Sunday, August 2, 2026
Home Blog Page 3

Komitmen Jadikan Ajang Marathon Netral Karbon Pada 2030, Maybank Indonesia Gelar ‘Maybank Marathon’

0

Maybank Indonesia menargetkan penyelenggaraan ajang lari “Maybank Marathon” menjadi ajang marathon netral karbon (carbon neutral) pada 2030 melalui berbagai langkah pengurangan emisi dan pengelolaan dampak lingkungan.

Head Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska mengatakan, Maybank Marathon bukan sekedar ajang untuk pelari mencapai personal best, kami ingin menjadikan setiap langkah lebih bermakna dengan meninggalkan dampak positif bagi lingkungan dan Masyarakat.

“Langkah awal menuju target tersebut dilakukan melalui pengukuran jejak karbon penyelenggaraan Maybank Marathon pada 2025 dengan menggunakan carbon calculator untuk memperoleh data dasar (baseline) emisi yang dihasilkan selama pelaksanaan acara,” ujar Maria.

Menurutnya, bahwa keberlanjutan bukan hanya sebuah tujuan akhir, tetapi merupakan perjalanan panjang yang harus dilakukan bersama. Karena itu, kami memulai dengan menghitung baseline emisi agar langkah pengurangan karbon ke depan dapat dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab.

Penghitungan jejak karbon tersebut dilakukan bersama mitra climate tech Jejakin dengan mengacu pada kerangka penghitungan emisi event internasional.

Komponen yang dihitung mencakup perjalanan peserta menuju Bali, transportasi lokal, akomodasi, penggunaan energi selama acara, hingga pengelolaan limbah.

Berdasarkan hasil pengukuran awal, total emisi penyelenggaraan Maybank Marathon mencapai sekitar 4.336 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e). Angka tersebut menjadi baseline bagi penyelenggara dalam menyusun strategi pengurangan emisi secara bertahap hingga mencapai target carbon neutral pada 2030.

ESG Lead Jejakin Dwiputra Ahmad Ramdani menjelaskan bahwa sebagian besar emisi berasal dari aktivitas peserta, terutama sektor akomodasi dan transportasi.

“Dari hasil perhitungan, kontribusi terbesar berasal dari akomodasi peserta karena banyak pelari tinggal di Bali selama beberapa hari. Selain itu, perjalanan udara menuju Bali juga menjadi salah satu penyumbang emisi yang signifikan,” Dwiputra.

Untuk menekan emisi tersebut, Maybank Marathon menyiapkan sejumlah inisiatif, antara lain mendorong penggunaan kendaraan listrik, mengoptimalkan layanan shuttle bagi peserta, serta meningkatkan kolaborasi dengan sektor perhotelan yang menerapkan prinsip ramah lingkungan.

Selain pengurangan emisi, penyelenggara juga melakukan berbagai program lingkungan, termasuk penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya penyerapan karbon.

Komitmen sustainability Maybank Marathon juga mencakup aspek sosial melalui program edukasi keberlanjutan, Sustainability Pavilion, Run for Charity, serta pemberdayaan masyarakat lokal Bali. Ke depan, Maybank Indonesia berkomitmen untuk memperkuat berbagai inisiatif keberlanjutan berdasarkan roadmap yang telah ditetapkan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung tercapainya target Bali Net Zero Emission 2045, sekaligus memperkuat posisi Maybank Marathon sebagai ajang lari berkelas dunia yang mengedepankan keberlanjutan.

Puas Pada Performa, Veda Ega Tidak Fokus Kejar Rookie of The Year Moto3 2026

0
Vega Ega Pratama

Pembalap Indonesia asal Gunung Kidul, Jawa Tengah, Veda Ega Pratama tidak ingin fokus mengejar gelar Rookie of The Year Moto3 2026. Pembalap bernomor 9 ini menjadi perbincangan berkat penampilan impresifnya sepanjang pertengahan musim ini setelah mengejutkan publik di berbagai balapan.

“Ya enggak ada yang enggak mungkin. Tapi ya memang rookie tahun ini hampir semua kuat-kuat,” kata Veda dikutip dari ANTARA, Rabu (15/7/2027).

“Seperti Bryan yang kemarin menang dan Hakim yang sempat menang. Tapi saya enggak mau fokus buat mendapatkan gelar Rookie of The Year,” imbuhnya.

Veda kandidat kuat meraih gelar ini bersama Brian Uriarte dan Hakim Danish. Uriarte berada di posisi kelima dengan 72 poin menjadi pembalap terdepan untuk meraih Rookie of The Year.

Meski demikian, Veda yang berada di posisi keenam klasemen dengan 71 poin juga masih terbuka lebar peluangnya.

Veda mengaku gelar tersebut bukan tujuan utamanya, namun tujuan utamanya musim ini adalah tampil sekompetitif mungkin dan meraup pundi-pundi poin di setiap seri balapan.

“Awalnya enggak ada target untuk jadi Rookie of The Year, cuma ngoleksi poin doang. Tapi sekarang ada yang kompetitif banget. Enggak punya ekspektasi (sejauh ini) sih,” ujar Veda.

Veda berencana fokus latihan peningkatan fisik dan menjalani sesi tes di Sirkuit Mandalika sebagai bagian dari persiapan menuju Moto3 Indonesia pada Oktober.

Terkait performa, Veda Ega Pratama menyatakan cukup puas pada performanya selama pertengahan musim Moto3 2026. “Setengah musim yang bagus bagi saya, apalagi ini tahun pertama saya di Moto3. Dan di awal-awal seri targetnya cuma bisa mendapatkan poin,” ujar Veda.

Penampilan Veda mengejutkan dengan menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium grand prix stelah finis di urutan ketiga Moto3 Brasil. Veda juga tampil memukau di Moto3 Ceko dengan menunjukkan mentalnya saat memulai balapan di urutan ke-20 namun bisa finis di posisi kelima.

Terbaru di Moto3 Jerman, Veda yang start ke-13 mendapatkan poin krusial dengan finis di urutan kedelapan di Sachsenring, Minggu (12/07).

Veda mengatakan musim perdananya tidak selalu dilewati dengan mulus. “Banyak juga pelajaran yang saya dapat karena ini tim baru dan kejuaraan ini juga baru buat saya. Jadi banyak pelajaran yang saya dapat,” katanya.

Dirinya berencana fokus latihan peningkatan fisik dan menjalani sesi tes di Sirkuit Mandalika sebagai bagian dari persiapan menuju Moto3 Indonesia pada Oktober. (Ant)

Hyundai dan Kia Sarankan Pemilik Mobil EV DiParkir di Luar Ruangan, Kenapa?

0
Kendaraan listrik Hyundai

Perusahaan kendaraan Hyundai dan Kia menyarankan para pemilik model mobil elektrik (Electric Vehicle/EV) agar memarkir kendaraan di luar ruangan sampai masalah diperbaiki.

“Kedua perusahaan asal Korea Selatan itu menyampaikan bahwa elektroda yang tidak sejajar pada baterai dapat menyebabkan korsleting internal dan memicu kebakaran pada mobil yang terdampak penarikan kembali,” tulis siaran CarsCoops yang dikutip, Senin (13/7).

Tulisnya lagi, Hyundai dan Kia menginstruksikan para pemilik kendaraan yang terdampak penarikan kembali untuk membatasi pengisian daya hingga 80 persen dan memarkir kendaraan mereka di luar ruangan dan jauh dari bangunan sebagai tindakan pencegahan.

Hyundai menyampaikan bahwa enam model Ioniq 5 tahun model 2023 dan 2024 mungkin memiliki sel baterai tegangan tinggi dengan elektroda yang miring. Perusahaan memperingatkan bahwa cacat tersebut pada akhirnya dapat memicu kebakaran, baik saat mobil diparkir maupun sedang bergerak.

Sementara masalah serupa disampaikan dalam pemberitahuan penarikan kembali sejumlah mobil listrik Kia.

Dokumen yang diajukan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) menyebutkan bahwa pemasok SK On Co, menyebut penyimpangan kualitas sebagai penyebab masalah yang dapat memicu kebakaran.

Pabrikan mobil menyampaikan bahwa masalah tersebut memengaruhi tujuh EV6 model tahun 2022-2024 dan satu SUV EV9 model tahun 2024.

Hyundai belum memerinci prosedur perbaikan kendaraan-kendaraan yang terdampak penarikan kembali, sementara Kia telah menyampaikan bahwa perusahaan akan mengganti seluruh paket baterai yang berpeluang menimbulkan masalah.

Sampai perbaikan dilakukan, produsen mobil meminta para pemilik kendaraan yang terdampak untuk membatasi pengisian daya hingga 80 persen dan memarkir kendaraan mereka di luar ruangan.

Meskipun tidak secara eksplisit disebutkan dalam pemberitahuan penarikan kembali, kendaraan yang terdampak ada baiknya diparkir jauh dari kendaraan lain bahkan saat berada di luar ruangan dan jauh dari bangunan demi keamanan.

Tour de France 2026: Van der Pool Juarai Etape Kesembilan

0
Tour de France 2026

Pembalap Alpecin-Premier Tech Mathieu van der Poel menjuarai etape kesembilan Tour de France 2026 di Ussel, Minggu (12/7). van der Poel menjadi yang tercepat seusai menempuh rute sejauh 154,6 kilometer dari Malemort.

Kemenangan itu menjadi kemenangan etape ketiga pembalap berusia 31 tahun itu di Tour de France sekaligus memperpanjang catatan Alpecin-Premier Tech yang selalu meraih kemenangan etape pada setiap edisi balapan sejak menjalani debut pada 2021.

“Beberapa hari pertama Tour tidak berjalan baik untuk tim kami. Namun kami tetap tenang seperti biasa. Kami memiliki tim yang sangat solid dan terus yakin keadaan akan berbalik. Sangat menyenangkan memasuki hari istirahat pertama dengan sebuah kemenangan,” kata Van der Poel, dikutip dari laman resmi Tour de France, Senin (13/7).

Etape terakhir sebelum hari istirahat pertama itu berlangsung di wilayah Corrèze dengan lintasan berbukit yang telah disesuaikan dengan kondisi cuaca. Para pembalap menghadapi empat tanjakan berkategori dengan total elevasi sekitar 3.000 meter.

Balapan berlangsung agresif sejak awal. Lidl-Trek mampu mengendalikan berbagai upaya pembentukan breakaway hingga sprint antara di Beynat, yang dipimpin Mads Pedersen di depan Biniam Girmay.

Kelompok breakaway akhirnya terbentuk setelah Van der Poel melancarkan serangan pada kilometer ke-57. Sebanyak 16 pembalap berada di grup terdepan, termasuk Tobias Johannessen, Tom Pidcock, dan Clément Braz Afonso.

Menjelang tanjakan Suc au May, Johannessen dan Quinn Simmons menyerang lebih dahulu sebelum diikuti Pidcock dan Van der Poel.

Delapan pembalap kemudian memimpin balapan, sementara di belakang ada UAE Emirates-XRG dan Netcompany Ineos yang meningkatkan kecepatan peloton sehingga selisih waktu dengan kelompok terdepan tidak pernah melebihi satu menit 25 detik.

Van der Poel kembali melancarkan aksinya di tanjakan terakhir, Mont Bessou, dan hanya Johannessen, Pidcock, serta Alex Baudin yang mampu mengikutinya. Keempat pembalap tersebut bekerja sama hingga memasuki kilometer terakhir.

Pembalap Belanda itu kemudian menunjukkan kecepatannya pada sprint penentuan untuk mengalahkan Johannessen dan Pidcock di garis finis. Filippo Ganna menjadi pembalap tercepat dari kelompok peloton dengan finis enam detik di belakang Van der Poel.

Van der Poel mengaku kondisinya mulai membaik setelah mengalami kesulitan memulihkan kebugaran pada etape-etape awal. “Saya merasa jauh lebih baik dibanding beberapa hari pertama. Hari ini akhirnya saya memiliki tenaga untuk benar-benar menyerang,” ujarnya.

“Kami menghabiskan banyak energi demi menjaga breakaway tetap bertahan karena peloton terus memberikan tekanan, apalagi kami menghadapi angin dari depan sepanjang hari. Kami benar-benar berjuang dan saya senang bisa menyelesaikannya dengan kemenangan.”

Tour de France 2026 akan dilanjutkan setelah hari istirahat pada Senin dengan etape pegunungan di kawasan Massif Central yang diperkirakan menjadi panggung bagi para spesialis tanjakan dan pembalap bertipe puncheur.

Baca juga: Tour de France 2026: Tim Merlier Tercepat di Etape Kedelapan

Team WRT 32 Kena Pinalti 10 Detik, Rebut Posisi ke-12

0
Mobil BMW M4 GT3 Evo dari timWRT 32

Team WRT 32 yang berisi trio Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung harus menjalani penalti 10 detik pada balapan 6 Hours of Sao Paulo setelah sempat menembus posisi kelima kelas LMGT3 di Sirkuit Interlagos, Brasil, Minggu (12/7) waktu setempat. Imbas penalti ini membuyarkan peluang Team WRT 32 untuk meraih hasil maksimal.

Team WRT 32 akhirnya harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-12, meski mobil BMW M4 GT3 Evo mereka menunjukkan potensi untuk bersaing di jajaran depan.

“Kayaknya hari ini sekali lagi seperti menunjukkan problem kami belum berakhir. Ketika tingkat keausan ban tinggi, kami jadi sulit bersaing. Selamat untuk mobil 69, sebuah hasil yang pantas,” ujar Sean.

Memulai balapan dari posisi kesembilan, Darren mampu menjaga posisi tersebut sepanjang stint awal sebelum menyerahkan kemudi kepada Sean. Sean kemudian secara perlahan membawa WRT 32 memperbaiki posisi. Pembalap Indonesia tersebut berhasil menyalip sejumlah pesaing hingga membawa timnya naik ke posisi kelima.

Posisi itu membuka peluang bagi Farfus, yang tampil di hadapan publik Brasil, untuk mengejar podium pada bagian akhir balapan. Namun, sebelum Farfus menjalani stint terakhir, WRT 32 harus menjalani penalti 10 detik saat pit stop pergantian pembalap akibat insiden yang terjadi sebelumnya.

Penalti tersebut membuat WRT 32 terlempar dari posisi 10 besar. Farfus berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi akhirnya hanya mampu membawa mobil bernomor 32 itu finis di posisi ke-12. Sementara, WRT 69 mampu mengakhiri balapan di posisi kedua kelas LMGT3.

BMW M Team WRT nomor 15 memenangi kelas Hypercar, sedangkan Racing Team Turkey by TF nomor 34 keluar sebagai pemenang kelas LMGT3.

Seri FIA World Endurance Championship berikutnya akan berlangsung di Circuit of The Americas, Amerika Serikat pada 6 September 2026.

Baca juga: Balapan 6 Hours of Sao Paulo, Sean Gelael Fokus Antisipasi Hujan

Juara Grand Prix Jerman, Marc Marquez Naik ke Peringkat 3 Klasemen Sementara MotoGP 2026

0
Marc Marquez

Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez memenangi Grand Prix Jerman, Minggu (12/7). Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-102 Marquez sepanjang kariernya di semua kelas kejuaraan dunia.

Marquez mengawali balapan dari posisi pertama, disusul Alex Marquez, serta duet SuperFile Trackhouse MotoGP Ai Ogura dan Raul Fernandez.

Pada balapan itu, Alex kehilangan kendali bagian depan motornya di tikungan 13 pada putaran ke-10 ketika mengejar Marquez. Terjatuhnya Alex membuat Marquez memiliki keunggulan sekitar 1,4 detik atas Fernandez. Pembalap bernomor 93 itu kemudian meningkatkan jarak menjadi sekitar dua detik ketika balapan memasuki 10 putaran terakhir.

Sebelumnya, Fabio Di Giannantonio juga terjatuh di Tikungan 10 ketika berusaha menempel Ogura. Kegagalan finis tersebut membuat pembalap Pertamina Enduro VR46 kehilangan kesempatan meraih poin penting dalam persaingan klasemen.

Marquez mampu menjaga keunggulan tersebut hingga garis finis untuk meraih kemenangan keduanya pada akhir pekan di Sachsenring. Kemenangan pada balapan utama itu merupakan kemenangan kesepuluhnya di sirkuit Jerman tersebut.

Peringkat Pembalap

Atas kemenangan Grand Prix Jerman, Marc Marquez naik ke peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2026. Marquez kini mengoleksi 190 poin dan hanya tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin yang mengumpulkan 208 poin.

Sementara, Ai Ogura menempati posisi kedua dengan 194 poin setelah finis sebagai runner-up di Sachsenring, sedangkan Marco Bezzecchi turun ke urutan keempat dengan 186 poin.

Marquez memperoleh tambahan maksimal 37 poin dari kemenangan pada sprint dan balapan utama GP Jerman. Hasil tersebut membuatnya melewati Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio dalam klasemen. Di Giannantonio kini berada di posisi kelima dengan 184 poin setelah gagal finis pada balapan utama akibat terjatuh di Tikungan 10.

Kemudian, Martin tetap mempertahankan puncak klasemen setelah finis kelima. Namun, keunggulannya kini hanya 14 poin atas Ogura dan 18 poin atas Marquez.

Raul Fernandez berada di peringkat keenam dengan 159 poin, diikuti Pedro Acosta dengan 148 poin dan Francesco Bagnaia dengan 143 poin.

Persaingan MotoGP selanjutnya berlanjut pada Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone setelah jeda musim panas.

Hasil MotoGP Grand Prix Jerman 2026:

  1. Marc Marquez — Ducati Lenovo Team
  2. Ai Ogura — SuperFile Trackhouse MotoGP Team
  3. Raul Fernandez — SuperFile Trackhouse MotoGP Team
  4. Pedro Acosta — Red Bull KTM Factory Racing
  5. Jorge Martin — Aprilia Racing
  6. Francesco Bagnaia — Ducati Lenovo Team
  7. Fabio Quartararo — Monster Energy Yamaha MotoGP
  8. Luca Marini — Honda HRC Castrol
  9. Enea Bastianini — Red Bull KTM Tech3
  10. Brad Binder — Red Bull KTM Factory Racing
  11. Diogo Moreira — Pro Honda LCR
  12. Jack Miller — Prima Pramac Yamaha MotoGP
  13. Franco Morbidelli — Pertamina Enduro VR46 Racing Team
  14. Alex Rins — Monster Energy Yamaha MotoGP
  15. Toprak Razgatlioglu — Prima Pramac Yamaha MotoGP

Tidak finis:

  1. Maverick Viñales — Red Bull KTM Tech3
  2. Cal Crutchlow — Castrol Honda LCR
  3. Alex Marquez — BK8 Gresini Racing MotoGP
  4. Joan Mir — Honda HRC Castrol
  5. Fabio Di Giannantonio — Pertamina Enduro VR46 Racing Team

Klasemen sementara MotoGP 2026 usai GP Jerman:

  1. Jorge Martin — 208 poin
  2. Ai Ogura — 194 poin
  3. Marc Marquez — 190 poin
  4. Marco Bezzecchi — 186 poin
  5. Fabio Di Giannantonio — 184 poin
  6. Raul Fernandez — 159 poin
  7. Pedro Acosta — 148 poin
  8. Francesco Bagnaia — 143 poin
  9. Alex Marquez — 87 poin
  10. Luca Marini — 79 poin
  11. Enea Bastianini — 76 poin
  12. Fermin Aldeguer — 76 poin
  13. Brad Binder — 64 poin
  14. Fabio Quartararo — 55 poin
  15. Diogo Moreira — 48 poin
  16. Franco Morbidelli — 46 poin
  17. Johann Zarco — 34 poin
  18. Joan Mir — 26 poin
  19. Alex Rins — 21 poin
  20. Jack Miller — 19 poin
  21. Toprak Razgatlioglu — 12 poin
  22. Maverick Viñales — 10 poin
  23. Iker Lecuona — 9 poin
  24. Augusto Fernandez — 4 poin
  25. Cal Crutchlow — 0 poin
  26. Jonas Folger — 0 poin
  27. Michele Pirro — 0 poin
  28. Lorenzo Savadori — 0 poin

Mulai dari Urutan Ke-13, Veda Ega Finis di Posisi Kedelapan Moto3 Grand Prix Jerman

0
Veda Ega Pratama

Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama finis di posisi kedelapan pada balapan Kejuaraan Dunia Moto3 Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7), setelah memulai perlombaan dari urutan ke-13.

Veda mampu memperbaiki lima posisi dan membawa pulang delapan poin. Hasil tersebut membuat Veda naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 90 poin.

Sementara itu, Brian Uriarte keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan pemimpin klasemen Maximo Quiles dalam persaingan ketat hingga garis finis.

Memulai balapan dari posisi terdepan, Uriarte sempat membangun keunggulan pada awal perlombaan. Namun, Quiles secara perlahan memangkas jarak dan menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mengikuti kecepatannya di kelompok terdepan.

Uriarte kemudian mempertahankan posisi pertama hingga finis dengan keunggulan hanya 0,063 detik atas Quiles. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua pembalap Red Bull KTM Ajo itu pada musim ini setelah sebelumnya berjaya pada Grand Prix Italia di Mugello.

Matteo Bertelle melengkapi podium setelah memenangi persaingan ketat melawan Marco Morelli dan Rico Salmela. Bertelle hanya unggul 0,007 detik atas Morelli yang finis keempat, sedangkan Salmela menempati posisi kelima.

Adrian Fernandez mengakhiri perlombaan di urutan keenam, disusul Jesus Rios dan Veda. Ryusei Yamanaka serta Eddie O’Shea melengkapi posisi 10 besar.

Balapan juga diwarnai sejumlah insiden. Adrian Cruces dan Joel Esteban terlibat kecelakaan di Tikungan 7 dan dibawa ke pusat medis dalam kondisi sadar, sedangkan Alvaro Carpe kehilangan peluang meraih podium setelah melebar di Tikungan 8.

Tambahan 20 poin dari posisi kedua membuat Quiles semakin kokoh di puncak klasemen dengan 231 poin. Uriarte naik ke posisi kedua dengan 127 poin atau tertinggal 104 poin dari Quiles.

Baca juga: Veda Ega Pratama Tercepat di Sesi Practice, Siap Hadapi Moto3 Grand Prix Jerman