Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 9

Pertamina Mandalika International Circuit Rilis Kalender Event 2026

0
Mandalika Grand Prix Association (MGPA

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) merilis Kalender Event 2026, menghadirkan beragam rangkaian ajang balap nasional, regional, dan internasional, serta program pembibitan talenta pembalap muda.

Dengan fondasi kuat telah menyelenggarakan event motorsport berskala nasional dan internasional di tahun-tahun sebelumnya, MGPA kembali menyiapkan beberapa program motorsport dan non motorsport disertai inovasi dan kejutan yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika di tahun 2026.

Pada awal tahun, Mandalika membuka kalender dengan Pertamina VR46 Riders Academy pada Januari 2026, sebuah program intensif hasil kolaborasi Pertamina dengan VR46. Program ini didesain untuk memberikan pembinaan tingkat tinggi bagi pembalap muda Indonesia, mulai dari teknik balap, analisis data, hingga pengembangan fisik dan mental.

Selama sesi akademi, para peserta mengikuti latihan terstruktur yang dipandu instruktur VR46, memanfaatkan fasilitas Sirkuit Mandalika yang telah diakui sebagai salah satu trek dengan karakter teknis terbaik di Asia.

Pada Februari 2026, Sirkuit Mandalika menghadirkan Mandalika Endurance Challenge. Sebuah event balap ketahanan yang akan menguji performa mesin, pembalap, dan kemampuan skill para mekanik menyetting kendaraan untuk balapan dengan durasi lama.

Sementara itu, Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) siap digulirkan kembali pada 2026 dalam lima seri, yaitu 17-19 April, 19-21 Juni, 24-26 Juli, 28-30 Agustus, dan 6-8 November 2026, sebagai kompetisi balap nasional yang dibangun untuk meningkatkan pembinaan pembalap muda di Tanah Air, serta memperkuat ekosistem motorsport Indonesia secara berkelanjutan.

Sirkuit Mandalika kembali menjadi tuan rumah GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026. Ajang ini menampilkan persaingan supercar GT3 dan GT4 dari berbagai pabrikan papan atas. Suasana kompetitif, strategi pit stop yang presisi, dan performa mesin berkapasitas besar menjadi daya tarik utama yang diprediksi akan kembali menyedot perhatian penggemar balap internasional.

Kalender event 2026 juga semakin kaya dengan penyelenggaraan festival dan kejuaraan balap nasional. Mandalika Festival of Speed (MFoS) akan berlangsung dalam empat seri, yakni 24-26 April, 1-3 Mei, 12-14 Juni, dan 14-16 Agustus 2026, menghadirkan gabungan aktivitas balap, Kejuaraan Nasional ITCR, hiburan, dan showcase industri otomotif.

Kegiatan komunitas pabrikan sepeda motor di Sirkuit Mandalika kembali hidup dengan semangat komunitas lewat Blu Cru Yamaha Sunday Race pada 17–20 Juli 2026. Ajang ini menempatkan para rider dari komunitas Yamaha dalam suasana balap resmi, lengkap dengan regulasi profesional dan pemantauan teknis dari tim Yamaha Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bakat grassroots serta wadah konsolidasi komunitas motorsport nasional.

Salah satu puncak kalender tentunya hadir pada 9–11 Oktober 2026 dengan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP). Ratusan ribu penggemar MotoGP diperkirakan kembali memenuhi Grand Stand Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan duel kelas dunia. Raungan suara sepeda motor MotoGP yang membelah panorama pesisir menjadi daya tarik unik Sirkuit Mandalika.

Di luar kegiatan event berskala besar tersebut, aktivitas rutin harian di Sirkuit Mandalika diisi dengan kegiatan Track Day roda dua maupun roda empat. Kegiatan harian dan akhir pekan ikut menyemarakkan Sirkuit Mandalika melalui program Mandalika Experience seperti Lampaq, Arrive and Drive, Honda ADV Exerience, Drift Kart, bersepeda di sirkuit, maupun keliling sirkuit dengan bus. Adapula lomba lari yang siap meramaikan lintasan sirkuit.

Kalender Event 2026 Pertamina Mandalika International Circuit

“Kalender event MGPA pada 2026 dirancang sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan ekosistem motorsport Indonesia. Setiap rangkaian kegiatan dari akademi pembalap hingga event internasional, regional Asia, dan event nasional memiliki target dan perannya masing-masing dalam menciptakan kesinambungan industri balap,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Priandhi Satria menambahkan, seluruh kegiatan kalender event yang dirancang MGPA sesuai dengan arahan dari ITDC dan InJourney. Kegiatan dirancang agar Sirkuit Mandalika bukan sekadar menjadi venue balap, tetapi menjadi pusat pertumbuhan industri otomotif nasional, tempat lahirnya pembalap berprestasi, kegiatan komunitas, dan destinasi wisata motorsport yang hidup sepanjang tahun.

“Selain itu, beragam event di Sirkuit Mandalika akan meumbuhkan dampak ekonomi di KEK Mandalika dan masyarakat luas pada umumnya,” ujarnya.

“Tahun 2026 menjadi momentum bagi Sirkuit Mandalika untuk bergerak lebih kencang, lebih matang, dan lebih kontributif bagi tumbuhnya talenta-talenta muda yang akan berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, Sirkuit Mandalika akan lebih dekat lagi dengan masyarakat melalui kegiatan Mandalika Experience seperti lampaq, track day, lari marathon, event komunitas, kunjungan tamu, dan wisata edukatif di Sirkuit Mandalika,” pungkas Priandhi Satria.

Toyota Uji Coba Kendaraan Elektrik di Sirkuit Mandalika

0
Toyota uji kendaraan listrik di Sirkuit Mandalika

PT Toyota Astra Motor (TAM) melaksanakan agenda internal perusahaan di Pertamina Mandalika International Circuit, sebuah inisiatif yang menegaskan komitmen Toyota dalam memperkuat pengembangan teknologi elektrifikasi di Indonesia. Kegiatan ini mencakup peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas sirkuit sekaligus pelaksanaan uji coba berbagai kendaraan Hybrid dan EV Toyota di lintasan balap kelas dunia tersebut.

Rombongan Toyota dipimpin oleh Marketing Director TAM, Hiroyuki Oide, dan Marketing Director Jap Ernando Demily, serta turut didampingi tim Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI). Kehadiran para petinggi ini menunjukkan bahwa Mandalika kini semakin diperhitungkan sebagai pusat inovasi, pengembangan, dan pengujian kendaraan modern, khususnya teknologi elektrifikasi yang tengah didorong secara nasional.

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta diberikan kesempatan mengeksplorasi performa kendaraan elektrifikasi Toyota secara langsung. Model-model seperti Toyota Veloz HEV dan Toyota bZ4X diuji dalam kondisi lingkungan sirkuit yang terukur, memungkinkan evaluasi mendalam terhadap aspek akselerasi, kestabilan kendaraan, sistem pengereman regeneratif, hingga efisiensi energi.

Pengujian di lintasan Mandalika juga memberi gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi elektrifikasi bekerja optimal dalam skenario berkendara yang dinamis namun tetap aman dan presisi.

Selain uji coba kendaraan, Toyota juga memanfaatkan sesi ini untuk mendapatkan wawasan teknis terkait potensi Mandalika sebagai pusat automotive experience di Indonesia. Interaksi antara pihak Toyota dengan pengelola sirkuit membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam pemanfaatan fasilitas untuk kegiatan edukasi, pelatihan, hingga demonstrasi teknologi kendaraan masa depan.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyambut baik kedatangan Toyota dan menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari visi pengembangan Mandalika sebagai ekosistem otomotif terpadu di Indonesia.

“Kunjungan Toyota Astra Motor hari ini menunjukkan bahwa Mandalika bukan hanya arena balap untuk event internasional, tetapi juga laboratorium terbuka bagi industri otomotif nasional. Kami di MGPA terus mendorong pemanfaatan sirkuit untuk kegiatan pengembangan teknologi, termasuk elektrifikasi, yang kini menjadi arah masa depan industri otomotif dunia,” ungkap Priandhi Satria.

Priandhi menambahkan bahwa fasilitas Mandalika dirancang bukan hanya untuk kebutuhan kompetisi, tetapi juga sesuai untuk kegiatan riset, edukasi, dan pengujian kendaraan dengan standar keamanan tinggi.

“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pabrikan. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, Mandalika dapat menjadi pusat inovasi yang membantu mempercepat adopsi teknologi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia,” papar Priandhi Satria.

Kehadiran Toyota di Mandalika menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan sirkuit sebagai platform pengembangan teknologi otomotif nasional. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mendorong percepatan ekosistem elektrifikasi serta mengukuhkan Mandalika sebagai destinasi utama bagi kegiatan otomotif profesional di Indonesia.

Mandalika Festival of Speed Final Round 2025 Siap Digelar, Ini Jadwal Lengkapnya

0
Mandalika Festival of Speed Final Round 2025

Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round 2025 akan menjadi salah satu pertunjukan motorsport terbesar di Indonesia pada penghujung tahun. Selama tiga hari, mulai 12-14 Desember 2025, Pertamina Mandalika International Circuit akan dipenuhi deru mesin dan kompetisi sengit dari berbagai kelas balap nasional maupun one-make race.

Perpaduan antara sesi Practice, Qualifying, Race, hingga Time Attack menjadikan MFoS sebagai acara penutup kalender balap yang sangat dinantikan oleh penggemar otomotif.

“Jadwal tahun ini disusun jauh lebih padat dan terstruktur untuk menghadirkan pengalaman balap yang maksimal, baik untuk pembalap maupun penonton,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

“Kami ingin MFoS Final Round 2025 benar-benar menjadi festival motorsport yang hidup sepanjang akhir pekan. Setiap sesi mulai dari practice, kualifikasi, hingga race, dirancang berurutan tanpa jeda panjang, supaya ritme balap terasa mengalir dan penonton selalu mendapat aksi di lintasan. Jadwal yang komprehensif ini juga memberi ruang bagi seluruh kelas untuk tampil optimal dan memberikan tontonan terbaik,” ucap Priandhi Satria lagi.

Jumat, 12 Desember 2025 – Sesi Practice 1 dan 2
Hari pertama dibuka pada pukul 08.00 WITA melalui Session 1 Time Attack yang langsung memompa adrenalin sejak pagi. Setelah itu, rangkaian Practice 1 dimulai dengan Krida Agya One Make Race pada pukul 08.55, disusul sesi latihan Subaru BRZ Super Series pada pukul 09.25.

Tidak lama kemudian, mobil-mobil TCR dan BMW M2 turun ke lintasan pukul 10.00, sebelum dilanjutkan oleh Kejuaraan Nasional ITCR 1200 pada pukul 10.35, ITCR 3600 pukul 11.05, dan ITCR 1500 pukul 11.35. Seluruh pembalap memanfaatkan sesi ini untuk menguji setelan mobil dan membaca karakter lintasan Mandalika.

Selepas jeda istirahat dan makan siang, Practice 2 dimulai pukul 13.10 oleh kelas Krida Agya One Make Race, lalu Subaru BRZ Super Series kembali mencatatkan waktu latihan pada pukul 13.40. TCR dan BMW M2 melanjutkan sesi pada pukul 14.15, diikuti ITCR 1200 pukul 14.50, ITCR 3600 pada 15.20, dan ITCR 1500 pada 15.50.

Hari pertama ditutup oleh Session 2 Time Attack pada pukul 16.20, memberi peluang tambahan bagi para pembalap untuk memaksimalkan performa kendaraan mereka sebelum memasuki hari kompetisi resmi.

Sabtu, 13 Desember 2025 – Kualifikasi dan Race 1
Memasuki hari kedua, tensi kompetisi meningkat tajam. Session 3 Time Attack pada pukul 08.00 membuka hari dengan persaingan mencatatkan waktu tercepat. Setelah itu, sesi qualifying bergulir mulai pukul 08.40 untuk kelas Krida Agya One Make Race, disusul Subaru BRZ Super Series pukul 09.00, lalu TCR dan BMW M2 pada pukul 09.25.

Kualifikasi untuk ITCR 1200 pukul 09.50, ITCR 3600 pukul 10.25, dan ITCR 1500 pukul 10.50 berlangsung secara berurutan. Seluruh pembalap berjuang keras meraih posisi start ideal.

Pada siang hari, rangkaian Race 1 dimulai dengan Krida Agya One Make Race pukul 12.20, diikuti Subaru BRZ Super Series pukul 12.55 dan TCR + BMW M2 pukul 13.40. Pertarungan dilanjutkan oleh ITCR 1200 pukul 14.15, ITCR 3600 pukul 14.50, dan ITCR 1500 pukul 15.25. Seluruh Race 1 menjadi tolok ukur kekuatan para pembalap sebelum menuju penentuan Race 2. Hari kedua kemudian ditutup dengan Session 4 Time Attack pada pukul 16.00.

Minggu, 14 Desember 2025 – Puncak Penentuan Juara
Hari terakhir MFoS 2025 menjadi puncak dari seluruh rangkaian acara. Pagi dimulai oleh Session 5 Time Attack pukul 08.00, kemudian Qualifying 2 yang dimulai pada pukul 08.40 untuk Krida Agya One Make Race, pukul 09.00 untuk Subaru BRZ Super Series, dan pukul 09.25 untuk TCR + BMW M2.

Kelas ITCR 1200 kembali ke lintasan pukul 09.50, ITCR 3600 pukul 10.25, dan ITCR 1500 pada pukul 10.50. Sesi ini menjadi kesempatan terakhir untuk mengukuhkan posisi start Race 2.

Sementara, Race 2 untuk Krida Agya One Make Race dimulai pukul 11.15. Usai Race 2 Krida Agya OMR, sesi dilanjutkan dengan Pit Walk yang memberi pengunjung akses lebih dekat dengan tim dan mobil balap dan Opening Ceremony pukul 11.40.

Pertarungan makin panas ketika Race 2 Subaru BRZ Super Series dimulai pukul 13.15, sebelum berlanjut ke TCR + BMW M2 pada 14.00. Balapan ITCR 1200 pukul 14.35, ITCR 3600 pukul 15.10, dan ITCR 1500 berlangsung pukul 15.45 menjadi penentu gelar MFoS Final Round 2025. Festival ini resmi berakhir dengan Session 6 Time Attack pada pukul 16.20.

Priandhi Satria optimis event Mandalika Festival of Speed putaran final akan menjadi puncak event kejuaraan balap roda empat paling lengkap dan paling seru sepanjang 2025 di Tanah Air. “Event ini diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat luas sekitar KEK Mandalika dan NTB pada umumnya,” tutupnya.

 

Performa Impresif Kimi Antonelli di F1 Las Vegas Dipuji Bos Mercedez

0
Kimi Antonelli

Pembalap Kimi Antonelli mendapatkan apresiasi dari Bos Mercedes Toto Wolff atas performa impresifnya di Formula 1 grand prix Las Vegas yang berlangsung di Las Vegas Street Circuit, Las Vegas, Minggu (23/11/2025).

Wolff terkesan dengan performa dari rookie Mercedes ini yang bisa mengambil alih podium ketiga setelah duo McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri didiskualifikasi karena kelebihan beban plat.

Antonelli harus memulai start di posisi ke-17 karena penalti lima detik dan menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah pertarungan sengit menghadapi Piastri dan Charles Leclerc dalam duel perebutan tempat keempat.

“Dia masih berusia 19 tahun, dan kita selalu mengatakan bahwa musim perdana selalu sulit. Dia telah terjun di salah satu tim besar, tidak tahu banyak Grand Prix, dan tekanan yang datang pada dirinya. Dan hasil inilah yang saya harapkan dalam hal lintasan,” kata Toto Wolff.

Wolff mengungkapkan bahwa di musim depan, Kimi Antonelli akan berpeluang besar untuk menunjukkan potensinya mengingat akan terdapat perubahan yang cukup signifikan dilakukan oleh semua tim dengan masing-masing mobilnya.

Kesempatan tersebut menurut Wolff harus dimanfaatkan dengan baik oleh jebolan akademi Mercedes ini untuk bisa menunjukkan adaptasi yang cepat seperti yang telah dibuktikannya kali ini.

“Tahun depan akan menjadi benar-benar berbeda. Mobil-mobil ini baru untuk semua pengemudi [di tahun 2026], bukan hanya baginya,” ungkap Wolff.

“Dia berada di sirkuit, dia bepergian, dia mengalami tekanan yang datang pada Anda ketika Anda seorang pengemudi. Dia akan menjadi lebih tua satu tahun dan lebih dewasa, jadi semuanya sesuai rencana saat ini,” tutup Wolff.

 

Kejurnas Adventure Offroad 2025 Gelar Putaran Kedua dan Ketiga

0
Kejurnas) Adventure Offroad 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad 2025 putaran kedua dan ketiga akan digelar pada 29–30 November di Jurang Pulosari, Bantul, Yogyakarta dan 13–14 Desember di Sirkuit Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

Dua putaran tersebut dirancang menghadirkan karakter lintasan berbeda dan menjadi rangkaian penutup musim kompetisi tahun ini. Jurang Pulosari yang dikenal sebagai trek alam dengan kontur terjal dan jalur sempit menjadi lokasi putaran kedua.

Sementara, putaran ketiga berlangsung di Sirkuit Tembalang, Semarang, yang memiliki karakter lintasan lebih teknikal.

Sarana Muda Nusantara (SMN) mempertandingkan kelas Individual Non Winch (G1, G2, G3, G4/FFA) serta Team Non Winch (Under dan Upper).

Salah satu program yang disiapkan yakni Night Race, ketika peserta melintasi trek pada malam hari dengan pencahayaan terbatas. Penyelenggara menyebut sesi tersebut digelar untuk menguji kemampuan navigasi dan konsistensi para offroader.

Kelas yang dipertandingkan tetap sama dengan putaran sebelumnya. SMN menyiapkan hadiah utama berupa satu unit motor KTM Duke 200 untuk tiap kelas sebagai bentuk apresiasi bagi pemenang.

Selain itu, penyelenggara juga melibatkan komunitas offroad serta pelaku UMKM di dua daerah pelaksanaan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

LEX Platform LEPAS L8, Membawa Pengalaman Seperti Private Lounge

0
LEX Platform LEPAS L8

Dalam rutinitas perempuan modern yang bergerak cepat, mengatur pekerjaan, keluarga, aktivitas pribadi, hingga me time, LEPAS memperkenalkan sebuah pendekatan baru terhadap kenyamanan berkendara.

Melalui LEX Platform, fondasi teknologi dari LEPAS, sub-brand premium bergaya elegan di bawah Chery Group, LEPAS L8 tidak hanya menjadi sebuah SUV PHEV, tetapi ruang personal yang menenangkan, intuitif, dan terasa seperti ruang pribadi yang bergerak mengikuti ritme hidup perempuan masa kini.

LEX Platform hadir sebagai fondasi teknologi yang memahami kebutuhan tersebut secara menyeluruh. Platform ini tidak hanya membangun struktur kendaraan, tetapi menciptakan ruang untuk bernapas, kenyamanan untuk memulihkan energi, teknologi yang bekerja tanpa membebani, dan pengalaman berkendara yang terasa personal. Setiap elemen di dalamnya dirancang agar relevan dengan ritme hidup perempuan masa kini yang multitasking, membutuhkan ketenangan, dan menghargai efisiensi waktu.

“LEX Platform kami rancang agar setiap perjalanan dapat mengikuti dinamika perempuan modern, memberikan ruang untuk bernapas, untuk tenang, dan tetap terkoneksi dengan kenyamanan pribadinya. Di mana pun mereka berada, pengalaman berkendara imbang dengan karakter kuat dan lembut, effortless, dan mendukung kualitas hidup,” ujar Arga Simanjuntak, Head of Marketing LEPAS Indonesia.

Ruang yang Menenangkan

LEX Platform menghidupkan kabin LEPAS L8 sebagai tempat relaksasi yang mengurangi stres sejak pintu dibuka. Melalui teknologi Air Quality Monitoring, sistem Negative Ion Purification yang menetralkan polusi mikro hingga ≥95% (PM0.3), serta Active Fragrance System, kabin terasa seperti ruang pribadi yang bersih, lembut, dan menenangkan, dan meningkatkan mood.

Aroma premium yang menyapa saat masuk akan membantu mengembalikan fokus, meredakan ketegangan, dan menjadi transisi lembut dari hiruk-pikuk aktivitas ke suasana yang lebih damai.

Kebutuhan akan kenyamanan fisik juga mendapat perhatian khusus. Mereka yang banyak bekerja sambil bepergian atau sering menghadapi perjalanan panjang akan merasakan manfaat 9-layer Comfort Seating, kursi dengan struktur sembilan lapisan yang memberikan keseimbangan antara dukungan tubuh dan kelembutan.

Material perforasi penuh membuat sirkulasi udara kabin tetap sejuk, sementara fabric grade 3.5 membantu menjaga aroma kabin tetap segar, seolah memberikan tempat aman untuk memulihkan energi di tengah padatnya kegiatan. 

Keheningan yang Memulihkan Pikiran

LEX Platform memungkinkan LEPAS L8 mencapai cinema-grade quietness, ruang hening yang nyaman untuk berpikir, bernapas, atau menikmati momen tenang. Dengan cinema-grade quietness yang didukung ENC Active Noise Cancellation hingga 9 dB dan efektivitas 80%, kabin berubah menjadi sanctuary di tengah kerasnya suara kota.

Percakapan lebih jernih, musik lebih mendalam, dan pikiran mendapatkan ruang untuk pulih. Inilah wujud Drive Your Elegance, nilai inti LEPAS, yang menghadirkan ketenangan sebagai bentuk kemewahan baru.

Ruang Lapang dan Fungsional

Ruang penyimpanan menjadi kebutuhan nyata perempuan modern, dan LEX Platform menjawabnya melalui wheelbase 2.800 mm yang memberikan kelapangan optimal. Interior lima penumpang terasa lega tanpa saling mengganggu, serta 47 ruang penyimpanan cerdas memungkinkan pengguna membawa perlengkapan kerja, kebutuhan anak, tas kecil, botol minum, produk perawatan, hingga peralatan olahraga,semua tersimpan rapi dan mudah dijangkau.

Teknologi Parkir yang Bekerja untuk Anda

Saat menghadapi dinamika kota dan area parkir yang sempit, LEX Platform kembali memberi solusi praktis yang sangat penting bagi perempuan dengan agenda padat. Automated Parking Assist (APA) membuat proses parkir jauh lebih mudah dan presisi, sementara Remote Parking Assist (RPA) memungkinkan kendaraan masuk dan keluar area sempit hanya dengan kendali jarak jauh, mengurangi stres, menghemat waktu, dan memberi rasa aman tambahan.

Seluruh pengalaman ini menunjukkan bahwa LEX Platform bukan hanya basis teknologi, tetapi fondasi ruang hidup adaptif yang memenuhi kebutuhan perempuan: udara lebih bersih, ketenangan lebih mendalam, ruang lebih lega, hingga teknologi yang menghemat waktu dan energi. Inilah wujud mobilitas premium yang memahami bahwa kenyamanan modern bukan sekadar fitur, tetapi bagaimana setiap detail mampu menyempurnakan cara perempuan hidup, bergerak, dan menikmati hari.

Sebagai bentuk apresiasi untuk pengunjung GJAW 2025 dan konsumen awal, LEPAS menghadirkan LEPAS L8 Founder Edition yang hanya tersedia 100 unit di Indonesia, lengkap dengan mystery gift, layanan premium Leopard Care, serta founder badge resmi bernomor 001–100, memberikan sentuhan eksklusivitas bagi mereka yang ingin menjadi early adopter.

Pengunjung juga dapat langsung merasakan performa dan teknologi LEPAS L8 melalui sesi test drive yang tersedia hingga 30 November di GJAW 2025. Selain itu, LEPAS telah membuka pre-book dengan harga mulai Rp589 juta, menjadi kesempatan terbaik bagi konsumen yang ingin menjadi pemilik pertama SUV premium berdesain elegan dan berteknologi tinggi yang siap membuat mereka tampil berbeda.

Rekomendasi Pemeriksaan Mobil Listrik NETA X Sebelum Perjalanan

0
Pemeriksaan mobil listrik NETA X

Kehadiran mobil listrik sebagai pilihan transportasi harian semakin diminati karena menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari desain modern dan futuristik, teknologi keselamatan yang maju, hingga kemudahan operasional dan efisiensi energi.

Dalam mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air, NETA terus menghadirkan produk-produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan konsumen modern. Salah satu model yang mendapat perhatian luas adalah NETA X, kendaraan listrik berdesain elegan dengan teknologi cerdas yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan intuitif di berbagai kondisi perjalanan.

Sebentar lagi akan memasuki bulan Desember, intensitas perjalanan masyarakat meningkat secara signifikan seiring dengan persiapan menyambut liburan akhir tahun. Pada periode ini, mobilitas yang lebih tinggi menuntut kondisi kendaraan yang prima, termasuk mobil listrik NETA X.

Oleh karena itu, sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna, NETA mendorong pemilik NETA X untuk melakukan pemeriksaan pra-perjalanan secara rutin. Langkah ini penting untuk menjaga performa NETA X tetap optimal dan membantu mengidentifikasi potensi kendala sejak dini, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman dan lancar.

Berikut rekomendasi pemeriksaan Mobil Listrik NETA X sebelum melakukan perjalanan, khususnya menjelang liburan akhir tahun:

Pemeriksaan Sekitar Kendaraan (Walk Around Inspection)
Sebelum memulai perjalanan, disarankan untuk melakukan pemeriksaan visual di sekitar kendaraan. Langkah ini mencakup pengecekan pada area depan, kolong mobil, serta seluruh sisi kendaraan untuk memastikan tidak terdapat kondisi atau objek yang berpotensi mengganggu keselamatan berkendara.

Pemeriksaan Kondisi Ban dan Fungsi Rem
Ban merupakan salah satu komponen paling vital dalam menunjang keamanan berkendara. Pengguna dianjurkan untuk memeriksa tekanan angin, memastikan tidak terdapat kebocoran, dan memastikan kondisi ban masih layak pakai. Ban yang berada dalam kondisi optimal akan membantu menjaga stabilitas, efisiensi energi, serta kenyamanan selama berkendara.

Selain itu, fungsi rem juga perlu diperiksa secara menyeluruh. Pastikan pedal rem memiliki respons yang baik, sistem pengereman bekerja dengan optimal, dan tidak terdapat suara atau getaran yang tidak normal saat mengerem. Pemeriksaan ini penting untuk menjamin keselamatan dan kontrol kendaraan, terutama pada kondisi jalan yang padat atau saat melakukan pengereman mendadak.

Pengecekan Kondisi Body Kendaraan
Pengamatan menyeluruh pada body kendaraan perlu dilakukan untuk memastikan tidak terdapat kerusakan atau bekas benturan yang sebelumnya tidak disadari. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi potensi masalah fisik yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan.

Pemeriksaan Area Kap Mesin dan Cairan Pendukung
Sebelum berkendara, penting untuk mengecek area kap mesin, terutama karena kendaraan listrik memiliki berbagai komponen kelistrikan dan tegangan tinggi. Pastikan tidak ada benda asing yang berada di area tersebut.

Selain itu, periksa cairan radiator, baik radiator baterai maupun radiator motor, yang idealnya berada pada level antara tanda “min” dan “max”. Tidak kalah penting, pastikan juga cairan wiper terisi dengan cukup untuk mendukung visibilitas saat berkendara. Kebersihan dan pengecekan semua cairan serta area kap mesin perlu dijaga agar performa kendaraan tetap optimal dan pengalaman berkendara lebih aman.

Pemeriksaan Fitur dan Fungsi di Dalam Kabin
Di bagian kabin, pastikan seluruh fungsi kendaraan bekerja dengan baik, seperti pengaturan spion, lampu-lampu, tuas transmisi, tuas lampu sein dan tombol wiper. Selain itu, periksa juga berbagai fitur yang dioperasikan melalui head unit NETA X untuk memastikan seluruh sistem berjalan sesuai kebutuhan sebelum memulai perjalanan.

“Pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum berkendara merupakan langkah penting untuk memastikan Mobil Listrik NETA X tetap berada dalam performa terbaik. Dengan melakukan pengecekan sederhana namun menyeluruh, pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, dan bebas kekhawatiran,” kata Wahyu Handaya, Training Manager PT Neta Auto Indonesia.

Dengan mengikuti rekomendasi pemeriksaan sebelum berkendara, pengguna NETA dapat memastikan kesiapan kendaraan sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman. Tips ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi berkendara, tetapi juga mencerminkan komitmen NETA dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang selaras dengan kebutuhan masyarakat perkotaan di Indonesia.