Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 5

Pertamina 6-Hours Endurance Sukses Digelar, Dirut: Bukti Komitmen MGPA Kembangkan Ekosistem Motorsport di Indonesia

0
Pertamina 6 Hours Endurance yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, Minggu (1/2/2026).

Ajang balap ketahanan Pertamina 6 Hours Endurance sukses digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, Minggu (1/2/2026). Event ini menjadi salah satu kompetisi balap mobil ketahanan paling bergengsi di Indonesia sekaligus menegaskan kesiapan Mandalika sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan motorsport nasional maupun internasional.

Balapan berdurasi enam jam ini diikuti oleh puluhan pembalap dari berbagai tim dengan kategori kendaraan yang beragam. Para peserta dituntut menjaga konsistensi, strategi pit stop, serta ketahanan fisik dan teknis kendaraan sepanjang perlombaan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Sejak lampu start dinyalakan, persaingan berlangsung ketat. Setiap tim menampilkan strategi berbeda dalam mengatur pergantian pembalap dan manajemen ban serta bahan bakar. Cuaca cerah di Mandalika turut mendukung jalannya balapan sehingga para pembalap dapat memaksimalkan performa di lintasan.

Baca juga : Razaiq Motorsport Juara Pertamina 6 Hours Endurance di Sirkuit Mandalika

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyampaikan bahwa lomba balam mobil ketahanan “Pertamina 6 Hours Endurance” menjadi bukti komitmen MGPA dalam mengembangkan berbagai ekosistem motorsport di Indonesia. Menurutnya, event balap ketahanan seperti ini tidak hanya menguji kemampuan pembalap, tetapi juga kekuatan tim secara keseluruhan.

“Pertamina 6-Hours Endurance menunjukkan bahwa Sirkuit Mandalika sangat ideal untuk menggelar balapan ketahanan. Kami berharap event ini terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang dinanti para pecinta balap,” ujar Priandhi Satria.

Selain menghadirkan persaingan di lintasan, Pertamina 6 Hours Endurance juga mendapat antusiasme tinggi dari penonton. Ribuan penggemar motorsport memadati area sirkuit untuk menyaksikan langsung aksi para pembalap, sekaligus menikmati suasana balap ketahanan yang jarang digelar di Indonesia.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Pertamina 6 Hours Endurance 2026, Mandalika kembali menegaskan posisinya sebagai pusat motorsport Tanah Air dan destinasi sport tourism unggulan yang mampu menghadirkan event balap berkualitas tinggi.

Berikut daftar para juara Endurace ITCR 1200:

Juara 1: Razaiq Motorsport (Honda Brio) bernomor 777
* Pembalap: Rizky Rafi Thamrin, Junus Danuarjo, Hayden Haikal (Malaysia) dan Bradley B. Anthony (Malysia)
* Total Lap: 166 lap
* Catatan waktu total 6 jam 3 menit 13,796 detik.

Juara 2: Cargloss Racing Team (Toyota Agya) bernomor 77
* Pembalap: Hari Darma, Amato Rudolph, dan Jordan Johan
* Total Lap:165 lap
* Catatan Waktu Total: 6 jam 8 menit 13,891 detik

Juara 3 Banteng Motorsport (mobil nomor 44, Honda Brio)
* Pembalap: David Djaja, Davino Satria, dan Rayhan Tania
* Total Lap: 164 lap
* Catatan Waktu: 6 jam 3 menit 8,392 detik

Kelas ITCR 1500

Juara 1: REA Siantar Racing (Honda City) bernomor 88
* Pembalap: M Wildan Rizkyansyah, Abraham Nadeak, dan Yoshihiro Fajaryanto
* Total Lap: 163 lap
* Catatan Waktu: 6 jam 2 menit 31,005 detik

Juara 2: Wish Motorsport (Honda Cirty)l bernomor 78
* Pembalap: Billy Wisputra, Henri Liang, Fendy Yoman, dan Hery Wirawan
Total Lap: 160 lap
* Catatan Waktu: 6 jam 3 menit 35, 163 detik

 

Razaiq Motorsport Juara Pertamina 6 Hours Endurance di Sirkuit Mandalika

0
Razaiq Motorsport Juara Pertamina 6 Hours Endurance

Pertamina Mandalika International Circuit kembali membuktikan diri sebagai panggung balap ketahanan yang menuntut lebih dari sekadar kecepatan melainkan menguji konsistensi, strategi tim, serta disiplin eksekusi selama enam jam penuh.

Balapan yang digelar pada Minggu, 1 Februari 2026 ini dimenangkan oleh Razaiq Motorsport dengan mobil Honda Brio bernomor 777 yang turun di kelas ITCR 1200. Tim ini dinahkodai empat pembalap yakni Rizky Rafi Thamrin, Junus Danuarjo dan dua pembalap asal Malaysia, Hayden Haikal dan Bradley B. Anthony berhasil menyelesaikan 166 lap dengan catatan waktu total 6 jam 3 menit 13,796 detik.

Kemenangan ini tidak datang dengan mudah. Tekanan terus datang hingga lap-lap terakhir, baik dari rival maupun dari tuntutan menjaga konsistensi ritme balap dan pit stop.

Keunggulan Razaiq Motorsport hanya terpaut satu lap dari pesaing terdekat, menegaskan betapa ketatnya persaingan di Pertamina 6 Hours Endurance tahun ini. Meski sempat menerima penalti 60 detik akibat unsportsmanlike conduct, tim tetap mampu menjaga posisi terdepan berkat strategi yang solid dan performa mobil yang stabil sepanjang lomba.

Di posisi kedua, Cargloss Racing Team dengan Toyota Agya bernomor 77 juga tampil impresif. Tim ini dinahkodai Hari Darma, Amato Rudolph, dan Jordan Johan mencatatkan 165 lap atau hanya satu lap di belakang pemimpin lomba. Konsistensi menjadi kunci Cargloss bertahan di papan atas meski harus menghadapi penalti terkait prosedur pit stop dan aturan pergantian pembalap.

Sementara itu, Banteng Motorsport (mobil nomor 44, Honda Brio) yang dinahkodai David Djaja, Davino Satria, dan Rayhan Tania mengamankan posisi ketiga overall dengan total 164 lap. Selisih dua lap dari pemimpin lomba menunjukkan betapa rapatnya kompetisi antar-tim papan atas di kelas ITCR 1200.

Kelas ITCR 1500
Dari kelas ITCR 1500, REA Siantar Racing menjuarai ITCR 1500. Mengandalkan Honda City bernomor 88, tim yang dinahkodai M Wildan Rizkyansyah, Abraham Nadeak, dan Yoshihiro Fajaryanto ini finis di posisi keempat overall lpmba dengan total 163 lap, sekaligus keluar sebagai juara kelas ITCR 1500. Tak hanya itu, REA Siantar Racing juga menorehkan best lap of the race dengan catatan waktu 2 menit 02,851 detik, menjadi lap tercepat sepanjang lomba.

Di tempat kedua kelas ITCR 1500 ditempati Wish Motorsport, mobil bernomor 78, dinahkodai Billy Wisputra, Henri Liang, Fendy Yoman, dan Hery Wirawan.

Penalti dan Pelanggaran
Sebagai balapan endurance, Pertamina 6 Hours Endurance tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga kepatuhan terhadap regulasi. Sepanjang lomba, sejumlah insiden dan pelanggaran teknis terjadi dan berujung penalti.

Pelanggaran track limits menjadi yang paling banyak dijumpai, dengan hukuman tambahan waktu lima detik yang dijatuhkan kepada mobil nomor 44, 78, 533, 88, 12, 123, dan 16. Sementara itu, drive-through penalty diberikan kepada mobil nomor 78 dan 88 akibat prosedur pit stop yang dilakukan di luar red box.

Beberapa penalti lain turut memengaruhi jalannya lomba, mulai dari pelanggaran kecepatan saat pit out, pengabaian drive-through penalty, hingga kesalahan prosedur pergantian pembalap yang dilakukan kurang dari 30 menit. Bahkan, ada pula penalti berat berupa pengurangan satu lap akibat pelanggaran waktu pengisian bahan bakar.

Seluruh penalti ini menjadi bukti bahwa dalam balapan endurance, kesalahan kecil bisa berdampak besar pada hasil akhir. Dengan margin kemenangan hanya satu lap dan kecepatan rata-rata mencapai 118,183 km/jam, Pertamina 6 Hours Endurance 2026 menghadirkan tontonan yang menegangkan sejak start hingga finish. Balapan ini menegaskan karakter Mandalika sebagai sirkuit yang menuntut presisi, disiplin, dan ketahanan tinggi, baik dari pembalap maupun tim pendukung.

Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), memberikan apresiasi tinggi atas jalannya Pertamina 6 Hours Endurance 2026 yang berlangsung kompetitif, disiplin, dan penuh dinamika hingga akhir lomba.

Menurutnya, hasil balapan yang ditentukan dengan selisih tipis menunjukkan kualitas tim dan kesiapan Mandalika sebagai tuan rumah ajang balap ketahanan berstandar tinggi. “Pertamina 6 Hours Endurance tahun ini benar-benar memperlihatkan esensi balap ketahanan. Bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga konsistensi, strategi, kerja tim, dan kepatuhan terhadap regulasi. Selisih satu lap di enam jam balapan menunjukkan betapa ketat dan sehatnya kompetisi,” ujar Priandhi Satria.

Priandhi Satria juga menyoroti keberhasilan para tim dalam menjaga performa mobil dan pembalap sepanjang lomba, meski harus menghadapi tekanan cuaca, kondisi lintasan, serta kompleksitas aturan endurance.

“Kami mengapresiasi seluruh tim yang bertanding dengan penuh sportivitas. Meski ada penalti yang harus dijatuhkan oleh race control, itu merupakan bagian dari edukasi dan pembelajaran agar ke depan balap endurance di Indonesia semakin profesional dan matang,” lanjutnya.

Priandhi menegaskan bahwa penyelenggaraan Pertamina 6 Hours Endurance merupakan bagian dari komitmen MGPA dalam menjadikan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai pusat pengembangan motorsport nasional, tidak hanya untuk balap sprint, tetapi juga balap ketahanan.

“Endurance race seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem motorsport Indonesia. Mandalika tidak hanya menjadi venue, tetapi juga laboratorium pembelajaran bagi pembalap, tim, ofisial, dan penyelenggara agar terbiasa dengan standar internasional,” kata Priandhi Satria.

Priandhi Satria berharap ke depan ajang balap endurance di Mandalika dapat terus berkembang, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas tim, maupun variasi kelas yang dipertandingkan.

“Kami ingin Mandalika menjadi rumah bagi berbagai format balap, termasuk endurance. Dari sini, kami berharap lahir tim-tim dan pembalap Indonesia yang siap bersaing balap endurance di level regional hingga internasional. Harapan kami kejuaraan endurance level internasional akan hadir di Pertamina Mandalika International Circuit,” pungkas Priandhi Satria.

Kia Jadikan IIMS 2026 Panggung Strategis Perkenalkan Arah dan Produk Terbaru

0
Kia

Kia Indonesia siap berpartisipasi pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai langkah awal untuk membangun pemahaman yang lebih dekat dengan pasar. Kehadiran ini menjadi momen penting bagi Kia untuk memperkenalkan identitas dan pendekatan brand secara langsung kepada publik Indonesia.

“Memasuki pasar Indonesia merupakan langkah strategis bagi Kia. Kehadiran Kia di IIMS 2026 tidak hanya menjadi partisipasi dalam pameran otomotif, namun juga mencerminkan pemahaman Kia terhadap dinamika dan karakter pasar otomotif Indonesia yang terus berkembang,” ujar Bayu Riyanto, Managing Director of Kia Sales Indonesia.

Menurutnya, melalui analisis terhadap preferensi konsumen, tren mobilitas, serta kebutuhan akan kendaraan yang relevan dengan kondisi lokal, Kia mempersiapkan berbagai inisiatif dan produk yang dirancang untuk menjawab ekspektasi pasar Indonesia, sekaligus menyampaikan nilai dan identitas baru Kia secara lebih relevan.

Bagi Kia, lanjut Bayu, IIMS menjadi momentum penting untuk bertemu langsung dengan konsumen Indonesia dan membuka dialog yang lebih luas tentang kebutuhan, ekspektasi, serta cara pandang pasar terhadap mobilitas. “Kia akan menghadirkan berbagai kejutan di IIMS 2026 yang mencerminkan identitas baru Kia sebagai merek global dengan pendekatan yang lebih modern, relevan, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan,” ucapnya.

Salah satu sorotan utama adalah rencana Kia untuk memperkenalkan secara resmi produk terbarunya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pasar otomotif Indonesia.

Melalui kehadirannya di IIMS 2026, Kia juga ingin melihat dan merasakan secara langsung bagaimana konsumen merespons desain, teknologi, serta pengalaman yang dihadirkan. Interaksi di area pameran, respons spontan pengunjung saat berada di booth, hingga percakapan yang terbangun secara natural menjadi bagian dari proses memahami dinamika pasar Indonesia secara lebih dekat dan autentik.

Sebagai bagian dari pengalaman tersebut, Kia akan menghadirkan sejumlah sentuhan yang terinspirasi dari budaya Korea di area booth, sebagai elemen pendukung yang memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus merefleksikan karakter brand Kia.

“IIMS 2026 menjadi momen penting bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan konsumen Indonesia. Melalui berbagai pengalaman dan interaksi yang kami siapkan di area pameran, termasuk sentuhan pengalaman yang merefleksikan karakter dan identitas Kia, kami ingin mendengar langsung respons publik, sekaligus memperkenalkan Kia sebagai brand yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Ini menjadi langkah awal kami dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pasar Indonesia,” tutup Bayu Riyanto.

 

Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy Kembali Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia di Sirkuit Mandalika

0
Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy kembali kerjasama perkuat pembinaan pembalap muda Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Pertamina Enduro kembali membawa program pembinaan balap kelas dunia ke Indonesia melalui kolaborasi dengan VR46 Riders Academy yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada 27–30 Januari 2026.

Sebanyak 10 pembalap muda Tanah Air terpilih dari ajang Mandalika Racing Series (MRS) mengikuti program ini setelah melalui proses seleksi bersama PT Pertamina Lubricants dan Manajemen MRS dari kelas 150cc dan 250cc.

Kesepuluh pembalap yang menjadi peserta program pelatihan oleh VR46 Riders Academy yaitu, Felix Putra Mulya; M. Haikal Ramadhan; Arai Agaska; Fadhil Musyavi; Abid Azhar Musyarafa; M. Jallu Vesgio; Kenzie Akbar; M. Arkana Ardin Kurniawan; Agam Pratama serta Ziven Rosul.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembinaan teknik balap, pemahaman mesin dan spesifikasi kendaraan, penguatan mental kompetisi, serta kesempatan berlatih langsung bersama pembalap jebolan VR46 Riders Academy dan tim mekanik berpengalaman.

Program ini juga dilengkapi pembekalan non-teknis yang relevan dengan industri motorsport modern, seperti pelatihan public speaking dan pemahaman digital marketing, yang dirancang mengikuti standar pembinaan profesional VR46 Riders Academy.

“Pembinaan balap tidak hanya fokus soal kecepatan, tetapi juga proses menciptakan talenta pembalap dan mekanik yang memiliki pemahaman teknis serta mental bertanding yang matang. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan standar pembinaan balap motor dunia agar dapat diakses dan dipelajari langsung oleh talenta Indonesia,” ujar Nugroho Setyo Utomo, Vice President Marketing PT Pertamina Lubricants.

Sebagai bentuk penguatan dampak program, Pertamina Lubricants turut melibatkan sebanyak 10 mekanik muda dari berbagai SMK binaan CSR PT Pertamina Lubricants untuk mengikuti pelatihan tim mekanik VR46 Racing Team.

Keterlibatan ini ditujukan untuk memperluas wawasan praktis mengenai penyiapan motor, sistem pelumasan dan perawatan kendaraan sesuai standar balap profesional, sekaligus menegaskan peran mekanik sebagai elemen krusial dalam mendukung performa pembalap di lintasan.

Rangkaian program pembinaan ini juga diperluas dengan kegiatan edukatif di luar lintasan balap. Pertamina Enduro bersama para riders dan tim mekanik Pertamina Enduro VR46 Racing Team mengunjungi SMK Negeri 1 Kopang, Dusun Ngorok, Lombok, salah satu SMK binaan CSR Pertamina Lubricants untuk memberikan pemaparan langsung mengenai standar kerja mekanik balap profesional. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan siswa motivasi untukmembangun disiplin dan kompetensi untukberkarier di level internasional.

CEO VR46 Riders Academy, Carlo Casabianca, menilai kegiatan ini sebagai kesempatan untuk membawa budaya pelatihan VR46 lebih dekat kepada talenta lokal Indonesia.

“Setiap negara memiliki karakter pembalap yang berbeda. Melalui kegiatan VR46 Riders Academy di Mandalika, kami ingin memahami cara terbaik mengembangkan talenta Indonesia dengan pendekatan yang terstruktur dan berorientasi jangka panjang, bukan hanya hasil instan,” ujar Carlo.

Team Manager VR46 Racing Team, Gianluca Falcioni, menilai Mandalika memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan balap motor di kawasan Asia. “Mandalika menawarkan karakter sirkuit dan lingkungan yang sangat baik untuk proses pembelajaran. Program seperti ini menjadi ruang penting untuk membangun fondasi teknis dan mental yang kuat bagi talenta lokal agar dapat berkembang secara bertahap,” ujarnya.

Di sisi lain, Franco Morbidelli, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team menyampaikan bahwa proses pembinaan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi dan kemauan belajar. “Balap motor bukan hanya tentang hasil setiap balapan, tetapi tentang bagaimana seorang pembalap berkembang setiap hari. Memahami motor, tim, dan diri sendiri adalah kunci untuk bertahan dan terus naik level di dunia balap,” ungkap Morbidelli.

“Pengalaman teman-teman yang pernah mengikuti VR46 Riders Academy sebelumnya benar-benar membuka perspektif saya. Mereka tidak hanya cerita soal latihan di lintasan, tapi juga tentang bagaimana cara berpikir dan bersikap sebagai pembalap profesional. Itu yang membuat saya semakin termotivasi untuk bergabung dan belajar langsung di akademi ini,” ujar Arai Agaska.

Program ini menjadi lanjutan kolaborasi dari Pertamina Enduro dan VR46 Racing Team dalam memperkuat ekosistem pembinaan pembalap dan mekanik muda Indonesia dengan pendekatan yang mengacu pada standar kompetisi MotoGP.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), menegaskan bahwa kehadiran program Pertamina Enduro VR46 Riders Academy di Pertamina Mandalika International Circuit sejalan dengan visi Mandalika sebagai pusat pengembangan motorsport nasional berstandar dunia. Menurutnya, sirkuit Mandalika tidak hanya dibangun untuk menggelar ajang balap internasional, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pembinaan berkelanjutan bagi talenta muda Indonesia.

“Mandalika bukan hanya arena kompetisi, tetapi juga tempat pembinaan motorsport. Kolaborasi Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy ini menunjukkan bagaimana ekosistem balap dapat dibangun secara utuh, dari pembalap, mekanik, hingga mentalitas profesional. Kami di MGPA sangat mendukung program yang memberi akses langsung bagi talenta muda Indonesia untuk belajar dari standar terbaik dunia,” ujar Priandhi Satria.

Priandhi Satria menambahkan, pemanfaatan sirkuit untuk kegiatan pembinaan seperti ini akan terus diperluas ke depan. “Semakin sering Mandalika digunakan untuk training, coaching clinic, dan program akademi internasional, semakin besar pula peluang lahirnya pembalap Indonesia yang siap bersaing di level global. Inilah legacy jangka panjang yang ingin kami bangun dari Mandalika,” pungkas Priandhi Satria.

Audi Luncurkan R26, Mobil Pertama untuk Formula 1 Musim 2026

0
Audi R26

Produsen mobil asal Jerman, Audi mengenalkan mobil Formula 1 pertamanya, Audi R26 untuk musim 2026 dalam peluncuran livery berkombinasi warna silver, oranye dan hitam di Berlin belum lama ini.

“Proyek ini menjadi penggerak bagi seluruh Audi, mencerminkan transformasi kami menuju budaya yang semakin mengedepankan performa, efisiensi, dan inovasi, dengan ambisi jangka panjang bertarung memperebutkan gelar Juara Dunia pada 2030,” kata CEO Audi Gernot Dollner.

Sementara team principa Audi Revolut F1 Team Jonathan Wheatley menggambarkan Audi R26 sebagai hasil kerja keras tim. “Audi memang berminat mengembangkan mobil Formula 1 sejak 2022 dan baru membentuk tim yang masuk ke ajang itu pada musim 2026,” ucapnya.

“Musim ini menjadi awal perjalanan yang menarik, dan kami menantikan bagaimana semangat Vorsprung durch Technik diwujudkan Audi di panggung motorsport tertinggi dunia,” kata Chief Operating Officer, Audi Indonesia Edo Januarko Chandra.

Selain itu, Audi juga memperkenalkan Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto, dua pembalap yang akan mengawal perjalanan mereka di Formula 1.

Keduanya menunjukkan kerja solid pada musim sebelumnya bersama Kick Sauber saat Hulkenberg mencatatkan podium pertamanya di Formula 1, sementara Bortoleto menutup debutnya dengan lima kali finis di zona poin.

Lazimkah Bus Wisata Masuk Lintasan Sirkuit Mandalika? Ini Penjelasan MGPA

0
Bus Tour di lintasan Sirkuit Mandalika

Aktivitas bus wisata yang melintas di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit sempat menimbulkan perhatian publik. Sejumlah pertanyaan muncul terkait aspek keselamatan serta kewajaran praktik tersebut di sirkuit berstandar MotoGP.

Menanggapi hal tersebut, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan bahwa aktivitas bus wisata masuk lintasan merupakan praktik yang lazim dilakukan di berbagai sirkuit internasional. Program serupa dikenal luas dengan istilah Circuit Safari, yang telah diterapkan di banyak ajang balap dunia.

Muhammad Awallutfi Andhika Putra, Track, Race Electronic, and Motorsport Manager Pertamina Mandalika International Circuit, menjelaskan bahwa Circuit Safari merupakan bagian dari program resmi di sejumlah kejuaraan internasional, termasuk Super GT Jepang.

“Di berbagai sirkuit dunia, tamu VIP atau penonton terpilih diajak berkeliling lintasan menggunakan bus untuk merasakan langsung karakter sirkuit. Program ini bahkan kerap dilakukan bersamaan dengan sesi warm-up mobil balap seperti GT500 dan GT300,” jelasnya.

Menurutnya, praktik tersebut menunjukkan bahwa lintasan balap kelas dunia dirancang dan dikelola untuk mampu mendukung berbagai jenis kendaraan, dengan penerapan prosedur keselamatan yang ketat dan terkontrol.

“Apa yang dilakukan di Sirkuit Mandalika berada dalam koridor praktik global tersebut. Ini bukan eksperimen, melainkan adopsi dari standar operasional sirkuit internasional,” tambahnya.

MGPA menegaskan bahwa setiap aktivitas di lintasan, termasuk pergerakan bus wisata, dilaksanakan dengan pengawasan menyeluruh, pengaturan kecepatan rendah, serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Dengan pendekatan tersebut, aktivitas bus wisata tidak hanya aman, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman edukatif bagi pengunjung dalam mengenal karakter sirkuit.

Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), menyampaikan bahwa seluruh aktivitas di lintasan Mandalika selalu melalui kajian teknis dan standar keselamatan yang ketat.

“Pertamina Mandalika International Circuit dibangun dan dikelola dengan standar internasional. Setiap kegiatan yang berlangsung di lintasan, termasuk program wisata, telah melalui perencanaan dan pengawasan profesional. Jika praktik ini sudah lazim dilakukan di berbagai sirkuit dunia, maka Mandalika menerapkannya dengan prinsip yang sama: aman, terukur, dan profesional,” ujar Priandhi Satria.

Menurutnya, MGPA terus berkomitmen menghadirkan pengalaman sirkuit yang aman, informatif, dan berkelas internasional, sejalan dengan pengembangan Mandalika sebagai destinasi sport tourism yang terbuka untuk berbagai aktivitas sepanjang tahun.

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

0
Acara peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 yang digelar pada Rabu (21/1/2026).

Jakarta menjadi saksi peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 yang digelar pada Rabu (21/1/2026). Acara ini menjadi momen bersejarah bagi Yamaha, karena untuk pertama kalinya motor Yamaha YZR-M1 yang akan digunakan Fabio Quartararo dan Alex Rins pada musim MotoGP 2026 mengusung mesin V4, meninggalkan konfigurasi inline-4 yang telah digunakan selama era MotoGP sebelumnya.

Peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 ini turut dihadiri oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pengelola Pertamina Mandalika International Circuit. Kehadiran MGPA menegaskan komitmen Sirkuit Mandalika sebagai bagian penting dari kalender MotoGP dan hubungan erat dengan para pabrikan dunia, termasuk Yamaha.

Selain perubahan signifikan pada sektor mesin, Yamaha YZR-M1 2026 juga tampil dengan livery baru. Warna biru khas Yamaha yang dikombinasikan hitam kini dilengkapi sentuhan setrip putih di beberapa bagian motor, memberikan tampilan yang lebih segar namun tetap mempertahankan identitas Yamaha.

Fabio Quartararo mengungkapkan kesannya terhadap motor baru Yamaha YZR-M1 2026. “Tentu saja, Anda merasa motor ini adalah Yamaha, tetapi ini adalah motor yang benar-benar baru,” ujar Quartararo.

Sementara itu, Alex Rins menyoroti tampilan dan karakter mesin V4 yang diusung Yamaha. “Saya sangat senang melihat bagian depan motor. Ada setrip putih yang membuat motor terlihat cantik. Dengan mesin V4, motor baru juga terlihat powerful,” kata Rins.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menyampaikan antusiasmenya terhadap proyek baru Yamaha di MotoGP 2026.

“Kami sangat bangga bisa meluncurkan tim ini di Indonesia, di mana Yamaha selalu mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kami memulai segalanya dari nol dengan mesin V4, dan berharap motor ini mampu mengatasi berbagai kelemahan musim lalu, termasuk konsistensi kecepatan,” ujarnya.

Dari sisi Yamaha Indonesia, Wahyu Rusmayadi, Management Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menilai acara peluncuran ini mendapat sambutan positif dari para penggemar.

Fabio Quartararo

“Hari ini di Hotel InterContinental Jakarta, Monster Energy Yamaha MotoGP resmi meluncurkan line up 2026 dan new livery. Acara hari ini berjalan sangat baik dan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para penggemar Yamaha di Indonesia,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA),  menjelaskan bahwa kehadiran MGPA dalam peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap keberlanjutan MotoGP di Indonesia.

“MGPA mengapresiasi Yamaha yang terus menunjukkan komitmennya terhadap MotoGP dan Indonesia. Sirkuit Mandalika siap kembali menjadi tuan rumah ajang MotoGP, dan kami mengajak seluruh penggemar untuk menyaksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober 2026,” ujar Priandhi Satria.

Pada musim 2026, Fabio Quartararo dan Alex Rins dijadwalkan melakukan debut resmi mengendarai Yamaha YZR-M1 bermesin V4 pada sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia. Keduanya akan mengikuti shakedown test pada 29–31 Januari, sebelum melanjutkan tes pramusim MotoGP 2026 pada 3–5 Februari 2026.

Jangan lewatkan keseruan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dan saksikan langsung aksi para pembalap MotoGP dunia di Pertamina Mandalika International Circuit, 9–11 Oktober 2026, hanya di Mandalika.