Monday, August 3, 2026
Home Blog Page 24

Alex Marquez Juara Grand Prix Malaysia 2025, Bagnaia Gagal Finish

0
Alex Marquez memenangi Grand Prix Malaysia 2025 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (26/10/2025).

Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Alex Marquez memenangi Grand Prix Malaysia 2025 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (26/10/2025).

Alex finis terdepan dengan keunggulan 2,6 detik atas Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), sementara posisi ketiga diraih Joan Mir (Honda HRC Castrol).

Sementara itu, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team yang gagal finis akibat masalah teknis, padahal sempat memimpin jalannya lomba di awal balapan. Bagnaia memulai dari posisi terdepan dan langsung melesat setelah lampu start menyala.

Namun keunggulannya tidak bertahan lama setelah disalip Alex Marquez pada lap kedua. Sejak saat itu, pebalap asal Spanyol tersebut tampil tanpa cela, menjaga ritme balap dan membangun keunggulan secara konsisten di depan.

Bagnaia dan Acosta terlibat duel sengit dalam perebutan posisi kedua. Beberapa kali terjadi aksi saling salip hingga akhirnya Acosta berhasil melewati Bagnaia pada lap ke-13.

Sang juara dunia bertahan mencoba membalas, namun motornya mengalami penurunan performa pada tiga lap terakhir dan akhirnya harus masuk ke garasi Ducati.

Kegagalan Bagnaia dimanfaatkan dengan baik oleh Mir yang naik ke posisi ketiga. Finis di belakangnya, Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) menempati posisi keempat, disusul Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) di urutan kelima.

Sedangkan, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) finis keenam, diikuti Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) yang menempati posisi ketujuh setelah tampil impresif usai comeback.

Luca Marini (Honda HRC Castrol), Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing), dan Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) melengkapi posisi sepuluh besar.

Sementara itu, Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) yang telah memastikan gelar Rookie of the Year, gagal finis setelah terjatuh saat balapan menyisakan empat lap.

Rangkaian MotoGP 2025 akan berlanjut ke putaran ke-21 di Grand Prix Portugal yang digelar pada 7–9 November.

Berikut hasil MotoGP Malaysia 2025 :

  1. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) – 40:09.249
  2. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) – +2.676
  3. Joan Mir (Honda HRC Castrol) – +8.048
  4. Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) – +8.580
  5. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) – +11.556
  6. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) – +13.060
  7. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – +15.299
  8. Luca Marini (Honda HRC Castrol) – +18.738
  9. Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) – +18.932
  10. Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) – +19.256
  11. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – +19.824
  12. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – +22.234
  13. Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP) – +23.509
  14. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) – +25.201
  15. Somkiat Chantra (Idemitsu Honda LCR) – +34.110
  16. Lorenzo Savadori (Aprilia Racing) – +36.115
  17. Michele Pirro (Ducati Lenovo Team) – +43.914
  18. Augusto Fernandez (Yamaha Factory Racing Team) – +47.060
  19. Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha MotoGP) – +1:17.942

Tidak diklasifikasikan :
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – 18 lap
Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) – 16 lap
Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) – 11 lap
Pol Espargaro (Red Bull KTM Tech3) – 4 lap

Handover Ceremony, Chery Serahkan 1.000 Unit TIGGO Cross CSH Hybrid

0
Handover Ceremony Chery

PT Chery Sales Indonesia (CSI) menyelenggarakan Handover Ceremony penyerahan 1.000 unit Chery TIGGO Cross CSH Hybrid, sebagai wujud apresiasi atas sambutan hangat publik Tanah Air.

Seremoni serah terima dilaksanakan secara simbolis kepada perwakilan konsumen dalam rangkaian acara With Chery With Love (WCWL) yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Momen penuh kebahagiaan ini sekaligus menegaskan komitmen Chery untuk menghadirkan pelayanan terbaik melalui on-time delivery, serta menjadi bentuk penghargaan atas kepercayaan konsumen terhadap teknologi Chery Super Hybrid (CSH) yang semakin populer di Indonesia.

Sejak debutnya di panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Chery TIGGO Cross CSH Hybrid langsung menarik perhatian publik Tanah Air hingga mencetak prestasi sebagai The `Best-Selling Hybrid SUV di segmennya, dengan lebih dari 1.000 unit yang telah dikirimkan kepada konsumen.

Respons positif ini juga tercermin lewat angka penjualan wholesales 1.042 unit selama bulan September 2025 berdasarkan data GAIKINDO, sekaligus membawa Chery menjadi No. 1 Sales Chinese Brand in Indonesia.

Keberhasilan Chery TIGGO Cross CSH Hybrid menjadi bukti bahwa pendekatan Chery yang agresif namun terukur dalam memperkuat portofolio kendaraan dengan energi terbarukan (NEV), serta menghadirkan pengalaman kepemilikan yang baik mulai membuahkan hasil nyata di pasar Indonesia.

“Sejak peluncurannya di GIIAS 2025, komitmen kami untuk memastikan pengiriman tepat waktu (on-time delivery) terbukti nyata. Pencapaian ini lantas menjadi bukti bahwa strategi Chery dalam memperkuat portofolio kendaraan energi baru (NEV) di Indonesia sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” tutur Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing Department PT Chery Sales Indonesia di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Keberhasilan ini pun menandai langkah maju bagi Chery dalam memperluas ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Melalui TIGGO Cross CSH Hybrid, Chery tidak hanya menghadirkan kendaraan dengan performa unggul dan efisiensi tinggi, melainkan juga berperan aktif dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya transisi menuju mobilitas berkelanjutan.

Dukungan jaringan dealer yang terus berkembang, layanan purna jual yang semakin terintegrasi, serta edukasi konsumen mengenai teknologi elektrifikasi menjadi pondasi utama bagi Chery dalam memastikan setiap konsumen merasakan pengalaman berkendara yang modern, hemat energi, dan selaras dengan masa depan otomotif Indonesia menuju target net zero emission (NZE) pada tahun 2060.

Saat ini Chery telah memiliki 63 dealer resmi yang telah melakukan grand opening di berbagai kota, beberapa di antaranya telah dilengkapi dengan Body & Paint Workshop serta layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam yang siap memberikan bantuan kapanpun dan dimanapun saat dibutuhkan.

Upaya ini menjadi bukti komitmen Chery dalam memberikan kemudahan akses layanan, perawatan, dan ketersediaan suku cadang, sehingga setiap pemilik Chery TIGGO Cross CSH Hybrid dapat merasakan pengalaman kepemilikan yang nyaman, aman, dan memuaskan.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung transisi menuju era kendaraan ramah lingkungan, Chery TIGGO Cross CSH Hybrid hadir dengan penawaran menarik yang memberikan nilai tambah bagi konsumen. SUV Crossover ini ditawarkan dengan harga spesial mulai Rp 299,9 juta (OTR Jakarta) untuk varian Comfort dan Rp 319,8 juta (OTR Jakarta) bagi varian premium.

Setiap pembelian disertai berbagai keuntungan eksklusif, seperti bebas biaya jasa hingga 4 tahun atau 60.000 km, layanan darurat jalan (Roadside Assistance) gratis selama 1 tahun, garansi kendaraan selama 6 tahun atau 160.000 km, serta garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km. Sebagai apresiasi lebih, Chery juga memberikan garansi khusus 10 tahun atau 1.000.000 km bagi 1.000 konsumen pertama Chery TIGGO Cross CSH Hybrid varian Premium.

Ke depan, Chery berkomitmen untuk terus memperkuat kehadirannya di Indonesia melalui pengembangan produk yang relevan, optimalisasi proses pengiriman kepada konsumen, dan perluasan jaringan dealer di seluruh wilayah. Kesuksesan TIGGO Cross CSH Hybrid menjadi pijakan penting bagi langkah Chery berikutnya dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan yang menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, sekaligus mengokohkan posisi Chery sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif nasional.

Performa Meningkat, Aprilia Siap Bersaing dengan Ducati di MotoGP 2026

0
Aprilia

Ajang MotoGP 2026 diprediksi akan semakin ketat, hal ini karena adanya sejumlah peningkatan performa dan kemenangan Aprilia di MotoGP 2025.

“Kehadiran Direktur Teknis Fabiano Sterlacchini sebagai faktor penting di balik performa impresif tim,” kata CEO Aprilia Massimo Rivola.

Mantan insinyur KTM itu bergabung akhir tahun lalu menggantikan Romano Albesiano yang pindah ke Honda. “Fabiano melakukan pekerjaan yang luar biasa. Ia sangat berkomitmen dan memanfaatkan kesempatan dengan baik,” kata Rivola lagi.

Para pembalap Aprilia meraih kemenangan di Grand Prix Australia dan Inggris musim 2025, yang disebut berkat peningkatan teknis signifikan di bawah arahan Sterlacchini. Namun, Rivola menegaskan bahwa keberhasilan Aprilia bukan hasil kerja dari Sterlacchini semata, melainkan merupakan kolaborasi seluruh tim di markas Noale dan di lintasan.

“Saya bukan penggemar konsep one-man show, jadi saya ingin memberi selamat kepada semua orang di Noale dan tim di trek yang mengikuti arah yang ditetapkan Fabiano. Banyak area yang meningkat, tetapi di level ini, peningkatan tidak pernah cukup,” katanya.

Di tengah musim yang sempat diwarnai cedera para pembalap dan sengketa kontrak dengan juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin, Aprilia berhasil bangkit sebagai kekuatan baru di paruh kedua musim. Selain dua kemenangan, Aprilia juga mengoleksi enam podium tambahan jika turut menghitung prestasi tim satelit Trackhouse. “Aprilia siap bersaing dengan Ducati, terutama menjelang musim 2026,” ucap Rivola.

“Saya pikir itu harus menjadi target kami, dan kami tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan karena menang satu atau dua balapan dalam semusim. Kami punya semua potensi, kami punya segalanya untuk bertarung demi kemenangan. Kami punya pembalap yang kompetitif,” katanya.

Musim depan, Aprilia akan kembali diperkuat Jorge Martin setelah absen panjang karena cedera di musim 2025. Rivola menilai pramusim yang utuh akan menjadi kunci kebangkitan sang juara dunia yang kesulitan dengan tunggangan barunya di 2025.

“Kami akan memiliki Jorge kembali. Kami butuh pramusim yang tepat. Jorge perlu belajar bersabar dan bekerja dari situ. Marco juga akan memulai dengan pengalaman satu musim penuh, itu akan sangat membantu,” tutur Rivola.

Selain tim utama, kekuatan Aprilia juga ditopang oleh tim satelit Trackhouse yang menampilkan performa solid sepanjang musim. Rivola menilai kehadiran Raul Fernandez dan masuknya Ai Ogura pada 2026 menjadi faktor penting dalam memperkuat struktur kompetitif Aprilia secara keseluruhan.

 

Chery T1TP Concept, ‘7-Seat Transformable Multi-SUV’ Pertama di Dunia

0
Chery T1TP Concept

Chery kembali mengguncangkan publik dalam ajang Chery Brand Night 2025 dengan memperkenalkan Chery T1TP Concept, sebuah kendaraan revolusioner “7-Seat Transformable Multi-SUV” yang lahir dari inisiatif ‘user co-creation’ di hadapan para pengguna, media, dan mitra dari berbagai negara.

Executive Deputy General Manager Chery International Marketing Center, Zheng Songzhi menegaskan bahwa SUV konsep ini merupakan bukti komitmen Chery terhadap inovasi kolaboratif yang menempatkan pengguna sebagai mitra aktif dalam pengembangan produk.

“Dengan desain disruptif bertema “one vehicle, multiple configurations”, Chery menghadirkan solusi mobilitas baru yang fleksibel dan fungsional bagi keluarga di seluruh dunia,” ucap Zheng Songzhi diketerangan resminya yang dilansir, Kamis (23/10/2025).

Mengangkat tema “Real Needs, Real Change”, Zheng Songzhi membuka presentasinya dengan pertanyaan sederhana namun bermakna: “Bagaimana kita dapat benar-benar menjawab beragam kebutuhan pengguna?”. Pertanyaan ini menjadi dasar dari riset pengguna yang dilakukan oleh tim produk Chery selama lebih dari satu tahun di berbagai negara seperti Indonesia, Meksiko, dan Thailand.

Hasil dari penelitian tersebut, Chery menemukan sembilan skenario penggunaan keluarga yang paling sering terjadi, mulai dari perjalanan harian, kegiatan luar ruang, hingga perjalanan jauh dan aktivitas keluarga di akhir pekan. Namun, Zheng menekankan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun kendaraan yang benar-benar mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut secara menyeluruh.

Dalam kesempatan yang sama, tiga perwakilan pengguna global dari Malaysia, Indonesia, dan Meksiko turut hadir dan berbagi cerita mengenai kendaraan impian mereka. Masing-masing memiliki keinginan yang berbeda, yaitu kenyamanan bagi keluarga, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan, serta ruang untuk mengekspresikan diri.

Di antara banyaknya jawaban yang beragam, terdapat kesamaan dalam satu hal: kebutuhan akan kendaraan yang dapat menyesuaikan diri dengan berbagai situasi kehidupan. Dari kisah nyata para pengguna inilah, Chery menemukan inspirasi untuk menghadirkan 7-Seat Transformable Multi-SUV, sebuah kendaraan yang benar-benar lahir dari kebutuhan nyata pengguna di seluruh dunia.

Masukan serta harapan tersebut lantas menjadi pondasi bagi Chery dalam mengembangkan 7-Seat Transformable Multi SUV. Seperti ditegaskan Zheng Songzhi dalam presentasinya, “justru wawasan pengguna inilah yang mendorong kami terus membuka batas inovasi.”

Kebutuhan pengguna bukan sekadar sumber inspirasi, melainkan penggerak utama pergeseran strategi Chery dari pendekatan yang berorientasi fungsi menjadi pendekatan yang berorientasi skenario.

Berlandaskan wawasan ini, setiap elemen Chery T1TP Concept dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata pada berbagai situasi penggunaan keluarga, sehingga kendaraan ini lahir dari kolaborasi langsung dengan pengguna dan bukan semata dari asumsi pabrikan.

Satu Kendaraan, Enam Konfigurasi: Menjawab Setiap Aspek Kehidupan

Menjawab kebutuhan akan kendaraan yang serbaguna, lapang, dan tangguh, Chery memperkenalkan konsep inovatif “6=1” yang memungkinkan satu kendaraan diubah secara fleksibel melalui pengaturan ulang kursi dan pelepasan pintu bagasi belakang, sehingga menjadi enam konfigurasi interior dan eksterior berbeda yang mampu mencakup 99 persen skenario mobilitas keluarga.

Visi di balik konsep ini adalah untuk menghadirkan “Mobile Home” yang menyimpan kehangatan keluarga, ruang untuk mewujudkan impian pribadi, dan kebebasan dalam berpetualang.

Melalui pertunjukan cahaya dan efek visual yang memukau, Chery pun menampilkan tiga dari enam konfigurasi kendaraan tersebut. Dalam mode “Large 7-Seat SUV”, Chery T1TP Concept menghadirkan kenyamanan sejati layaknya rumah berjalan berkat dimensinya yang lapang. Dengan panjang bodi 4,9 meter dan tinggi interior 1.284 mm, memungkinkan anak-anak berdiri tegak di dalamnya sekaligus memudahkan penumpang lanjut usia untuk masuk dan keluar dengan mudah tanpa harus membungkuk.

Saat dibutuhkan untuk aktivitas kerja atau hobi, Chery T1TP Concept dapat berubah menjadi sebuah double-cabin berkat struktur quick-release yang inovatif. Mode ini menyediakan ruang kargo 600 liter lengkap dengan titik pengikat dan pembatas yang dapat diatur untuk membawa berbagai perlengkapan, mulai dari papan selancar hingga peralatan konstruksi. Desain ini memberikan solusi praktis terhadap dilema klasik antara membawa penumpang atau barang, sekaligus menegaskan fleksibilitas sejati dari konsep 7-Seat Transformable Multi-SUV.

Bagi mereka yang gemar berpetualang, Chery T1TP Concept juga dapat diubah menjadi mode camper yang dilengkapi dengan tenda atap, layar hiburan belakang, dan sumber daya listrik eksternal yang memungkinkan pengguna menikmati kebebasan di alam terbuka tanpa batas. Zheng juga mengumumkan bahwa Chery akan terus menghadirkan mode transformasi tambahan serta paket aksesori resmi untuk memperluas fungsionalitas kendaraan ini di masa depan.

User Co-Creation: Mendefinisikan Potensi Tanpa Batas

Lebih dari sekadar peluncuran produk baru, Chery menjadikan momen ini sebagai awal dari model kolaborasi baru antara produsen dan pengguna. Sebelum 7-Seat Transformable Multi-SUV ini diproduksi secara massal, Chery akan mengundang pengguna dari seluruh dunia untuk ikut berpartisipasi dalam proses co-creation, mulai dari desain fitur, penyetelan performa, penentuan nama model, hingga personalisasi ekosistem kendaraan. Dengan demikian, pengguna memiliki kesempatan untuk benar-benar berperan dalam menentukan arah pengembangan produk.

Sejak bulan Februari 2024, tim produk Chery yang beranggotakan 20 orang telah melakukan riset mendalam selama lebih dari 300 hari di berbagai pasar internasional. Melalui penelitian ini, mereka berhasil mengumpulkan 1.350 sampel pengguna dan lebih dari 40.000 masukan dan saran, memastikan bahwa setiap aspek kendaraan ini benar-benar didasarkan pada kebutuhan nyata.

Inisiatif global co-creation yang diluncurkan dalam acara ini menandai langkah besar Chery untuk meninggalkan pendekatan pengembangan tertutup dan beralih menuju kolaborasi terbuka dengan para pengguna.

Zheng menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya mencerminkan inovasi teknologi Chery, tetapi juga semangat dan kekuatan komunitas pengguna global yang menjadi bagian dari perjalanan merek ini. Bersama para pengguna, Chery bergerak menuju masa depan mobilitas yang lebih imajinatif, personal, dan berorientasi pada kehidupan nyata.

Kendaraan hasil kolaborasi global ini dijadwalkan untuk mulai dipasarkan pada kuartal ketiga tahun 2026. Melalui produk inovatif yang lahir dari kolaborasi dengan pengguna di seluruh dunia, Chery menyampaikan pesan kuat bahwa masa depan mobilitas tidak lagi ditentukan oleh merek semata, melainkan diciptakan bersama oleh para pengguna yang menjadi bagian dari setiap langkah inovasinya.

Raul Fernandez Juara MotoGP Australia

0

Raul Fernandez, pembalap Trackhouse MotoGP Team menjadi pemenang MotoGP Australia yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Minggu (19/10/2025).

Pembalap bernomor 25 itu menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 39 menit 49, 571 detik. Kemenangan ini juga menjadi kemenangan pertama bagi Fernandez pada musim ini.

Berikut hasil MotoGP Australia 2025:
1. Raul Fernandez
2. Fabio Di Giannantonio
3. Marco Bezzecchi
4. Alex Marquez
5. Pedro Acosta
6. Luca Marini
7. Alex Rins
8. Brad Binder
9. Enea Bastianini
10. Pol Espargaro
11. Fabio Quartararo
12. Fermin Aldeguer
13. Miguel Oliveira
14. Ai Ogura
15. Franco Morbidelli
16. Luca Savadori
17. Somkiat Chantra
18. Michele Pirro

MGPA : Sirkuit Mandalika Siap Gelar MFoS 2025

0
Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan siap menyambut kejuaraan nasional balap mobil (ITCR) dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) pada 24-26 Oktober 2025 mendatang di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Transisi dari setup roda dua ke roda empat menjadi fokus utama tim teknis agar lintasan kembali memenuhi standar homologasi FIA Grade 3,” kata Manager Race Electronics, Track dan Motorsport Sirkuit Mandalika, Muhammad Awallutfi Andhika Putra di Lombok Tengah, Sabtu (18/10/2025).

Setelah MotoGP dan beberapa event track day roda dua, pihaknya akan mengembalikan sirkuit kembali ke setup roda empat. Proses tersebut mencakup pemasangan berbagai perangkat keselamatan sesuai standar FIA, di antaranya flexible cone, dome, brake marker FIA dan grid.

Perangkat-perangkat ini sebelumnya dilepas sementara selama penyelenggaraan MotoGP karena lintasan harus menyesuaikan dengan homologasi FIM. “Ketika sirkuit digunakan untuk MotoGP, semua elemen roda empat seperti dome dan flexible cone kita cabut agar tidak membahayakan pebalap motor,” katanya.

Katanya, setelah seluruh agenda roda dua rampung, tim kembali melakukan konfigurasi ke setup roda empat dengan standar keamanan FIA. Beberapa titik lintasan, terutama di area apex tikungan, dipasangi dome sebagai pembatas agar mobil tidak memotong jalur lintasan secara berlebihan.

Selain itu, flexible cone dan brake marker juga dipasang untuk membantu pengemudi mengenali batas lintasan secara akurat.

“Proses konversi dari setup lintasan Pertamina Mandalika International Circuit dari balap roda dua ke balap roda empat dilakukan secara cepat oleh tim MGPA,” katanya.

Setelah event terakhir roda dua selesai, tim langsung bergerak melakukan pemasangan dome, flexible cone, dan brake marker. Bila cuaca mendukung, kami juga segera melakukan pengecatan ulang grid mobil. “Prosesnya hanya memakan waktu beberapa jam, sehingga keesokan paginya sirkuit sudah siap digunakan untuk roda empat,” katanya.

Pembalap Indonesia Mario Aji, Start dari Posisi ke-16 Moto2 Grand Prix Australia 2025

0
Mario Aji

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia dari Indonesia, Mario Aji akan memulai start dari posisi ke-16 pada sesi kualifikasi Moto2 Grand Prix Australia 2025 di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (18/10/2025). Posisi itu didapat setelah dirinya mencatatkan waktu 1 menit 31,126 detik.

Meski belum mampu menembus 10 besar, penampilan pembalap asal Madiun itu dinilai cukup stabil setelah menunjukkan peningkatan dari sesi latihan sebelumnya.

Sementara itu, pole position diraih pembalap asal Brasil, Diogo Moreira dari Italtrans Racing Team dengan mencatat rekor lap baru dengan waktu 1 menit 29,817 detik, sekaligus merebut pole keenamnya musim ini.

Moreira unggul tipis 0,011 detik dari pembalap tuan rumah Senna Agius yang menempati posisi kedua, disusul Manuel Gonzalez di posisi ketiga.

Agius mencatat waktu terbaiknya pada lap terakhir dan hanya terpaut sehelai rambut dari Moreira. Duel keduanya menjadi tontonan menarik sepanjang sesi Q2 setelah keduanya saling bertukar posisi di puncak klasemen waktu.

Jake Dixon dari Elf Marc VDS Racing akan memulai balapan dari baris kedua setelah menempati posisi keempat, diikuti Daniel Holgado dan David Alonso dari tim Aspar di posisi kelima dan keenam. Aron Canet yang sempat terjatuh di awal sesi, berhasil bangkit dan mengamankan posisi kedelapan.

Dari kelas Moto3, tuan rumah Joel Kelso mencuri perhatian publik Australia dengan mencatat sejarah sebagai pembalap Australia pertama yang meraih pole position di kelas Moto3 di Phillip Island. Pembalap tim LevelUP–MTA itu menorehkan waktu 1 menit 34,056 detik, sekaligus memecahkan rekor lap sebelumnya.

Di belakangnya, juara dunia baru Moto3 2025 Jose Antonio Rueda (Red Bull KTM Ajo) menempati posisi kedua dengan selisih 0,091 detik, sedangkan Luca Lunetta melengkapi posisi tiga besar setelah memanfaatkan slipstream dengan sempurna. Taiyo Furusato dari Honda Team Asia menjadi pembalap Honda terbaik di posisi keempat.

Hasil Kualifikasi Moto2 Grand Prix Australia 2025

  1. Diogo Moreira (Italtrans Racing Team) – 1 menit 29.817 detik
  2. Senna Agius (Liqui Moly Husqvarna Intact GP) – +0.011
  3. Manuel Gonzalez (QJMotor Gresini Moto2) – +0.076
  4. Jake Dixon (Elf Marc VDS Racing Team) – +0.176
  5. Daniel Holgado (Aspar Team Moto2) – +0.178
  6. David Alonso (Aspar Team Moto2) – +0.290
  7. Ayumu Sasaki (Yamaha VR46 Master Camp Team) – +0.311
  8. Aron Canet (Fantic Racing) – +0.324
  9. Darryn Binder (Liqui Moly Husqvarna Intact GP) – +0.450
  10. Barry Baltus (RW-Idrofoglia Racing GP) – +0.510
  11. Albert Arenas (QJMotor Gresini Moto2) – +0.565
  12. Tony Arbolino (Elf Marc VDS Racing Team) – +0.565
  13. Adrian Huertas (Red Bull KTM Ajo) – +0.566
  14. Izan Guevara (CFMOTO Aspar Team) – +0.687
  15. Collin Veijer (Yamaha VR46 Master Camp Team) – +0.719
  16. Mario Aji (Idemitsu Honda Team Asia) – +1.309
  17. Daniel Muñoz (Fantic Racing) – +1.417
  18. Ivan Ortola (MT Helmets – MSI) – +3.886

Hasil Kualifikasi Moto3 Grand Prix Australia 2025

  1. Joel Kelso (LevelUP–MTA Team) – 1 menit 34.056 detik
  2. Jose Antonio Rueda (Red Bull KTM Ajo) – +0.091
  3. Luca Lunetta (SIC58 Squadra Corse) – +0.350
  4. Taiyo Furusato (Honda Team Asia) – +0.391
  5. Alvaro Carpe (CFMOTO Aspar Team) – +0.436
  6. Joel Esteban (CFMOTO Aspar Team) – +0.507
  7. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – +0.528
  8. Maximo Quiles (BOE Motorsports) – +0.647
  9. Guido Pini (SIC58 Squadra Corse) – +0.814
  10. Stefano Nepa (Angeluss MTA Team) – +0.824
  11. Marco Morelli (Liqui Moly Husqvarna Intact GP) – +0.850
  12. Jacob Roulstone (Red Bull GASGAS Tech3) – +0.923
  13. Angel Piqueras (Leopard Racing) – +0.944
  14. Nicola Carraro (Red Bull KTM Ajo) – +0.954
  15. Ryusei Yamanaka (MT Helmets – MSI) – +0.977
  16. Cormac Buchanan (Liqui Moly Husqvarna Intact GP) – +1.084
  17. David Almansa (BOE Motorsports) – +1.398