Tuesday, February 17, 2026
Home Blog Page 61

Jorge Martin : Saya lemah pada 5 lap terakhir di MotoGP 2024 Catalunya

0

Balabalap – Pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin mengaku lemah pada lima lap terakhir di Sirkuit Barcelona-Catalonia, Minggu (26/5). Martin memimpin balapan dari lap kelima, mengalahkan Pedro Acosta dan Bagnaia yang menguntit di belakangnya.

Martin unggul 1,252 detik dari Bagnaia setelah rookie 20 tahun Acosta yang sebelumnya mengejarnya pada posisi kedua terjatuh di tikungan 10 lap 11.

“Saya hanya melewatkan lima lap terakhir, tapi yang pasti saya memulainya tidak terlalu buruk, tapi di tikungan pertama, saya sangat bagus di sisi luar,” kata Martin.

“Saya menyalip lima atau enam pebalap, dan target saya adalah memimpin. Ini sempurna, tapi mungkin dengan Pecco di belakang, saya terlalu memaksakan diri, karena saya ingin tetap memimpin, dan dia sangat dekat,” lanjutnya.

Namun, perlahan jarak itu mendekat dan puncaknya Bagnaia mendahuluinya di tikungan lima lap 19, tikungan yang membuat pembalap yang akrab disapa Pecco itu kehilangan podium juara Sprint, Sabtu (25/5).

Dengan sisa lima lap, Pecco memacu gasnya dan membuat Martin “tidak punya apa-apa lagi untuk melawan” hingga kemudian memenangi balapan dengan keunggulan 1,740 detik.

“Jadi mungkin saya mengambil sedikit ban belakang depan, dan ketika Pedro menangkap saya, saya tidak punya apa-apa lagi untuk melawan,” ujar Martin.

Meski kehilangan juara, Martin mengatakan “itu adalah akhir pekan yang sangat penting” bagi dirinya yang pada Sprint hanya finis posisi keempat.

“Itu adalah akhir pekan yang sangat penting. Saya pikir kemarin bukan hari yang baik, tapi saya sangat senang bahwa kami mengambil, bagaimana saya bisa mengatakan, titik lemah dan memperbaikinya hari ini,” ucapnya.

Performanya di Catalonia dengan total 26 poin masih cukup membuatnya aman di posisi pertama klasemen sementara dengan 155 poin, unggul 39 poin dari Pecco, dan 41 poin dari Marc Marquez.

“Jadi, saya sangat senang, bangga, karena saya ingat anak ini yang berjuang untuk mimpinya. Jadi, mari kita coba nikmati momen ini, meski saya menang. Jika tidak, saya salah satu dari tiga pembalap terbaik saat ini di MotoGP, jadi ini gila, dan mari nikmati momen ini,” tambahnya.

MotoGP Catalunya 2024 : Bagnaia menangi duel dengan Jorge Martin

0

Balabalap – Francesco Bagnaia, pembalap dari tim Ducati Lenovo keluar sebagai juara MotoGP Catalunya 2024 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (26/5/2024).

Pada balapan kali ini, sang juara bertahan melewati tikungan lima dengan mulus dan menggunakan tikungan yang kemarin menurutnya “licin” sebagai jalur mengambil alih posisi pertama setelah memenangi duel dengan pembalap Prima Pramac Jorge Martin.

Pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengatakan sangat senang akhirnya dapat meraih kemenangan di GP Catalunya setelah hasil Sprint membuatnya merasa “sangat marah”.

“Bagnaia yang sempat tertinggal 0,8 detik dari Martin, melewati garis finis di posisi pertama dengan jarak 1,740 detik atas pembalap asal Spanyol itu,” dikutip dari laman resmi MotoGP, Minggu (26/5/2024).

Sementara itu, Marc Marquez yang start dari P14, kembali back to back podium dalam dua seri terakhir, baik di Sprint dan balapan utama, setelah mengasapi Aleix Espargaro pada tikungan pertama lap 21 yang diakhiri selebrasi berdansa bersama penggemarnya di Catalunya.

Fabio Di Giannantonio melengkapi posisi lima besar, diikuti Raul Fernandez, Alex Marquez, Brad Binder, Fabio Quartararo, dan Miguel Oliveira di posisi 10 besar.

Kemenangan ini membawa Bagnaia kembali menghuni posisi kedua pada klasemen sementara setelah sempat diambil alih Marquez pada Sprint. Bagnaia mengoleksi 116 poin, berjarak 39 poin dari Martin di posisi puncak, dan unggul dua poin atas Marquez.

Seri ketujuh MotoGP akan dimainkan satu pekan lagi pada akhir pekan ini, 31 Mei sampai 2 Juni di Sirkuit Mugello, Italia.

Aleix Espargaro tempati posisi atas sesi Sprint MotoGP Catalunya

0

Balabalap – Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro menjuarai sesi Sprint MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Sabtu (25/5/2024).

Memulai balapan dari pole position, Aleix Espargaro tidak memulai balapan Sprint dengan tidak baik. Selepas start, pembalap yang baru-baru ini mengumumkan pensiun dari MotoGP akhir musim ini menghuni posisi kelima klasemen yang dipuncaki Francesco Bagnaia.

Tiga pembalap teratas yang diisi Bagnaia, rookie Pedro Acosta, dan Raul Fernandez bergantian memimpin balapan hingga akhirnya Raul yang start dari P3 memimpin balapan 12 lap ini.

Namun, pembalap Trackhouse Racing itu mendapatkan petaka pada lap keenam karena terjatuh sehingga Brad Binder yang berada pada posisi kedua mengambil alih balapan.

Hanya memimpin selama satu lap, pembalap asal Afrika Selatan itu lalu mengikuti jejak Raul yang terjatuh saat memimpin balapan, ketika terjatuh di tikungan kelima.

Bagnaia pun menjadi pemimpin balapan, diikuti Acosta, dan Espargaro yang menguntit pada posisi ketiga. Pada lap kedelapan, Espargaro mengambil alih posisi Acosta untuk posisi kedua.

Pembalap 34 tahun itu lalu terus memacu motornya untuk mendekati Bagnaia yang memimpin balapan. Saat memasuki lap terakhir sang juara bertahan kehilangan keseimbangan pada tikungan kelima dan bernasib sama seperti Raul dan Binder.

Espargaro pun tak menyia-nyiakan kesempatan di beberapa tikungan tersisa untuk meraih juara Sprint-nya di Catalunya seperti pada musim lalu.

“Tujuan saya adalah terus mengejarnya (Bagnaia) hingga tikungan terakhir tiba dan saya sangat senang,” kata Espargaro.

Pada posisi kedua, Marc Marquez yang start dari P14 kembali menunjukkan aksinya dengan back to back mengamankan P2 Sprint setelah di Le Mans, Prancis, setelah mengasapi Acosta di tikungan kanan setelah trek lurus pada lap terakhir.

Acosta yang bernafsu memenangi Sprint perdananya harus puas berada podium ketiga.

Sementara itu, pimpinan klasemen Jorge Martin finis pada posisi keempat, diikuti rekan Bagnaia, Enea Bastianini, pada posisi kelima.

Kemenangan ini membuat Espargaro berada pada posisi kedelapan klasemen dengan 63 poin, sedangkan Marquez, podium kedua Sprint membuatnya menggeser Bagnaia dari posisi kedua klasemen dengan 98 poin, memangkas jarak menjadi 37 poin dari Martin.

Lalu untuk Acosta, podium ketiga Sprint membuatnya meraih 80 poin yang masih tak mengubahnya pada posisi keenam.

Balapan utama dengan 24 lap GP Catalunya akan dimainkan, Minggu (26/5/2024) pukul 19.00 WIB.

Berikut hasil Sprint MotoGP Catalunya, Sabtu (25/5/2024):

1. Aleix Espargaro (Aprilia Racing)
2. Marc Marquez (Gresini Racing)
3. Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech 3)
4. Jorge Martin (Prima Pramac Racing)
5. Enea Bastianini (Ducati Lenovo)
6. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing)
7. Jack Miller (Red Bull KTM Factory Racing)
8. Maverick Vinales (Aprilia Racing)
9. Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46 Racing)
10. Fabio Quartararo (Monter Energy Yamaha)
11. Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing)
12. Alex Rins (Monter Energy Yamaha)
13. Takaaki Nakagami (LCR Honda)
14. Alex Marquez (Gresini Racing)
15. Joan Mir (Repsol Honda)
16. Luca Marini (Repsol Marini)
17. Augusto Fernandez (Red Bull GASGAS Tech 3)
18. Stefan Bradl (HRC Test).

Pembalap Aprilia Racing ini akan pensiun dari MotoGP akhir tahun 2024

0

Balabalap – Pembalap asal Spanyol yang tergabung dengan tim Aprilia Racing, Aleix Espargaro mengumumkan pensiun dari kelas balap MotoGP pada akhir tahun 2024.

Espargaro sendiri telah berkompetisi di lebih dari 300 Grand Prix sepanjang kariernya, yang hampir menginjak satu dekade lamanya.

“Saya akan pensiun sebagai pembalap MotoGP pada akhir musim ini. Ini telah menjadi perjalanan yang menyenangkan, saya sangat menikmatinya, terima kasih semuanya,” kata Espargaro.

Espargaro mengatakan bahwa perjalanannya di kelas balap motor premier ini sangat spesial. Baginya, bisa berkompetisi dan tampil sebagai salah satu pesaing hebat selama bertahun-tahun bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan. “Saya sangat bangga dengan pencapaian saya sejauh ini,” kata Espargaro lagi.

Kedepan, tambah Espargaro, dirinya ingin fokus untuk menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang terus mendukungnya selama ini.

Aleix Espargaro

“Saya ingin berterima kasih kepada Aprilia. Kami membuat sejarah dan saya akan selamanya berterima kasih atas semua yang telah mereka berikan kepada saya, dan semua yang dapat saya berikan kepada mereka,” kata Espargaro.

“Saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, saudara laki-laki saya (Pol Espargaro), yang selalu menjadi rujukan saya. Dan kepada seluruh tim pribadi saya, kepada istri saya Laura, serta seluruh pembalap di paddock,” ujarnya menambahkan.

Ia pun kemudian berpesan kepada para pembalap yang masih berkompetisi di semua kelas, bahwa bakat tidak akan bisa berkembang bila tidak ditempa dengan keinginan yang kuat dan upaya yang keras untuk meraih kemenangan atau pun mimpi yang ingin dicapai.

“Ada banyak pembalap di dunia yang menang lebih banyak dari saya, tapi saya memberikan semua yang saya miliki dan bekerja sangat, sangat keras,” kata Espargaro.

“Berkali-kali, saya merasa mungkin saya tidak memiliki bakat yang dimiliki pembalap lain, tapi dengan bekerja keras saya mencapai level yang cukup tinggi,” tutup Espargaro.

NETA Indonesia pamer sports car listrik NETA GT di acara ‘The Grand Launch of NETA V-II: Unveiling The Future’

0

Balabalap – PT NETA Auto Indonesia memamerkan sports car listrik NETA GT pada acara “The Grand Launch of NETA V-II: Unveiling The Future” di Atrium Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan.

NETA GT menawarkan pengalaman berkendara yang canggih dan sporty dengan performa luar biasa yang mampu mencapai kecepatan hingga 100 km/jam dalam waktu 3,7 detik. Saat ini, NETA GT hadir dalam empat varian, yaitu NETA GT 560 Lite, NETA GT 560, NETA GT 660, dan varian tertinggi NETA GT 580 AWD.

Selain itu, mobil ini dilengkapi dengan dua pilihan mode penggerak yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan gaya berkendara konsumen, yakni Rear Wheel Drive (RWD) dan All Wheel Drive (AWD).

Sports car listrik NETA GT

Sport car listrik ini dibekali dengan dua motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 340 kW dengan torsi maksimum mencapai 620 Nm. Selain itu, varian tertinggi dilengkapi dengan kapasitas baterai hingga 78 kWh yang memungkinkan untuk menempuh jarak hingga 580 km dalam sekali pengisian daya penuh.

Dari segi desain, NETA GT memancarkan aura sporty yang tak tertandingi. Dengan dimensi 4.715 mm x 1.979 mm x 1.415 mm, NETA GT menyajikan beragam pilihan warna yang mencerminkan kepribadian masing-masing pengendara. Untuk varian tertinggi yaitu NETA GT 580 AWD, warna Blue, Silver, Black, White, dan Red menjadi warna pilihan yang bisa disesuaikan dengan gaya masing-masing.

Sports car listrik NETA GT

NETA GT juga menawarkan kombinasi warna pilihan untuk sisi interiornya, seperti Blue-Gray, Black-Orange, atau Black-Green yang berbalut leather untuk memberikan kesan mewah.

“NETA GT yang kami tampilkan di Atrium PIM 3 hari ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memberikan first impression kepada para pengunjung akan sebuah sport car listrik yang menggabungkan teknologi pintar, performa unggul, dan akselerasi yang memukau. Saat ini kami belum bisa memastikan kapan NETA GT siap masuk ke pasar otomotif Indonesia, namun kami berkomitmen untuk terus berkontribusi bersama Pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan menghadirkan mobil listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Yusuf Anshori selaku Marketing Director PT NETA Auto Indonesia.

NETA V-II

Sebelumnya, PT NETA Auto Indonesia mengumumkan harga lineup mobil listrik terbarunya yaitu NETA V-II sebesar Rp299.000.000,-.

NETA V-II sebagai compact SUV yang mampu menampung 5 penumpang, hadir dengan dimensi yang  4.070mm x 1.690 mm x 1.540mm yang memberikan kesan lebih besar dan luas. Tak hanya desainnya yang berjiwa muda, stylish dan modern dengan ubahan Starlight Front Grille, LED Headlight serta 16 inch Alloy Wheel, NETA V-II juga menyematkan fitur unggulan yang semakin canggih dalam berkendara, sistem Smart Driving dengan 9 fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), akan membuat pengalaman berkendara lebih aman dan futuristik yang memberikan kenyamanan selama menggunakan NETA V-II.

Mobil listrik NETA V-II

Spesifikasi dan fitur unggulan pada NETA V-II sendiri dapat dilihat dari beberapa aspek. Dengan baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) berkapasitas 36,1 kWh, NETA V-II mampu menempuh jarak hingga 401 km dalam sekali pengisian daya, kondisi ini bisa dikatakan ideal untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota dan sekitarnya.

Selain itu, teknologi DC Fast Charging memungkinkan pengisian daya baterai dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit, sehingga pengguna NETA V-II dapat kembali ke jalan dengan cepat dan menghemat waktu setiap mengisi baterai.

Mobil listrik NETA V-II

Lebih detail, fitur pintar untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengendara NETA V-II, menjadi hal yang diperhatikan NETA sejak awal. Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) pada NETA V-II dilengkapi dengan 9 fitur, yaitu Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Front Vehicle Start Alert (FSA), Full- Speed Adaptive Cruise (ACC), Traffic Jam Assist (TJA), Intelligent Cruise Assist (ICA), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assist (LKA), dan High Beam Assist (HBA).

Jelang gelaran MotoGP Catalunya, Bagnaia ingin tampil lebih kompetitif

0

Balabalap – Pada gelaran MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini, pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia ingin tampil lebih kompetitif.

“Akhir pekan lalu di Le Mans secara keseluruhan cukup positif, meskipun kami memiliki kekurangan dalam balapan dibandingkan rival kami. Jadi, penting untuk terus bekerja agar lebih kompetitif,” kata Bagnaia.

“Dibandingkan dengan Le Mans, saya memperkirakan kondisi cengkeraman yang sangat berbeda di Barcelona, ​​​​dan akan ada beberapa pesaing yang sangat cepat,” ucap Bagnaia.

Adapun balapan mendatang akan menjadi bentuk pembuktian Bagnaia dan rekan satu timnya, Enea Bastianini, setelah pada musim lalu mereka terpaksa mundur dari balapan karena dua kecelakaan terpisah. Bagnaia mengalami pukulan berat yang mengakibatkan memar parah tanpa konsekuensi serius.

Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia

Sementara Bastianini memiliki nasib kurang beruntung, dimana ia mengalami patah tulang di pergelangan tangan kiri dan pergelangan kaki kirinya, yang menyebabkan dia absen pada tiga balapan berikutnya.

“Sayangnya, saya tidak memiliki kenangan indah tentang Barcelona tahun lalu, mengingat kecelakaan yang saya alami saat balapan yang memaksa saya melewatkan tiga GP berikutnya,” kata Bastianini.

Berdasarkan hasil finis ketiga dan keempat di GP Prancis dua pekan lalu, Bagnaia dan Bastianini tiba di Montmelo dengan tekad untuk menebus kesalahan mereka dan sekali lagi menjadi salah satu pesaing teratas.

Setelah lima putaran pertama musim ini, Pecco berada di urutan kedua dalam kejuaraan, sementara Bastianini menempati posisi keempat, memiliki poin yang sama dengan Marc Marquez (Gresini Racing) di posisi ketiga.

“Saya tiba di Montmelo dengan tenang dan percaya diri: balapan demi balapan, saya berhasil menjadi lebih cepat, dan saya terus berkembang,” kata Bastianini.

“Kami memiliki dasar yang baik untuk bekerja pada akhir pekan, dan tujuannya adalah untuk terus berjuang untuk posisi teratas,” tungkas Bastianini.

Kenang 30 tahun Ayrton Senna, Tim McLaren rilis desain livery di GP Monaco

0

Balabalap – Mengenang legenda Formula 1 Ayrton Senna, Tim balap McLaren akan menghadirkan desain livery spesial dengan perpaduan warna kuning, hijau, dan biru pada Grand Prix Monaco yang digelar pada akhir pekan ini.

Livery ini terinspirasi dari helm ikonik Senna, dan dirancang untuk merayakan warisan balap luar biasa dari pembalap Brasil itu. Demikian dilansir dari laman resmi Formula 1. “Tim bangga mengakui dan merayakan kehidupan luar biasa dan warisan balap Ayrton Senna melalui livery McLaren ini,” kata CEO McLaren Zak Brown.

“Senna tetap dihormati sebagai ikon terhebat Formula 1 dan pembalap McLaren yang paling berprestasi,” kata Zak Brown.

Tim McLaren rilis desain livery special mengenang legenda Formula 1 Ayrton Senna pada Grand Prix Monaco yang digelar pada akhir pekan ini.

Ayrton Senna adalah pembalap McLaren dan juara dunia tiga kali berasal dari Inggris. Senna mengamankan 35 dari 41 kemenangan Grand Prix ditambah tiga gelar pembalap dan empat kejuaraan konstruktor.

Tim McLaren memilih Monaco karena trek Monte Carlo identik dengan Senna, pembalap Brasil yang meninggal 30 tahun lalu. Ia memenangkan enam gelar, termasuk lima kali berturut-turut sejak 1989.

Di Monaco, tim McLaren juga akan mengenakan seragam tim yang terinspirasi dari Senna sepanjang akhir pekan, termasuk seragam spesial untuk dua pembalap mereka musim ini Lando Norris dan Oscar Piastri.

Tim McLaren rilis desain livery special mengenang legenda Formula 1 Ayrton Senna pada Grand Prix Monaco yang digelar pada akhir pekan ini.

“Pengaruhnya terhadap McLaren sangat besar, tidak hanya melalui rekor balapannya tetapi juga kehadirannya di dalam tim, dan kini warisannya. Jadi merupakan suatu kehormatan untuk membalap untuknya di sirkuit tersuksesnya dengan warna hijau, kuning, dan biru,” kata Brown.

“Dengan peringatan 30 tahun meninggalnya Senna, tim memilih untuk mengenang dan merayakan hidupnya di salah satu tempat favorit dan tersukses untuk balapan, Monaco. Kami menantikan balapan dengan corak yang semarak dan indah pada akhir pekan ini,” kata Brown.