masuk area sirkuit, dan rasakan sendiri bagaimana jantung dunia balap bekerja dari balik pit lane,” tungkasnya.

“Sampai berketemu di sirkuit! Mandalika menunggu Anda untuk hadir dan menjadi bagian dari festival kecepatan terbesar akhir tahun ini,” tutup Priandhi Satria.

Rayakan HUT ke-13: Basarnas Special Group Gelar Lari Bersama di Pertamina Mandalika International Circuit

0
Basarnas Special Group merayakan Hari Ulang Tahun ke-13 mereka dengan menyelenggarakan kegiatan lari bersama di Pertamina Mandalika International Circuit, Kamis (4/12/2025).

Basarnas Special Group (BSG) merayakan Hari Ulang Tahun ke-13 dengan menyelenggarakan kegiatan lari bersama di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit pada Kamis pagi (4/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta sebagai momentum simbolis yang menggambarkan kesiapan fisik, ketahanan mental, solidaritas tim, serta dedikasi yang tak pernah padam dari para personel pencarian dan pertolongan.

Kegiatan lari ini juga mendapatkan perhatian penuh dari jajaran pimpinan Basarnas Mataram. Turut hadir Muhamad Hariyadi, S.Sos selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, turut serta pada kegiatan lari ini, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Bustamil dan Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, Nusa Tenggara Barat, Wawan Suwena, S.H .

Pemilihan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Selain memiliki infrastruktur kelas dunia, Mandalika menyediakan ruang yang aman, terkendali, dan representatif untuk kegiatan fisik intensif. Arena ini juga melambangkan ketangguhan dan disiplin, dua nilai utama yang melekat pada setiap personel SAR.

Peran Basarnas dalam event Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika sangat besar dengan penyediaan dua helikopter milik Basarnas saat MotoGP berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 3-5 Oktober 2025 lalu dan musim-musim sebelumnya.

Kegiatan lari berlangsung sejak pagi, ketika matahari baru muncul dari balik bukit Mandalika. Para peserta memulai pemanasan di paddock, dilanjutkan dengan pengarahan internal. Suasana kebersamaan tampak dari cara para personel saling memberi semangat, berdiskusi ringan, dan memastikan seluruh anggota siap menjalani sesi lari yang telah dijadwalkan.

Kegiatan lari ini merepresentasikan filosofi dasar dunia SAR, yakni setiap langkah adalah komitmen, setiap napas adalah ketahanan, dan setiap kilometer adalah wujud pengabdian.

Sebanyak 50 peserta dari Tim Basarnas Special Group (BSG) berlari di lintasan sepanjang beberapa lap, dengan ritme yang disesuaikan kemampuan masing-masing. Namun, tujuan utamanya bukan tentang siapa paling cepat melainkan bagaimana seluruh peserta dapat menyelesaikan jarak bersama-sama, saling mendukung, dan memastikan tak ada satu pun anggota yang tertinggal.

Kebersamaan inilah yang selalu menjadi kekuatan Basarnas Special Group dalam menjalankan misi-misinya, baik di darat, laut, maupun udara.

Kegiatan seperti ini sejalan dengan standar operasional Basarnas yang menuntut kebugaran prima. Dalam operasi nyata, para personel Basarnas harus mampu berlari cepat untuk mengejar waktu emas penyelamatan; membawa peralatan berat dalam kondisi ekstrem; menembus medan bencana yang tidak selalu bersahabat dan mengambil keputusan tepat dalam kondisi kelelahan

Perayaan ulang tahun Basarnas Special Group ke-13 dilakukan dengan cara yang paling mencerminkan karakter Basarnas Special Group: sederhana, fokus, disiplin, dan bermakna.

Setelah sesi lari berakhir, kegiatan ditutup dengan doa bersama, evaluasi singkat, dan pembagian konsumsi ringan. Para peserta tampak penuh rasa bangga, bukan karena mereka baru saja menyelesaikan lari, tetapi karena mereka menjadi bagian dari perjalanan panjang Basarnas Special Group sebuah tim yang terus menumbuhkan kekuatan dan solidaritas.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran dan kegiatan Basarnas Special Group (BSG) di area Pertamina Mandalika International Cicuit.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah kegiatan lari Basarnas Special Group dalam rangka ulang tahun ke-13 mereka. Basarnas adalah garda terdepan dalam misi kemanusiaan di Indonesia, kehadiran tim Basarnas di lintasan kami memberikan makna tersendiri, MGPA telah berkolaborasi dengan Basarnas dalam misi penyelamatan pembalap pada event internasional seperti MotoGP,” papar Priandh Satria.

Menurutnya, Sirkuit Mandalika selalu terbuka untuk mendukung lebih banyak kegiatan pembinaan fisik dari berbagai institusi. “Setiap elemen yang hadir di Mandalika membawa kekuatannya masing-masing. Bagi Basarnas, ketahanan fisik dan mental adalah kunci. Kami bangga sirkuit ini bisa menjadi arena bagi para penyelamat bangsa untuk mengasah kemampuan mereka,” ungkap Priandhi Satria.

“Selamat ulang tahun ke-13 untuk Basarnas Special Group. Semoga semangat pengabdian dan dedikasi mereka terus menginspirasi bag masyarakat luas. Sirkuit Mandalika selalu terbuka untuk menjadi rumah latihan fisik, kebugaran, dan olahraga bagi para pahlawan kemanusiaan ini, Dirgahayu Basarnas Special Group, maju terus untuk Indonesia,” pungkas Priandhi Satria.

BSG merupakan personel elite Basarnas. BSG sendiri terbentuk sejak 2012, kewenangannya baru diatur dengan adanya landasan legalitas dalam Peraturan Kepala Badan SAR Nasional Nomor 5 pada tahun 2014. Dalam peraturan tersebut, dikatakan bahwa dibentuknya BSG untuk membantu dan mempercepat penyelenggaraan operasi SAR pada musibah penerbangan, pelayaran, bencana dan musibah lainnya yang berskala nasional, atau memiliki tingkat kesulitan tinggi yang tidak dapat ditangani sendiri oleh Kantor SAR.

 

BWT Alpine Bakal Rilis Tim F1 di Barcelona Tahun Depan

0
BWT Alpine

Tim Formula 1 BWT Alpine mengumumkan segera merilis tim untuk Formula 1 musim 2026  pada 23 Januari 2026 mendatang di Barcelona. “Kami memiliki sesuatu untuk anda,” tulis Alpine di X.

Alpine kemudian akan bersiap untuk menatap tes sesi perdana musim 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona yang dilangsungkan pada 26-30 Januari 2026.

Meski demikian, Alpine tidak menyebutkan secara detail mengenai lokasi secara pasti maupun waktu pukul berapa acara peluncuran tersebut berlangsung.

Alpine sendiri tetap mempertahankan jasa dari Pierre Gasly dan Franco Colapinto sebagai dua pembalap utama setelah pada musim ini duet tersebut dinilai tampil menjanjikan.

Duet Gasly dan Colapinto sejauh ini telah membawa Alpine mengoleksi total 22 poin dan berada di peringkat buncit yakni kesepuluh pada klasemen sementara tim konstruksi musim ini.

Alpine kini tengah bersiap untuk menatap seri terakhir musim 2025 yakni GP Abu Dhabi yang berlangsung di Yas Marina Circuit, Abu Dhabi, Minggu (7/12).

Pertamina Mandalika International Circuit Rilis Kalender Event 2026

0
Mandalika Grand Prix Association (MGPA

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merilis Kalender Event 2026, menghadirkan beragam rangkaian ajang balap nasional, regional, dan internasional, serta program pembibitan talenta pembalap muda.

Dengan fondasi kuat telah menyelenggarakan event motorsport berskala nasional dan internasional di tahun-tahun sebelumnya, MGPA kembali menyiapkan beberapa program motorsport dan non motorsport disertai inovasi dan kejutan yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika di tahun 2026.

Pada awal tahun, Mandalika membuka kalender dengan Pertamina VR46 Riders Academy pada Januari 2026, sebuah program intensif hasil kolaborasi Pertamina dengan VR46. Program ini didesain untuk memberikan pembinaan tingkat tinggi bagi pembalap muda Indonesia, mulai dari teknik balap, analisis data, hingga pengembangan fisik dan mental.

Selama sesi akademi, para peserta mengikuti latihan terstruktur yang dipandu instruktur VR46, memanfaatkan fasilitas Sirkuit Mandalika yang telah diakui sebagai salah satu trek dengan karakter teknis terbaik di Asia.

Pada Februari 2026, Sirkuit Mandalika menghadirkan Mandalika Endurance Challenge. Sebuah event balap ketahanan yang akan menguji performa mesin, pembalap, dan kemampuan skill para mekanik menyetting kendaraan untuk balapan dengan durasi lama.

Sementara itu, Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) siap digulirkan kembali pada 2026 dalam lima seri, yaitu 17-19 April, 19-21 Juni, 24-26 Juli, 28-30 Agustus, dan 6-8 November 2026, sebagai kompetisi balap nasional yang dibangun untuk meningkatkan pembinaan pembalap muda di Tanah Air, serta memperkuat ekosistem motorsport Indonesia secara berkelanjutan.

Sirkuit Mandalika kembali menjadi tuan rumah GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026. Ajang ini menampilkan persaingan supercar GT3 dan GT4 dari berbagai pabrikan papan atas. Suasana kompetitif, strategi pit stop yang presisi, dan performa mesin berkapasitas besar menjadi daya tarik utama yang diprediksi akan kembali menyedot perhatian penggemar balap internasional.

Kalender event 2026 juga semakin kaya dengan penyelenggaraan festival dan kejuaraan balap nasional. Mandalika Festival of Speed (MFoS) akan berlangsung dalam empat seri, yakni 24-26 April, 1-3 Mei, 12-14 Juni, dan 14-16 Agustus 2026, menghadirkan gabungan aktivitas balap, Kejuaraan Nasional ITCR, hiburan, dan showcase industri otomotif.

Kegiatan komunitas pabrikan sepeda motor di Sirkuit Mandalika kembali hidup dengan semangat komunitas lewat Blu Cru Yamaha Sunday Race pada 17–20 Juli 2026. Ajang ini menempatkan para rider dari komunitas Yamaha dalam suasana balap resmi, lengkap dengan regulasi profesional dan pemantauan teknis dari tim Yamaha Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bakat grassroots serta wadah konsolidasi komunitas motorsport nasional.

Salah satu puncak kalender tentunya hadir pada 9–11 Oktober 2026 dengan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP). Ratusan ribu penggemar MotoGP diperkirakan kembali memenuhi Grand Stand Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan duel kelas dunia. Raungan suara sepeda motor MotoGP yang membelah panorama pesisir menjadi daya tarik unik Sirkuit Mandalika.

Di luar kegiatan event berskala besar tersebut, aktivitas rutin harian di Sirkuit Mandalika diisi dengan kegiatan Track Day roda dua maupun roda empat. Kegiatan harian dan akhir pekan ikut menyemarakkan Sirkuit Mandalika melalui program Mandalika Experience seperti Lampaq, Arrive and Drive, Honda ADV Exerience, Drift Kart, bersepeda di sirkuit, maupun keliling sirkuit dengan bus. Adapula lomba lari yang siap meramaikan lintasan sirkuit.

Kalender Event 2026 Pertamina Mandalika International Circuit

“Kalender event MGPA pada 2026 dirancang sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan ekosistem motorsport Indonesia. Setiap rangkaian kegiatan dari akademi pembalap hingga event internasional, regional Asia, dan event nasional memiliki target dan perannya masing-masing dalam menciptakan kesinambungan industri balap,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Priandhi Satria menambahkan, seluruh kegiatan kalender event yang dirancang MGPA sesuai dengan arahan dari ITDC dan InJourney. Kegiatan dirancang agar Sirkuit Mandalika bukan sekadar menjadi venue balap, tetapi menjadi pusat pertumbuhan industri otomotif nasional, tempat lahirnya pembalap berprestasi, kegiatan komunitas, dan destinasi wisata motorsport yang hidup sepanjang tahun.

“Selain itu, beragam event di Sirkuit Mandalika akan meumbuhkan dampak ekonomi di KEK Mandalika dan masyarakat luas pada umumnya,” ujarnya.

“Tahun 2026 menjadi momentum bagi Sirkuit Mandalika untuk bergerak lebih kencang, lebih matang, dan lebih kontributif bagi tumbuhnya talenta-talenta muda yang akan berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, Sirkuit Mandalika akan lebih dekat lagi dengan masyarakat melalui kegiatan Mandalika Experience seperti lampaq, track day, lari marathon, event komunitas, kunjungan tamu, dan wisata edukatif di Sirkuit Mandalika,” pungkas Priandhi Satria.

Toyota Uji Coba Kendaraan Elektrik di Sirkuit Mandalika

0
Toyota uji kendaraan listrik di Sirkuit Mandalika

PT Toyota Astra Motor (TAM) melaksanakan agenda internal perusahaan di Pertamina Mandalika International Circuit, sebuah inisiatif yang menegaskan komitmen Toyota dalam memperkuat pengembangan teknologi elektrifikasi di Indonesia. Kegiatan ini mencakup peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas sirkuit sekaligus pelaksanaan uji coba berbagai kendaraan Hybrid dan EV Toyota di lintasan balap kelas dunia tersebut.

Rombongan Toyota dipimpin oleh Marketing Director TAM, Hiroyuki Oide, dan Marketing Director Jap Ernando Demily, serta turut didampingi tim Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI). Kehadiran para petinggi ini menunjukkan bahwa Mandalika kini semakin diperhitungkan sebagai pusat inovasi, pengembangan, dan pengujian kendaraan modern, khususnya teknologi elektrifikasi yang tengah didorong secara nasional.

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta diberikan kesempatan mengeksplorasi performa kendaraan elektrifikasi Toyota secara langsung. Model-model seperti Toyota Veloz HEV dan Toyota bZ4X diuji dalam kondisi lingkungan sirkuit yang terukur, memungkinkan evaluasi mendalam terhadap aspek akselerasi, kestabilan kendaraan, sistem pengereman regeneratif, hingga efisiensi energi.

Pengujian di lintasan Mandalika juga memberi gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi elektrifikasi bekerja optimal dalam skenario berkendara yang dinamis namun tetap aman dan presisi.

Selain uji coba kendaraan, Toyota juga memanfaatkan sesi ini untuk mendapatkan wawasan teknis terkait potensi Mandalika sebagai pusat automotive experience di Indonesia. Interaksi antara pihak Toyota dengan pengelola sirkuit membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam pemanfaatan fasilitas untuk kegiatan edukasi, pelatihan, hingga demonstrasi teknologi kendaraan masa depan.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyambut baik kedatangan Toyota dan menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari visi pengembangan Mandalika sebagai ekosistem otomotif terpadu di Indonesia.

“Kunjungan Toyota Astra Motor hari ini menunjukkan bahwa Mandalika bukan hanya arena balap untuk event internasional, tetapi juga laboratorium terbuka bagi industri otomotif nasional. Kami di MGPA terus mendorong pemanfaatan sirkuit untuk kegiatan pengembangan teknologi, termasuk elektrifikasi, yang kini menjadi arah masa depan industri otomotif dunia,” ungkap Priandhi Satria.

Priandhi menambahkan bahwa fasilitas Mandalika dirancang bukan hanya untuk kebutuhan kompetisi, tetapi juga sesuai untuk kegiatan riset, edukasi, dan pengujian kendaraan dengan standar keamanan tinggi.

“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pabrikan. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, Mandalika dapat menjadi pusat inovasi yang membantu mempercepat adopsi teknologi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia,” papar Priandhi Satria.

Kehadiran Toyota di Mandalika menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan sirkuit sebagai platform pengembangan teknologi otomotif nasional. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mendorong percepatan ekosistem elektrifikasi serta mengukuhkan Mandalika sebagai destinasi utama bagi kegiatan otomotif profesional di Indonesia.