Monday, August 3, 2026
Home Blog Page 34

Red Bull Rookies Cup 2025 : Veda Ega Pratama Finish Sebagai Runner-up

0
Veda Ega Pratama

Pembalap Indonesia asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda Ega Pratama mengakhiri musim Red Bull Rookies Cup 2025 sebagai runner-up, setelah hasil balapan kedua seri terakhir di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Italia, Minggu (14/9/2025).

Veda start dari posisi kedua (P2) namun, pembalap 15 tahun itu mengakhiri balapan kedua ini di posisi keempat setelah ia mendapatkan hukuman penalti tiga detik sehingga posisi finisnya turun ke peringkat lima.

Hasil ini membuat Veda mendapatkan 11 poin yang sudah cukup untuk mengunci posisi runner-up Rookies Cup setelah pesaingnya Hakim Danish dari Malaysia tanpa poin di balapan ini karena terjatuh.

Di klasemen akhir, Veda mengoleksi total mengoleksi 181 poin, terpaut 55 poin dari pemuncak klasemen Brian Uriarte, dan unggul atas Danish yang mengoleksi 171 poin di posisi ketiga.

Uriarte, yang finis posisi dua pada balapan kedua, telah memastikan gelar juara pada Sabtu (13/9) saat ia memenangi balapan, sementara Veda “did not finish” atau gagal finis.

Sementara itu, pada balapan kedua ini pembalap muda Indonesia lainnya Kiandra Ramadhipa menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.

Torehannya ini membuat pembalap 15 tahun itu, lebih muda satu tahun dari Veda, menyelesaikan kompetisi balapan Eropa pertamanya di posisi kedelapan dengan 108 poin.

Capaian Ramadhipa di posisi delapan, sama dengan yang dicapai oleh Veda pada musim pertamanya (2024), saat ia mengoleksi 112 poin.

Di musim ini, prestasi terbaik Veda di kompetisi yang banyak melahirkan pembalap hebat di MotoGP ini adalah memenangi balapan tiga kali, yakni dua kali di Sirkuit Mugello, Italia, dan satu kali di Sirkuit Sachsenring, Jerman (race 2).

Untuk Ramadhipa, debut penampilan paling indah adalah di balapan pertama di Sachsenring, ketika ia naik podium tempat kedua di bawah Uriarte.

Hankook Tire Perkenalkan Hasil Desain Inovatif di ‘Design Innovation Day 2025’

0
Hankook Tire menyelenggarakan acara ‘Design Innovation Day 2025’ di Technoplex, Pangyo, Seongnam, Provinsi Gyeonggi pada Kamis, 11 September 2025.

Perusahaan ban global terkemuka, Hankook Tire & Technology (Hankook Tire) menyelenggarakan acara “Design Innovation Day 2025” pada 11 September 2025 di Technoplex, Pangyo, Seongnam, Provinsi Gyeonggi.

Tulis keterangan resmi Hankook Tire yang diterima, Senin (15/9/2025), “Design Innovation Day” menjadi forum bagi Hankook Tire untuk menampilkan visi teknologi mobilitas dan capaian desain inovatifnya, sekaligus memperkenalkan solusi baru yang mengintegrasikan inovasi, desain, dan keberlanjutan.

“Acara ini juga memperkuat kolaborasi dengan mitra global guna mempercepat kepemimpinan perusahaan dalam mobilitas masa depan,” tulis keterangan.

Acara tahun ini mempertemukan seluruh karyawan Hankook dan berbagai partner utama, seperti LG Electronics, Harvestance, dan CALMANTECH. Pertemuan tersebut menyoroti pencapaian desain inovatif serta visi yang mencakup inovasi manufaktur berkelanjutan melalui teknologi cetak 3D, robotika, dan kendaraan otonom.

Dalam acara tersebut, Hankook Tire memperkenalkan dua hasil dua hasil dari Design Innovation Project. Yang pertama adalah ‘Sustainable Concept Tire’, ban yang dikembangkan dengan tema “Future Sustainability” ini menggunakan teknologi cetak 3D mutakhir. Dibuat dari material terbarukan dan daur ulang, ban ini merefleksikan visi ESG Hankook terhadap keberlanjutan. Desain organiknya yang khas terwujud melalui kolaborasi dengan Harvestance menggunakan perangkat lunak NTop.

Hankook Tire juga memperkenalkan sekaligus mendemonstrasikan platform mobilitas multi-arah ‘WheelBot 2’, sebuah versi terbaru dari model generasi pertama yang dikembangkan pada 2022 melalui kemitraan teknologi dengan startup robotika CALMANTECH. Platform ini dilengkapi sistem roda robotik dengan ban bola tri-aksial yang memungkinkan pergerakan lebih fleksibel.

Sebagai bagian dari demonstrasi, Hankook memperkenalkan ‘PathCruizer’, model konsep berkapasitas dua penumpang yang ditenagai oleh ‘WheelBot 2,’ menghadirkan solusi inovatif yang membuka peluang baru bagi layanan mobilitas di masa depan.

Acara ini juga menghadirkan presentasi dari In-baek Park, Team Leader dari LG Production Engineering Research Institute, dengan topik “Advancements and Importance of 3D Printing Technology.” Sesi tersebut memberikan wawasan berharga mengenai tren teknologi terbaru sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan di antara para peserta.

Hankook Tire juga mempercepat langkah untuk memperkuat kepemimpinan teknologi dengan aktif menjalankan inisiatif Open Innovation bersama perusahaan dan lembaga terkemuka, baik di dalam negeri maupun global. Melalui kolaborasi ini, perusahaan terus mengembangkan kemampuan teknologi serta mendorong inovasi di industri mobilitas.

Sejak 2012, Hankook Tire telah menjalankan ‘Design Innovation Project’ yang bekerja sama dengan universitas desain terkemuka dunia, seperti University of Cincinnati (Amerika Serikat), Royal College of Art (Inggris), dan Pforzheim University (Jerman). Selain itu, perusahaan juga konsisten mengembangkan inovasi mobilitas masa depan melalui kemitraan teknologi berkelanjutan dengan LG Electronics, Rainbow Robotics, CALMANTECH, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Berkat berbagai upaya tersebut, Hankook Tire secara konsisten meraih hasil gemilang di berbagai ajang penghargaan desain bergengsi dunia, seperti Red Dot, iF, dan IDEA Awards. Capaian ini semakin menegaskan posisi Hankook sebagai merek global premium sekaligus memperkuat pengakuan internasionalnya.

Ke depannya, Hankook Tire akan terus memperkuat daya saing globalnya dengan mendorong inovasi teknologi dan desain. Upaya ini didukung oleh infrastruktur R&D terdepan yang dimiliki Hankook Tire, sebagai salah satu yang tercanggih di industri ban.

Menang di GP San Marino, Marc Marquez Tiru Selebrasi Ikonik Messi

0
Marc Marquez menirukan selebrasi Lionel Messi.

Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez menjuarai Grand Prix San Marino dengan catatan waktu 41 menit 20,89 detik di Misano World Circuit Marco Simoncelli, San Marino.

Merayakan kemenangan, Marc melepas setelan balapnya dan kemudian mengangkatnya ke arah penonton dari atas podium, menirukan selebrasi ikonis bintang sepak bola Lionel Messi.

“Saya selalu bilang Messi adalah referensi; dia membiarkan sepak bolanya yang berbicara. Saya berbicara dengan mengendarai motor. Itu cara terbaik, dan saya merasa inilah saatnya untuk merayakan,” ujar Marquez dilansir Crash, Senin (15/9/2025).

Selebrasi ikonik Lionel Messi.

Memulai balapan di posisi keempat, Marquez mampu mencuri momentum untuk melewati adiknya Alex Marquez (Ducati) di posisi kedua, dan Fabio Quantararao (Ducati) di posisi ketiga.

Pembalap asal Spanyol itu terus membuntuti Marco Marco Bezzecchi (Aprilia) yang memimpin balapan sejak start di posisi pertama.

Setelah memimpin selama 11 lap, Bezzecchi kehilangan kendali saat melebar di sebuah tikungan yang langsung dimanfaatkan Marquez untuk mengambil alih posisi pertama.

Dengan kemenangan ini, Marc unggul 182 poin atas adiknya, Alex Marquez, yang finis ketiga. Dengan jarak tersebut, Marquez berpeluang memastikan gelar juara dunia jika berhasil meraih tiga poin lebih banyak dari sang adik di MotoGP Jepang akhir pekan depan.

“Ini sesuatu yang luar biasa. Rasanya masih belum nyata, tapi saya tidak ingin kehilangan konsentrasi. Saya hanya ingin menjaga level ini dan menyelesaikan musim dengan cara terbaik,” ucapnya.

Marquez menegaskan gelar dunia nanti tidak akan terasa lebih istimewa jika diraih di depan mantan timnya, Honda.

“Saya punya rasa hormat besar kepada Honda, jadi tidak masalah apakah saya merayakannya di Jepang atau di Indonesia,” katanya.

Namun, kemenangan di Italia menurut Marquez terasa lebih emosional. “Lebih spesial menang di sini karena saya merasakan tekanan dari Ducati. Akhir pekan ini saya merasakan tekanan dari Tardozzi dan semuanya,” ungkapnya.

Bagi Marquez, kemenangan Misano sekaligus menandai dominasi bersama Ducati musim ini, setelah juga berjaya di Mugello.

 

 

Federal Oil Raih Penghargaan dari Top Brand Award 2025 untuk Kategori 2-Wheel Engine Lubricants

0
Federal Oil

Federal Oil meraih penghargaan dari Top Brand Award 2025 untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants. Penghargaan ini diberikan usai pihak penyelenggara melakukan survei terhadap lebih dari 14.000 responden di 15 kota besar di Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas kepercayaan konsumen terhadap Federal Oil yang telah konsisten menjaga kualitas dan kenyamanan berkendara,” kata Marketing Communication Manager PT EMLI, Alvin Dwiyanto akhir pekan lalu di Jakarta.

Kata Alvin, penghargaan ini bukan hanya simbol kepercayaan konsumen, tetapi juga motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan pelumas berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pengendara motor harian di Indonesia.

“Terutama untuk pengguna motor matic, kami hadirkan rangkaian produk Federal Matic yang semakin diminati. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan memperkuat komunikasi dengan konsumen,” katanya.

Untuk semakin mendekatkan diri ke konsumen secara langsung, pihaknya juga menghadirkan beragam kegiatan yang menguntungkan untuk konsumen mulai dari paket hadiah liburan hingga hadiah langsung saat membeli produk.

Pihaknya juga memberikan hadiah pulsa sebesar Rp5.000 kepada konsumen yang membeli produk Federal Matic 30 10W-30 (0,8L dan 0,65L) atau Federal Matic 40 10W-40 (0,8L) di bengkel rekanan Federal Oil Center (FOC) bertanda khusus.

Program pemberian hadiah pulsa tersebut sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-37 Federal Oil pada 8 Agustus 2025, untuk semakin menjadikannya sebagai perayaan ganda yang penuh makna.

Program ini merupakan bagian dari kampanye “Pasti Makin Nyaman”, yang bertujuan memperkuat loyalitas konsumen dan memastikan mereka mendapatkan pelumas yang terjamin kualitas dan keasliannya.

Recall Hampir 2 Juta Kendaraan, Ford Indonesia Tidak Berdampak

0

Penarikan kembali atau recall hampir dua juta kendaraan secara global tidak berpengaruh pada produk Ford yang dipasarkan di Indonesia.

Demikian tulis Ford RMA Indonesia di keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Ford Motor Company dikabarkan melakukan recall terhadap 1,9 juta kendaraan yang memiliki masalah kamera belakang.

“Kami memahami adanya pemberitaan terkait penarikan kembali sejumlah kendaraan Ford di Amerika Serikat. Perlu kami tegaskan bahwa penarikan ini hanya berlaku di wilayah Amerika Serikat dan tidak berpengaruh pada kendaraan Ford yang dipasarkan di Indonesia,” ujar Country Manager Ford RMA Indonesia, Toto Suharto.

Ia menjelaskan bahwa penarikan kembali hanya berlaku di Amerika Serikat.

Model-model yang terdampak, seperti Lincoln MKC, Mustang, Expedition, Edge, hingga Ranger tahun 2019, tidak pernah menjadi bagian dari lini resmi Ford di Indonesia.

Ia juga memastikan, hingga saat ini tidak ada rencana resmi untuk memasarkan model-model tersebut di Indonesia.

Sebagai distributor resmi, RMA bersama Ford Motor Company tetap berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan standar keselamatan global, sekaligus memberikan layanan purna jual terbaik bagi konsumen Indonesia.

“Model yang terdampak penarikan tersebut tidak pernah menjadi bagian dari lini resmi Ford di Indonesia, dan hingga saat ini tidak ada rencana resmi untuk memasarkan model tersebut di sini,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat melaporkan bahwa kamera belakang pada sejumlah model Ford bisa menampilkan gambar terbalik, terdistorsi, atau kosong saat mobil dimundurkan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan.

Recall yang diumumkan pada Selasa (9/9) waktu setempat mencakup 1,45 juta kendaraan di AS, 122.000 di Kanada, dan 300.000 di pasar lain.

Hingga kini, Ford menerima lebih dari 44.000 klaim garansi global dan mencatat 18 kecelakaan terkait kerusakan kamera, meski belum ada laporan korban luka.

Veda Ega Pratama ‘Did not Finish’ Red Bull Rookies Cup 2025

0

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dipastikan gagal menjadi juara Red Bull Rookies Cup 2025 setelah dirinya gagal finis atau“did not finish” (DNF) pada balapan pertama di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Sabtu (13/9/2025).

Pada balapan seri terakhir kompetisi balapan Eropa ini, Veda terjatuh saat balapan hendak memasuki sisa empat lap.

Veda terlibat insiden dengan pembalap Kirgizstan, Yaroslav Karpushin di tikungan 14.

Insiden ini membuat Veda tak mendapatkan poin pada balapan pertama, sementara di sisi lain kompetitor terkuatnya Brian Uriarte memenangi balapan.

Uriarte mendapatkan tambahan 25 poin dari kemenangannya ini dan membuatnya menjadi juara Rookies Cup 2025 setelah torehan poinnya sudah tak dikejar oleh Veda. Uriarte mengoleksi 216 poin, sementara Veda 170 poin.

“Sangat senang. Luar biasa, kami bekerja sangat keras,” kata Uriarte.

Posisi Veda yang sebelumnya sebagai runner-up, juga tergeser atas hasil ini setelah diambil alih oleh pembalap Malaysia Hakim Danish yang ungguh satu poin darinya.

Danish finis posisi kesepuluh di balapan pertama Misano, namun itu sudah cukup untuk membuatnya merangsak naik di posisi kedua.

Di sisi lain, hasil impresif didapatkan oleh pembalap Indonesia lainnya, yaitu Kiandra Ramadhipa yang finis posisi kelima di balapan pertama. Hasil ini untuk sementara membuat Kiandra mengoleksi 92 poin di posisi kedelapan.

Balapan kedua di Misano akan dimainkan pada Minggu pukul 13.45 WIB. Balapan ini akan menjadi kesempatan Veda merebut kembali posisi runner-up, yang hilang karena diambil oleh Danish.

Kiandra juga masih berpeluang mengakhiri musim di posisi lebih tinggi, karena poin maksimal yang bisa didapatkannya (25 poin) di balapan kedua nanti dapat membuatnya mengakhiri musim di posisi keenam.

Melalui Pertamax Turbo Drag Fest, Pertamina Dukung Perkembangan Otomotif di Indonesia

0
Pertamax Turbo Drag Fest

PT Pertamina Patra Niaga melalui ajang Pertamax Turbo Drag Fest 2025 terus berkomitmen dan mendukung perkembangan motorsport dan olahraga otomotif di Indonesia.

“Ajang ini hadir sebagai bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung perkembangan motorsport dan olahraga otomotif di Indonesia yang terus diperluas di berbagai daerah,” ucap Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun di Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Kata Roberth, kompetisi balapan tersebut akan memasuki putaran III pada 13-14 September 2025 di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya, Jabar.

Putaran I digelar di Lanud Gading, Yogyakarta, pada Juli 2025 dan putaran II di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya pada Agustus 2025. Putaran III akan mempertandingkan 21 kelas drag bike dan drag race di lintasan 201 meter dan 402 meter.

“Pertamax Turbo Drag Fest kembali ke Tasikmalaya dengan antusiasme yang semakin besar. Ajang ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga wadah silaturahmi komunitas otomotif, ruang apresiasi bagi pembalap, sekaligus menyuguhkan hiburan positif untuk masyarakat, dan menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM lokal,” ujar Roberth.

Roberth menambahkan bahwa Pertamax Turbo kembali digunakan sebagai bahan bakar resmi seluruh peserta.

“Dengan RON 98 dan standar Euro 4, Pertamax Turbo terbukti memberikan performa optimal di lintasan balap sekaligus ramah lingkungan. Kami ingin menunjukkan bahwa bahan bakar unggulan ini mampu menjawab kebutuhan motorsport dan juga kendaraan modern sehari-hari,” tambah Roberth.

Selain kompetisi balap, ajang ini juga menghadirkan berbagai program sosial dan keberlanjutan antara lain tebus murah sembako dan tukar botol plastik jadi poin MyPertamina.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Pertamax Turbo Drag Fest 2025 juga melaksanakan penanaman 100 bibit pohon Trembesi di kawasan Lanud Wiriadinata pada Minggu (14/9/2025).

Pertamax Turbo Drag Fest 2025 juga menghadirkan beragam hiburan untuk pengunjung mulai dari pameran komunitas otomotif, bazar UMKM, food truck, hingga konser musik. “Seluruh hiburan ini dapat dinikmati gratis hanya dengan memiliki aplikasi MyPertamina,” tutup Roberth.