Monday, August 3, 2026
Home Blog Page 15

Lazimkah Bus Wisata Masuk Lintasan Sirkuit Mandalika? Ini Penjelasan MGPA

0
Bus Tour di lintasan Sirkuit Mandalika

Aktivitas bus wisata yang melintas di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit sempat menimbulkan perhatian publik. Sejumlah pertanyaan muncul terkait aspek keselamatan serta kewajaran praktik tersebut di sirkuit berstandar MotoGP.

Menanggapi hal tersebut, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan bahwa aktivitas bus wisata masuk lintasan merupakan praktik yang lazim dilakukan di berbagai sirkuit internasional. Program serupa dikenal luas dengan istilah Circuit Safari, yang telah diterapkan di banyak ajang balap dunia.

Muhammad Awallutfi Andhika Putra, Track, Race Electronic, and Motorsport Manager Pertamina Mandalika International Circuit, menjelaskan bahwa Circuit Safari merupakan bagian dari program resmi di sejumlah kejuaraan internasional, termasuk Super GT Jepang.

“Di berbagai sirkuit dunia, tamu VIP atau penonton terpilih diajak berkeliling lintasan menggunakan bus untuk merasakan langsung karakter sirkuit. Program ini bahkan kerap dilakukan bersamaan dengan sesi warm-up mobil balap seperti GT500 dan GT300,” jelasnya.

Menurutnya, praktik tersebut menunjukkan bahwa lintasan balap kelas dunia dirancang dan dikelola untuk mampu mendukung berbagai jenis kendaraan, dengan penerapan prosedur keselamatan yang ketat dan terkontrol.

“Apa yang dilakukan di Sirkuit Mandalika berada dalam koridor praktik global tersebut. Ini bukan eksperimen, melainkan adopsi dari standar operasional sirkuit internasional,” tambahnya.

MGPA menegaskan bahwa setiap aktivitas di lintasan, termasuk pergerakan bus wisata, dilaksanakan dengan pengawasan menyeluruh, pengaturan kecepatan rendah, serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Dengan pendekatan tersebut, aktivitas bus wisata tidak hanya aman, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman edukatif bagi pengunjung dalam mengenal karakter sirkuit.

Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), menyampaikan bahwa seluruh aktivitas di lintasan Mandalika selalu melalui kajian teknis dan standar keselamatan yang ketat.

“Pertamina Mandalika International Circuit dibangun dan dikelola dengan standar internasional. Setiap kegiatan yang berlangsung di lintasan, termasuk program wisata, telah melalui perencanaan dan pengawasan profesional. Jika praktik ini sudah lazim dilakukan di berbagai sirkuit dunia, maka Mandalika menerapkannya dengan prinsip yang sama: aman, terukur, dan profesional,” ujar Priandhi Satria.

Menurutnya, MGPA terus berkomitmen menghadirkan pengalaman sirkuit yang aman, informatif, dan berkelas internasional, sejalan dengan pengembangan Mandalika sebagai destinasi sport tourism yang terbuka untuk berbagai aktivitas sepanjang tahun.

MGPA Hadiri Peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 di Jakarta

0
Acara peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 yang digelar pada Rabu (21/1/2026).

Jakarta menjadi saksi peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 yang digelar pada Rabu (21/1/2026). Acara ini menjadi momen bersejarah bagi Yamaha, karena untuk pertama kalinya motor Yamaha YZR-M1 yang akan digunakan Fabio Quartararo dan Alex Rins pada musim MotoGP 2026 mengusung mesin V4, meninggalkan konfigurasi inline-4 yang telah digunakan selama era MotoGP sebelumnya.

Peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 ini turut dihadiri oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pengelola Pertamina Mandalika International Circuit. Kehadiran MGPA menegaskan komitmen Sirkuit Mandalika sebagai bagian penting dari kalender MotoGP dan hubungan erat dengan para pabrikan dunia, termasuk Yamaha.

Selain perubahan signifikan pada sektor mesin, Yamaha YZR-M1 2026 juga tampil dengan livery baru. Warna biru khas Yamaha yang dikombinasikan hitam kini dilengkapi sentuhan setrip putih di beberapa bagian motor, memberikan tampilan yang lebih segar namun tetap mempertahankan identitas Yamaha.

Fabio Quartararo mengungkapkan kesannya terhadap motor baru Yamaha YZR-M1 2026. “Tentu saja, Anda merasa motor ini adalah Yamaha, tetapi ini adalah motor yang benar-benar baru,” ujar Quartararo.

Sementara itu, Alex Rins menyoroti tampilan dan karakter mesin V4 yang diusung Yamaha. “Saya sangat senang melihat bagian depan motor. Ada setrip putih yang membuat motor terlihat cantik. Dengan mesin V4, motor baru juga terlihat powerful,” kata Rins.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menyampaikan antusiasmenya terhadap proyek baru Yamaha di MotoGP 2026.

“Kami sangat bangga bisa meluncurkan tim ini di Indonesia, di mana Yamaha selalu mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kami memulai segalanya dari nol dengan mesin V4, dan berharap motor ini mampu mengatasi berbagai kelemahan musim lalu, termasuk konsistensi kecepatan,” ujarnya.

Dari sisi Yamaha Indonesia, Wahyu Rusmayadi, Management Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menilai acara peluncuran ini mendapat sambutan positif dari para penggemar.

Fabio Quartararo

“Hari ini di Hotel InterContinental Jakarta, Monster Energy Yamaha MotoGP resmi meluncurkan line up 2026 dan new livery. Acara hari ini berjalan sangat baik dan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para penggemar Yamaha di Indonesia,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA),  menjelaskan bahwa kehadiran MGPA dalam peluncuran tim Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap keberlanjutan MotoGP di Indonesia.

“MGPA mengapresiasi Yamaha yang terus menunjukkan komitmennya terhadap MotoGP dan Indonesia. Sirkuit Mandalika siap kembali menjadi tuan rumah ajang MotoGP, dan kami mengajak seluruh penggemar untuk menyaksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober 2026,” ujar Priandhi Satria.

Pada musim 2026, Fabio Quartararo dan Alex Rins dijadwalkan melakukan debut resmi mengendarai Yamaha YZR-M1 bermesin V4 pada sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia. Keduanya akan mengikuti shakedown test pada 29–31 Januari, sebelum melanjutkan tes pramusim MotoGP 2026 pada 3–5 Februari 2026.

Jangan lewatkan keseruan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dan saksikan langsung aksi para pembalap MotoGP dunia di Pertamina Mandalika International Circuit, 9–11 Oktober 2026, hanya di Mandalika.

Berkonsep Blackandlight, Pertamina Enduro VR46 Racing Team Kenalkan Desain Livery untuk Musim 2026

0
Desain livery Pertamina Enduro VR46 Racing untuk MotoGP 2026.

Pertamina Enduro VR46 Racing Team memperkenalkan desain livery berkonsep “BLACKANDLIGHT” untuk musim 2026. Desain ini mengusung warna hitam dengan dipadukan warna kuning neon, berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang mengusung warna kuning neon dengan dipadukan warna cerah lainnya.

Konsep livery baru ini merupakan desain kerjasama yang digarap oleh desainer termana asal Italia Aldo Drudi, yang terinpirasi menggarap livery ini berdasarkan kutipan dari filsuf Heraclitus yakni “harmoni lahir dari ketegangan antara hal-hal yang berlawanan”.

“Kami berubah tahun ini. Ini adalah proyek yang kami kerjakan bersama Aldo Drudi, ini sudah musim ketiga kami. Pada awalnya kami mulai sedikit memodifikasi citra kami,” kata Pemilik tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Valentino Rossi.

Pembalap Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli dalam peluncuran livery tim di Roma, Italia, Rabu (14/01/2026).

“Tiga tahun lalu kami menggunakan motor kuning dengan warna putih, dan kami memutuskan untuk melanjutkannya tahun lalu, tetapi tahun ini kami ingin berubah, kami mempertahankan warna kuning yang merupakan warna khas kami tetapi kami menambahkan warna hitam, yang lebih bernuansa balap, dan kembali sedikit ke warna klasik kami,” ucapnya.

Di musim ini, tim satelit Ducati ini tetap mempertahankan komposisi dua pembalap utama mereka pada musim lalu yakni duet Fabio Di Giannantonio bersama dengan Franco Morbidelli.

Rossi berharap para pembalapnya nantinya tampil jauh lebih konsisten dibandingkan dengan musim lalu mengingat persaingan di musim ini begitu ketat. “Jadi kami siap. Motor-motornya sangat indah, sekarang kami hanya perlu cepat (di lintasan),” ujarnya.

Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 3-5 Februari mendatang. Lalu Diggia dan Morbidelli akan menjalani seri perdana di MotoGP Thailand yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 1 Maret mendatang.

MGPA Jalin Kerjasama dengan Brand Ban Roda Dua untuk Aktivitas Riding di Pertamina Mandalika International Circuit

0
Zeneos

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menjalin kerja sama dengan brand ban roda dua Zeneos, sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai aktivitas riding dan pengalaman berkendara di Pertamina Mandalika International Circuit.

Zeneos merupakan brand ban motor yang dikembangkan oleh PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban nasional yang juga menaungi brand GT Radial.

Melalui kolaborasi ini, Zeneos memberikan dukungan ban untuk aktivitas roda dua yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, khususnya pada kendaraan Honda ADV 150 yang digunakan untuk kebutuhan operasional sirkuit serta program Honda ADV Experience yang dapat dinikmati pengunjung untuk merasakan langsung lintasan Pertamina Mandalika International Circuit.

Honda ADV 150 yang digunakan dalam aktivitas tersebut dilengkapi ban Zeneos ZN62, dengan ukuran 110/70-14 untuk ban depan dan 130/70-13 untuk ban belakang. Ban ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kenyamanan, daya cengkeram, dan stabilitas, sehingga mendukung kelancaran aktivitas operasional sekaligus pengalaman berkendara di lintasan sirkuit.

Sementara itu, aktivitas riding Honda CBR 250 Experience di Sirkuit Mandalika mendapatkan dukungan ban dari IRC tipe MBR-110, merek ban asal Jepang yang juga merupakan bagian dari PT Gajah Tunggal Tbk.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan MGPA dalam penyediaan ban motor IRC dan Zeneos. Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi positif untuk mendukung pengembangan motorsport sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara di sirkuit yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” ujar Marcella Dewi, Head of Marketing PT Gajah Tunggal Tbk,.

Sementara itu, Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Zeneos dan IRC dalam mendukung aktivitas riding di Sirkuit Mandalika.

“MGPA mengapresiasi dukungan Zeneos dan IRC yang telah mendukung kelancaran berbagai aktivitas riding di Sirkuit Mandalika. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya MGPA dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman dan berkualitas,” ujar Priandhi Satria.

Yamaha Luncurkan Varian Warna Baru Untuk Skutik Premium XMAX Connected

0
XMAX Connected

PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. melakukan pembaruan pada jajaran line up skutik Maxi Yamaha dengan meluncurkan varian warna baru untuk model XMAX Connected yang menggantikan beberapa warna-warna sebelumnya.

Varian warna baru tersebut meliputi Metallic Blue dan juga Ceramic Grey pada model XMAX Connected, menemani pilihan warna yang sudah ada sebelumnya, yaitu Metallic Black dan juga Elixir Dark Silver.

Untuk Metallic Blue ini merupakan warna biru autentik khas Yamaha yang merupakan global color baru XMAX untuk pasar Eropa. Sementara Ceramic Grey adalah varian warna sama yang digunakan pada tipe tertinggi XMAX TECHMAX model 2025, yang pada IMOS tahun lalu baru saja diperkenalkan kepada konsumen Indonesia.

Kedua warna ini sama-sama memiliki stripping garis dengan paduan logo XMAX di ke dua sisi boomerang motor serta menggunakan cast wheel berkelir hitam.

Sementara untuk varian Metallic Black, sentuhan pembaruan hadir pada bagian cast wheel dan juga embos logo XMAX yang terletak di bagian body belakang motor. Jika sebelumnya kedua part tersebut menggunakan kelir biru, kini menjadi warna hitam (all black) sehingga memberi kesan yang lebih garang dan tangguh pada motor. Untuk varian Elixir Dark Silver, masih tetap dipertahankan tanpa adanya perubahan warna apapun.

Warna dan grafis baru pada XMAX Connected varian Premium Black tentunya akan menemani varian warna-warna yang sudah ada sebelumnya seperti Prestige Grey dan juga Luxury Red, sehingga semakin memperkaya pilihan konsumen dalam menentukan warna favorit sepeda motornya yang selaras dengan karakter dan prefensi gaya berkendara mereka.

Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. menjelaskan, pembaruan varian baru ini sebagai upaya menjawab kebutuhan gaya hidup para pecinta skutik premium di Indonesia, Yamaha terus melakukan inovasi produk tidak hanya dari segi fitur teknologi, desain, dan performa mesin, namun juga melalui kehadiran warna-warna baru ikonik yang kerap menjadi trend setter di market sepeda motor nasional.

“Kami percaya warna-warna baru ini tidak hanya memperkaya pilihan konsumen, tetapi pasti akan mendapatkan sambutan yang positif,” katanya dikutip dari laman resmi Yamaha, Rabu (14/1/2026).

“Karena karakter warna baru ini sangat mampu merefleksikan aura sporty dan juga premium yang memang diinginkan oleh banyak pengguna XMAX Connected,” terang Rifki lagi.

Ultimate Performance

XMAX Connected dibekali dengan mesin Blue Core 250cc, 4-katup, berpendingin cairan yang memiliki performa paling besar dikelasnya. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 16,8 Kw/7000rpm dan torsi maksimum sebesar 24,3 Nm/5500rpm. Selain itu, motor ini juga mengadopsi teknologi one-piece forged crankshaft yang memiliki rigidity sangat baik dan lebih ringan sehingga motor menjadi semakin bertenaga.

Untuk meningkatkan performa berkendara, fitur Traction Control System (TCS) juga disematkan pada motor guna meminimalisir terjadinya slip pada ban belakang saat sedang berakselerasi di permukaan jalan yang licin.

Ultimate Comfort

XMAX Connected didesain memiliki posisi riding tegak sehingga meningkatkan kontrol serta pandangan yang baik bagi sang pengendara. Motor ini juga menghadirkan dua posisi riding yang rileks dan jok lebar dengan kontur ganda, membuatnya nyaman saat sedang digunakan baik untuk mobilisasi jarak dekat maupun jauh. Agar sistem pengereman menjadi lebih optimal, XMAX Connected turut pula dilengkapi dengan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) dan cakram ganda dengan cengkraman yang kuat serta kokoh.

Guna meningkatkan kestabilan saat berkendara, XMAX Connected dibekali ban tubeless bertapak lebar dengan ukuran 127/70-15 di bagian depan dan 140/70-14 di bagian belakang.

Suspensi depan motor ini juga mengadopsi gaya motorsport dengan tabung yang besar (33mm) sehingga memberikan kestabilan yang maksimal dan mendukung kemampuan maneuver motor menjadi lebih baik.

Ultimate Style

Selain itu, XMAX Connected telah mengusung sistem pencahayaan berteknologi LED pada lampu depan dan belakang yang dilengkapi dengan hazard lamp serta day time running light (DRL). Motor ini juga dibekali dengan fitur unggulan lainnya seperti Smart Key System dengan Immobilizer yang menunjang keamanan motor dan Answer Back System sehingga mudah mencari posisi parkir motor. Electric Power Socket untuk mengisi daya batrai smartphone juga telah dimiliki oleh XMAX Connected.

Posisi Windshield serta handlebar pada XMAX Connected juga dapat disetel sesuai dengan prefensi kenyamanan sang pengendara. Selain itu, speedometer analog yang dikombinasikan dengan LCD berukuran besar dengan MID (Multi Information Display) yang snagat informatif bagi pengendara juga dihadirkan pada motor. Untuk menampung barang bawaan dengan jumlah banyak, XMAX Connected memiliki bagasi ekstra luas yang dapat menampung dua helmet full face berukuran XL.

XMAX Connected saat ini dipasarkan seharga Rp 68.215.000, dan untuk varian XMAX TechMAX seharga Rp 75.610.000. Seluruh harga tersebut merupakan rekomendasi On The Road Jakarta.

CBR250RR Tidak Terlawan Beradu Kencang Se-Asia di Ajang Asia Road Racing Championship

0
Fadillah Arbi Aditama

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Fadillah Arbi Aditama tampil gemilang  bersama CBR250RR di ajang balap Asia pada seri terakhir Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP)250 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu-Minggu, 6-7 Desember 2025.

“Kemenangan Arbi meneruskan tradisi CBR250RR menjadi yang terbaik sejak kemunculan pertamanya. Dimulai dari Gerry Salim (2017), Rheza Danica (2018 dan 2023), serta Herjun Atna Firdaus (2024),” dikutip dari laman resmi Astra Honda Motor di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Arbi yang datang ke Buriram sebagai pemimpin klasemen kelas AP250 dengan jarak 36 poin dengan pesaing terdekat, tampil tenang dan mengamankan poin demi poin. Pada race pertama, Sabtu (6/12), pebalap asli Purworejo itu mampu konsisten dan memenangi balapan yang cukup ketat, sekaligus menyegel gelar juara Asia.

Pada race kedua, Minggu (7/12), dengan gelar yang sudah di tangan, Arbi menjalani balapan tanpa beban. Sempat memimpin beberapa lap dan bersaing dengan pebalap Thailand, namun sedikit kesalahan di tikungan terakhir membuatnya finish posisi ketiga.

”Saya jalani race kedua ini lebih enjoy dan tanpa beban. Lepas start semuanya berjalan mulus. Tetapi disaat tikungan terakhir, saya ada sedikit kesalahan. Akhirnya saya hanya amankan agar tidak jatuh dan finish di posisi 3. Terima kasih Astra Honda yang menyiapkan motor sangat baik dan membuat saya jadi juara Asia. Terima kasih dukungan pecinta balap Indonesia. Gelar ini jadi motivasi saya untuk terus meraih prestasi di masa depan,” ucap Arbi.

Sepanjang musim balap tahun ini, Arbi bersama CBR250RR berhasil menyumbangkan total 8 podium dari 12 balapan yang berlangsung di kelas AP250. Prestasi membanggakan untuk Indonesia ini membuatnya berhasil mengantongi total poin akhir 212 poin.

Rekan Arbi di kelas yang sama, Davino Britani, juga tak kalah membanggakan. Di musim pertamanya turun di kelas ini, pebalap 16 tahun itu bertengger di posisi klasemen akhir ke-9 dengan total poin 65.

Hebatnya lagi, performa ini diraih kedua pebalap Astra Honda Racing Team itu, dengan menghadapi tantangan yang cukup berat , diantara perbedaan kapasitas mesin yang lebih besar. Komposisi raihan kedua pebalap ini pun membuat AHRT menjadi juara tim di kelas AP250

Sementara itu di kelas Supersport (SS)600, Mohammad Adenanta Putra yang pada seri terakhir ini berpeluang mengunci gelar juara dan mengawinkan gelar untuk Astra Honda dan Indonesia, juga tampil impresif. Meski gelar belum berhasil diraih, namun penampilan dan upaya Adenanta patut diapresiasi.

Datang ke Buriram dengan bekal gap 8 poin dengan pesaing terdekat, pebalap asal Ngawi, Jawa Tengah, itu hanya butuh beberapa poin lagi untuk mengunci gelar. Namun di race pertama, nasib kurang beruntung dialaminya saat terjatuh di lap pertama karena bersenggolan dengan pebalap lain.

Pada race kedua, Adenanta tampil all out. Sempat tertinggal, dirinya mampu memimpin balapan. Hingga pada lap terakhir, secara dramatis Adenanta membuat kesalahan dan terjatuh hanya beberapa tikungan jelang finish.

”Balapan yang sangat emosional untuk saya. Pertarungan berjalan ketat, beberapa kali saya harus mengalami tekanan yang tidak saya perkirakan. Sampai kemudian di lap terakhir saya memimpin balapan, namun terjatuh dan harus kehilangan gelar juara yang sudah di depan mata. Begitulah balap, semua hal bisa terjadi. Mohon maaf untuk semua pecinta balap Indonesia karena belum berhasil membawa gelar juara SS600 ke Tanah Air. Namun saya akan terus bekerja keras dan meraih prestasi demi prestasi ke depan demi Indonesia,” ujar Adenanta.

Adenanta tetap menjadi kebanggaan Indonesia dengan menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir dengan 152 poin. Sementara itu, di kelas yang sama, Herjun Atna Firdaus mengamankan posisi ke-9 klasemen dan Rheza Danica Ahrens di posisi ke-15 berkat performa konsisten sepanjang musim.

Andi Farid Izdihar yang turun di kelas Asia Superbike (ASB)1000 juga mencetak hasil yang cukup gemilang. Bersama CBR1000RR-R, Andy Gilang berhasil mempersembahkan podium dengan posisi kedua pada race pertama dan posisi keenam pada race kedua. Hasil ini menempatkannya di posisi klasemen akhir ke-6 dengan total 103 poin.

Prestasi para pebalap Astra Honda di Buriram ini menjadi penutup manis perjalanan panjang ARRC 2025. Konsistensi Arbi menorehkan gelar AP250, penampilan impresif Adenanta di kelas yang lebih tinggi, dan kemampuan bersaing para pebalap didikan AHM lainnya menunjukkan bahwa jenjang pembinaan pebalap berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM menyatakan keberhasilan ini menguatkan komitmen perusahaan untuk terus mencetak pebalap masa depan Indonesia yang mampu bersaing di level Asia hingga dunia.

”Kami sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi para pebalap Astra Honda di ARRC musim ini. Pencapaian ini tidak lahir begitu saja, tetapi merupakan hasil penjenjangan pembinaan balap yang terus kami bangun, mulai dari level nasional hingga internasional. Semoga hasil ini semakin memotivasi generasi pebalap muda Indonesia untuk berani bermimpi besar di arena balap,” ujar Andy.

Jonas Vingegaard Bakal Jalani Debut di Giro d’Italia 2026

0
Jonas Vingegaard

Jonas Vingegaard mengonfirmasi bahwa akan menjalani debutnya di Giro d’Italia pada tahun ini, satu-satunya Tur utama (Grand Tour) yang belum pernah dimenangi juara Tour de France dua kali ini.

Tim Vingegaard, Visma/Lease a Bike, mengumumkan jadwal balap pembalap asal Denmark itu pada Selasa (13/1), yang dimulai dengan UAE Tour pada Februari, dilanjutkan Volta a Catalunya pada Maret, Giro d’Italia pada Mei, dan Tour de France pada Juli.

Vingegaard menjuarai Vuelta a Espana tahun lalu untuk melengkapi gelar Tour de France yang ia raih pada 2022 dan 2023, namun ia telah lama menargetkan balapan utama Italia tersebut.

Dengan juara bertahan Tour de France, Tadej Pogacar, baru akan kembali berlomba di Strade Bianche pada Maret, kedua rival tidak akan bertemu sampai Tour de France pada Juli

Pembalap UAE Team Emirates itu akan menargetkan sejumlah balapan klasik bergengsi sebelum turun di balapan etape pada 2026.

Pembalap asal Slovenia tersebut mengonfirmasi jadwalnya pada Desember lalu, yang mencakup Strade Bianche, Milan–San Remo, Tour of Flanders, Paris–Roubaix, dan Liege–Bastogne–Liege sebelum Tour de France dan Kejuaraan Dunia pada musim panas.

Pogacar menjadi satu-satunya pembalap putra sejak 1990-an yang mampu menjuarai Giro dan Tour pada musim yang sama, yang ia lakukan pada 2024.

Visma sendiri menjuarai Giro 2025 lewat Simon Yates, yang mengumumkan pensiun pada pekan lalu.