Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia finis di urutan kesembilan pada GP Hungaria.
Pembalap asal Italia ini cukup senang dengan proses perkembangannya dengan Desmosedici GP25.
Dalam balapan utama GP Hungaria yang berlangsung di Balaton Park, Minggu (24/8), Pecco harus puas finis di urutan kesembilan setelah mencatatkan waktu +14,854 detik atau tertinggal dari rekan setimnya Marc Marquez yang menjadi juara dengan catatan waktu 42 menit 37,681 detik.
Pecco mengungkapkan dirinya mendapatkan rasa kepercayaan diri selama balapan setelah berhasil terus mencatatkan waktu yang semakin tajam dari lap per lap.
“Ini adalah pertama kalinya musim ini saya merasa lebih baik: jelas hasilnya tidak sesuai dengan harapan kami, tetapi tujuan untuk mencari solusi telah mulai membuahkan hasil,” kata Pecco dikutip dari laman Ducati, Senin (25/8).
“Langkah maju yang dilakukan selama tiga hari ini sangat signifikan dan saya senang (atas perkembangan ini),” imbuhnya.
Pecco selama musim ini memang kerap mengeluhkan performa Desmosedici GP25, terutama masalah pengereman.
Namun dengan hasil yang dicapainya lewat sejumlah perbaikan Desmosedici GP25 di Balaton Park, membuat Pecco kian percaya diri untuk bisa terus berkembang dan bersaing hingga akhir musim.
Hasil balapan di Balaton Park membuat Pecco kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 227 poin.
Pecco masih tertinggal jauh dari pemuncak klasemen sementara yakni rekan setimnya Marc yang telah mengamankan total 455 poin.
PT Chery Sales Indonesia kembali melanjutkan rangkaian peluncuran regional Chery TIGGO Cross CSH Hybrid & Sport 1.5T ke berbagai kota besar di Indonesia. Setelah sukses menyapa masyarakat Bandung dan Semarang, kini giliran Batam, kota metropolitan di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi tujuan berikutnya. Kehadiran SUV crossover terbaru dari lini TIGGO Series ini lantas menandai ekspansi strategis Chery untuk memperluas jangkauan pasar, sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas konsumen di wilayah Kepulauan Riau yang dinamis.
SUV Crossover terbaru ini ditawarkan dengan harga kompetitif Rp 299.000.000 OTR Batam untuk varian TIGGO Cross CSH Hybrid Premium & Rp 279.000.000 OTR Batam untuk varian TIGGO Cross Sport 1.5 T.
Dipilihnya Kota Batam sebagai destinasi dalam rangkaian regional launching Chery TIGGO Cross CSH Hybrid & Sport 1.5T bukanlah tanpa alasan. Sebagai salah satu pusat industri dan investasi terbesar di Indonesia dengan pelabuhan internasional sebagai urat nadi perekonomiannya, Batam memiliki karakteristik pasar yang dinamis sekaligus potensi pertumbuhan otomotif yang menjanjikan.
“Batam memiliki karakteristik yang sangat strategis, baik dari sisi geografis maupun potensi pertumbuhan pasar otomotifnya. Karena itu, kami meyakini bahwa Chery TIGGO Cross CSH Hybrid & Sport 1.5T akan menjadi solusi mobilitas ideal bagi masyarakat Batam yang menginginkan kendaraan berteknologi tinggi, efisien, dan nyaman. Dengan desain modern dan teknologi Chery Super Hybrid yang membedakan dirinya di segmen SUV Crossover, model ini juga sangat sesuai bagi konsumen yang mencari mobil stylish namun dengan efisiensi bahan bakar terbaik,” ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand and Marketing Department PT Chery Sales Indonesia disiaran persnya, Minggu (24/8).
Chery TIGGO Cross CSH Hybrid hadir sebagai penguatan portofolio teknologi Chery Super Hybrid (CSH) di segmen New Energy Vehicle (NEV), sekaligus memperluas pilihan di lini TIGGO Cross Series. Dinobatkan sebagai “Favorite Hybrid Vehicle” pada ajang GIIAS 2025 lalu, SUV Crossover berteknologi Strong Hybrid ini menawarkan kombinasi keunggulan yang lengkap bagi konsumen yang menginginkan mobilitas efisien tanpa kompromi pada performa.
Chery TIGGO Cross CSH Hybrid disematkan mesin hybrid generasi terbaru ACTECO G4G15B berkapasitas 1.498 cc 4-silinder (97 PS/120 Nm), berpadu dengan motor listrik yang berperan sebagai penggerak utama dan mampu memberikan output hingga 204 PS dan torsi 310 Nm. Arsitektur mesin dirancang untuk memaksimalkan efisiensi termal mencapai 39,5% tanpa mengorbankan performa, sehingga konsumen mendapatkan kombinasi optimal antara konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, akselerasi responsif, dan pengalaman berkendara yang lebih halus serta ramah lingkungan.
SUV crossover hybrid ini juga dilengkapi motor listrik sekunder yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 1,8 kWh. Seluruh sistem pada dapur pacu ini dikawinkan dengan transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission) yang menjanjikan perpindahan gigi halus dan responsif. Hasilnya, Chery TIGGO Cross CSH Hybrid mampu mencatatkan konsumsi BBM impresif hingga 20 km/liter untuk kombinasi berdasarkan metode WLTC dan 30,3 km/liter untuk highway road (toll) berdasarkan pengetesan tim internal Chery.
Tidak hanya efisien, SUV Crossover ini juga tergolong lincah karena mampu berakselerasi dari 0−100 Km/jam dalam 8 detik. Lebih dari itu, Chery TIGGO Cross CSH Hybrid pun sanggup menempuh 1.000 km lebih hanya dengan satu kali pengisian penuh bahan bakar, menegaskan bahwa teknologi CSH menghadirkan perpaduan optimal antara konsumsi hemat, performa responsif, dan kemampuan jelajah jarak jauh.
Aspek keselamatan juga tidak luput dari perhatian Chery yang diwujudkan melalui konsep “Cross Level Safety”. Perlindungan komprehensif ini hadir berkat 17 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang berpadu dengan 7-airbags (varian Premium) dan 6-airbags (varian Comfort). Fitur krusial seperti Lane Keeping Assist (LKA) serta Traffic Jam Alert (TJA), memastikan pengendara dan penumpang selalu merasa aman saat berkendara di jalanan. Pengalaman berkendara disempurnakan dengan teknologi Intelligent Online Vehicle (IOV) Carlink-O untuk pemantauan via smartphone, dan head unit dual-screen berukuran 10,25 inci yang intuitif. Didukung kabin senyap dan sertifikasi keselamatan bintang lima dari ANCAP (Australian New Car Assessment Program), Chery TIGGO Cross CSH Hybrid adalah pilihan ideal bagi konsumen yang menginginkan mobilitas ramah lingkungan tanpa kompromi terhadap performa, kenyamanan, dan keamanan berkendara.
Chery TIGGO Cross Sport 1.5T dirancang dengan semangat “fun to drive”, varian bermesin turbo ini mengusung desain eksterior sporty yang memancarkan karakter aktif dan modern. Di balik tampilannya yang agresif, tersemat mesin berkapasitas 1.498 cc turbocharged yang berpadu dengan transmisi 6-speed Dual Clutch Transmission (6DCT) yang sanggup menghasilkan tenaga maksimal 147 PS dan torsi puncak 210 Nm. Kombinasi ini memungkinkan akselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu hanya 9.9 detik, membuktikan kemampuannya dalam menghadirkan performa responsif di berbagai kondisi jalan.
Aspek kenyamanan dan teknologi tetap menjadi prioritas dengan adanya 7 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), kamera 360° HD Panoramic, dan smart voice assistant. Fitur-fitur keselamatan lainnya seperti Tire Pressure Monitoring System (TPMS) dan penggunaan rem cakram belakang (Rear Disc Brake), turut disematkan guna memastikan keamanan dan kestabilan selama perjalanan. Dengan paket lengkap yang menggabungkan performa tinggi, fitur inovatif, dan bahasa desain “Tiger Philosophy” yang menawan, Chery TIGGO Cross Sport 1.5T siap menjadi pilihan baru bagi yang ingin tampil lebih berani dan berkelas di jalanan.
Seorang pemuda petualang bernama Rowby kembali menorehkan kisah perjalanan istimewa. Baginya, menjelajahi negeri dengan roda dua bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk menemukan cerita, budaya, dan jiwa dari setiap tempat yang ia singgahi. Ia memilih pulau Sumba — tanah eksotis di Timur Indonesia — karena setiap jengkal tanahnya menyimpan keindahan dan hikayat ketulusan yang diwariskan lintas generasi.
Dengan menggunakan Ducati DesertX, Rowby menaklukkan perjalanan penuh tantangan ini. Ia selalu percaya bahwa pelosok dan sudut-sudut Indonesia tetap menyimpan pesona terbaik. Bukan hanya pemandangan menakjubkan yang memanjakan mata, tetapi juga ketulusan, keramahan, serta semangat gotong royong masyarakatnya yang telah mendarah daging — menjadi budaya yang turun temurun.
Kisah ini bukan hanya tentang menaklukkan jalan, tetapi juga merangkai hikayat baru. Sebuah cerita dari Negeri Timur, di mana alam, manusia, dan budaya berpadu indah, menjadikan setiap tapak roda Rowby lebih dari sekadar perjalanan — tetapi menorehkan sebuah pengalaman hidup yang mendalam.
Perjalanan dimulai dengan kunjungan ke Desa Maliti Bondo Ate, sebuah desa yang masih setia menjaga warisan leluhur. Saat melintasi hamparan bukit Tanarara, Rowby bertemu Yoris Umbu, pemuda setempat yang setia pada tradisi leluhur dengan menunggangi kuda Sandel, kebanggaan Tanah Marapu. Mereka adalah dua jiwa petualang dari dua dunia berbeda yang berpadu: satu digerakkan oleh modern horsepower (110 HP), satunya lagi oleh kekuatan alami seekor kuda pacu legendaris. Di jalan yang sama, denyut teknologi bertemu dengan detak warisan budaya, menjadikan kisah mereka sebuah harmoni antara masa kini dan masa lalu.
Perjalanan ini juga membawanya ke Laguna Waikuri, surga tersembunyi dengan kejernihan air bak kristal yang menegaskan keindahan alam Indonesia yang masih alami.
Dalam perjalanannya, Rowby juga sempat melewati dan menyaksikan keindahan Desa Rotenggaro, sebuah lukisan hidup dari masa lalu yang masih bernapas. Dinobatkan sebagai situs megalitik, desa dengan rumah adat beratap tinggi yang berdiri megah berjajar menghadap Samudra Hindia. Di desa ini, tersimpan kisah lama tentang dua suku — Roteng dan Garo — yang setiap tahun mengadakan pertemuan untuk membicarakan perdamaian.
Tradisi luhur ini, yang telah berlangsung selama ratusan tahun, masih terus dijaga hingga kini. Bagi Rowby, pengalaman singgah di Rotenggaro bukan hanya sekadar mampir, tetapi menjadi momen refleksi tentang bagaimana kebudayaan dan sejarah lokal tetap hidup dan relevan di tengah arus modernitas.
Rowby pun menyoroti performa luar biasa Ducati DesertX selama ekspedisi ini. “DesertX adalah teman terbaik untuk berpetualang — bertenaga namun tidak berlebihan, ringan, mudah dikendalikan, dan tidak terasa panas meskipun digunakan lama. Motor ini benar-benar membuat perjalanan semakin nyaman dan menyenangkan,” ujarnya.
Dengan kombinasi teknologi canggih dan kemampuan serba guna, Ducati DesertX terbukti menjadi motor ideal untuk menjelajahi beragam medan di Indonesia. “Indonesia adalah destinasi terbaik untuk adventure riding. Tidak heran jika para motorider dunia bermimpi bisa berkendara di sini. Perjalanan saya akan terus berlanjut. Nantikan pengalaman berikutnya bersama Ducati Indonesia,” ucap Rowby.
Tim para-balap sepeda Indonesia meraih medali lima emas, dua perak, dan dua perunggu pada ajang Korea Para-cycling Track Cup 2025 di Yangyang, Korea Selatan, 19-20 Agustus.
“Pencapaian try out di Korea sudah sesuai target karena event ini adalah momen kami mengumpulkan poin untuk kualifikasi Asian Para Games Nagoya (2026) dan Paralimpiade Los Angeles (2028). Pengumpulan poinnya akan selesai pada Desember tahun ini,” kata Pelatih para-balap sepeda Indonesia Rizan Setyo Nugroho disiaran persnya di Jakarta, Kamis (21/8).
Sepanjang berlangsungnya perlombaan, dua atlet andalan, Tifan Abid Alana dan Muhammad Fadli Imammuddin, masing-masing mempersembahkan dua medali emas. Tifan merebut emas di nomor time trial 1000 meter men C2 dan individual pursuit (IP) men C2, sementara Fadli menjadi juara pada nomor time trial 1000 meter men C4 dan IP men C4.
Tambahan emas lainnya disumbangkan Sufyan Saori pada nomor time trial 1000 meter men C5, ditambah satu perak dari IP men C5. Atlet debutan Anwar Annaja menambah perolehan dengan medali perak di nomor time trial 1000 meter men C5 dan perunggu pada IP men C5. Sementara Nurfendi bersama tandem barunya, Mufti Fadilah Salma, meraih perunggu di nomor IP men B.
Selain medali, para atlet juga mencatatkan peningkatan catatan waktu. Tifan Abid dan Nurfendi masing-masing finis tiga detik lebih cepat dibandingkan tahun lalu, sementara Anwar Annaja mencatatkan peningkatan 19 detik.
Sufyan Saori juga memecahkan rekor pribadi di velodrome outdoor dari 5 menit 11 detik menjadi 5 menit 4 detik. “Ajang ini juga dimanfaatkan untuk memetakan kekuatan lawan menjelang ASEAN Para Games 2025 dan Asian Para Games 2026. Thailand dinilai menjadi pesaing utama di kawasan Asia Tenggara, sementara Korea Selatan menjadi rival kuat di level Asia,” ujar Rizan.
Setelah dari Korea, tim para-balap sepeda Indonesia akan mengikuti dua agenda try out berikutnya, yaitu World Champ Track di Brasil pada Oktober 2025 dan Para-cycling Cup Road & Track di Thailand pada Desember 2025.
Putaran ke-14 kejuaraan Dunia MotoGP 2025 akan berlangsung di Balaton Park Circuit, Hungaria pada akhir pekan ini. Balap motor kali ini diprediksi menghadirkan persaingan sengit di kelas MotoGP, Moto2, Moto3, hingga kategori motor listrik MotoE.
“Rangkaian acara MotoGP dimulai Kamis (21/8) malam dengan program GearUP pukul 21.30 WIB, menampilkan kabar terkini dan wawancara dari paddock,” tulis laman resmi MotoGP, Rabu (20/8).
Di hari yang sama, Konferensi Pers menghadirkan tiga pembalap, yaitu Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP), dan Joan Mir (Honda HRC Castrol), yang akan menjawab pertanyaan media pukul 21.00 WIB. Acara ini dapat disaksikan secara langsung melalui situs resmi motogp.com.
Liputan mendalam sepanjang akhir pekan juga disiapkan bagi penggemar MotoGP. Talk Show MotoGP digelar Minggu (24/8) pukul 15.10 WIB, disusul program After the Flag yang menyajikan analisis GP Hungaria sebelum Konferensi Pers pasca-balapan pukul 20.45 WIB.
Aksi balap dimulai Jumat (22/8) dengan sesi latihan bebas (Free Practice) MotoGP pukul 15.45-16.30 WIB dan sesi latihan tambahan pukul 20.00-21.00 WIB.
Pada Sabtu (23/8), pembalap kembali turun lintasan untuk FP2, sesi kualifikasi, dan MotoGP Sprint Race sejauh 13 lap pukul 20.00 WIB. Puncak acara, MotoGP Grand Prix, digelar Minggu (24/8) pukul 19.00 WIB dengan jarak 28 lap.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki uang untuk membayar hosting fee MotoGP. “Mau gotong royong sama siapa, daerah nggak ada duitnya, nggak ada untuk bayar hosting fee,” ujar Pj Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal di Mataram, Rabu (20/8).
Kata Faozal, Pemprov hanya mampu membantu untuk promosi dan mempersiapkan kegiatan MotoGP. Sementara, untuk biaya yang harus dibayarkan, kepada pihak pemilik hak komersial acara, yakni Dorna Sport, daerah tidak memiliki anggaran. “Kalau untuk promosi dan persiapan kegiatan, kita usahakan anggarannya,” tegasnya.
Menurut Faozal, pemerintah daerah tidak ada urusan dengan hosting fee, karena semua itu menjadi urusan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). “Itu (MGPA) yang urus, kita nggak ada urus hosting fee. Kita hanya urus promosi dan persiapan kegiatan. Sudah itu saja,” ujar Faozal.
“Jadi kita hanya mendukung saat kegiatan, misalkan hiburan, ada dukungan pada saat pembukaan, transportasi (shuttle bus). Itu yang kita dukung,” sambungnya.
Oleh karena itu, Faozal kembali menegaskan Pemprov NTB tidak memiliki anggaran untuk hosting fee tersebut, sehingga tidak bisa dipaksakan. “Memang daerah kita kaya untuk bayar itu (hosting fee), belum. Nanti kalau sudah kaya baru. Tetapi kita komitmen mendukung, tapi bukan pada komitmen membayar hosting fee,” tandas Faozal.
Lebih lanjut, disinggung dukungan Pemprov NTB untuk masyarakat, pelajar, atau pun ASN memberikan tiket gratis seperti pada pelaksanaan MotoGP sebelumnya. Faozal menyatakan juga tidak ada. Namun, untuk diskon tiket bisa jadi. “Kalau ASN mau beli tiket silahkan, tidak pernah ada yang gratis. Kita bayar semua itu. Tapi kalau korting atau diskon pasti iya,” katanya. (Ant)
Hot Wheels, brand die-cast legendaris milik Mattel, secara resmi meluncurkan Hot Wheels Convention Car 2025, yakni Porsche 911 Carrera RS 3.8, pada ajang Pre-Event Hot Wheels Indonesia Collectors Convention 2025 yang berkolaborasi dengan Indonesia Modification and Lifestyle Expo di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat.
Peluncuran Hot Wheels Convention Car 2025 dengan skala 1:64 ini menjadi semakin istimewa, karena versi skala 1:1 dari mobil tersebut turut dipamerkan untuk publik. Die-cast edisi spesial tersebut merupakan bagian dari lini Asia Pacific 2025 Hot Wheels Convention Car yang tersedia secara terbatas di ajang kolektor resmi di beberapa negara secara terbatas yaitu Singapura, Malaysia, Filipina, Australia dan di Indonesia, die-cast yang menjadi incaran kolektor ini, hanya akan tersedia secara exclusive di IMX.
Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Hot Wheels Indonesia Collectors Convention 2025 yang akan digelar dalam event Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 ‘8VOLUTION’ pada 10–12 Oktober 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Acara ini menandai semakin kuatnya kolaborasi antara komunitas die-cast, dunia modifikasi, dan budaya pop otomotif di Indonesia.
Hot Wheels Convention Car 2025
“Peluncuran Porsche 911 dengan livery “Hippie” yang ikonik sebagai Hot Wheels Convention Car adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah otomotif dunia. Di IMX 2025 nanti, kita ingin memberikan pengalaman unik—tidak hanya memamerkan modifikasi, tapi juga merayakan ikon-ikon otomotif legendaris dalam bentuk nyata dan miniatur,” ungkap Andre Mulyadi, IMX Project Director & Founder NMAA disiaran pers yang diterima, Kamis (21/8).
Sejarah Hippie Livery di Dunia Balap
Pada April 1969, Porsche merekrut Anatole Lapine sebagai kepala desainer barunya. Hanya dalam waktu setahun, pria kelahiran Latvia tersebut mencetak gebrakan di dunia balap dengan menghadirkan livery ikonik pada Porsche 917 yang dikendarai Gérard Larrousse dan Willi Kauhsen. Menggunakan sekitar 1.500 kaleng cat semprot, Lapine menciptakan pola gelombang hijau dan ungu yang berputar mengikuti lekuk bodi mobil, menghasilkan efek psikedelik yang belum pernah terlihat sebelumnya. Desain ini kemudian dikenal luas sebagai “Hippie Livery” berkat perpaduan warnanya yang nyentrik dan aura bebas khas era 70-an.
Walaupun gaya visual tersebut sempat menuai reaksi campur aduk di kalangan eksekutif Porsche, Hans-Dieter Dechent selaku pemilik tim balap, bersama pihak sponsor Martini & Rossi, justru memberikan dukungan penuh. Livery “Hippie” ini bukan hanya menjadi perbincangan hangat di paddock, tetapi juga menorehkan prestasi di lintasan: pada ajang 24 Hours of Le Mans 1970, ketika Hans Herrmann dan Richard Attwood mengamankan kemenangan pertama Porsche secara keseluruhan, pasangan Larrousse/Kauhsen sukses meraih posisi kedua dengan mobil berpenampilan mencolok tersebut.
Sebagai informasi, Hot Wheels Convention Car 2025 versi 1:1 di Indonesia ini digarap oleh Arthur dari bengkel Retouch Pro Autowerkz. Kini, warisan tersebut dilanjutkan dalam bentuk miniatur die-cast skala 1:64 yang dirilis terbatas untuk para kolektor, menjadikan Hot Wheels Convention Car 2025 sebagai salah satu item paling diburu tahun ini.
“Kami sangat bangga dan bahagia karena Hot Wheels Indonesia mendapatkan kesempatan untuk selalu memberikan yang terbaik untuk teman-teman kolektor dan fans dengan adanya Hot Wheels Indonesia Convention Car di tahun 2025 ini. Disamping itu, hadirnya Hot Wheels Collectors Convention untuk pertama kalinya di Indonesia, dan kolaborasi dengan IMX, juga menambah keseruan Hot Wheels di tahun ini. Tidak hanya memberikan suguhan produk & acara exclusive untuk para die-cast enthusiast, tapi bisa dinikmati juga oleh para automotive enthusiast dan Masyarakat luas yang hadir di acara IMX di bulan Oktober nanti,” ungkap Radithya Pradana, Ast. Brand Manager Boys Category MATTEL SEA.
“Untuk para diecaster dan semua yang ingin membeli koleksi dari Hot Wheels Indonesia Convention Car 2025, bisa langsung datang ke Hot Wheels Collectors Convention 2025 yang akan diadakan di Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) di ICE BSD 10 – 12 Oktober 2025,” tambah Radithya Pradana, Ast. Brand Manager Boys Category MATTEL SEA.
Guna melengkapi pengalaman pengunjung akan koleksi Hot Wheels di IMX 2025, Toys Kingdom hadir sebagai official retail toy partner yang menyuguhkan koleksi Hot Wheels eksklusif yang hanya tersedia selama acara berlangsung. Kehadiran Toys Kingdom di ajang ini membuka kesempatan bagi pengunjung untuk berburu koleksi mainan eksklusif dengan atmosfer belanja yang fun. Dengan jaringan ritel yang luas serta reputasi sebagai destinasi utama mainan dan koleksi, Toys Kingdom menegaskan komitmennya untuk selalu menjadi tempat terlengkap bagi pecinta mainan dan kolektor di Indonesia.
Anda bisa menyaksikan langsung Hot Wheels Convention Car 2025 di Pre-Event Hot Wheels Indonesia Collectors Convention 2025 yang berlangsung pada 19–31 Agustus di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat.