Wednesday, February 18, 2026
Home Blog Page 53

NETA raih 327 SPK di pameran otomotif GIIAS 2024

0

PT NETA Auto Indonesia berhasil mencatat total pemesanan sebanyak 327 SPK untuk unit NETA V-II dan pre-book NETA X sepanjang gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2024 (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung GIIAS 2024 atas antusiasme dan juga kepercayaannya memilih NETA sebagai kendaraan untuk aktivitasnya. Selama acara GIIAS 2024, NETA berhasil mencatat total pemesanan hingga 327 SPK,” ujar Jerry Huang selaku Managing Director PT NETA Auto Indonesia.

Selain itu, katanya kehadiran NETA X yang kami perkenalkan sebagai line up baru juga berhasil mewarnai pasar industri otomotif Tanah Air. “Peningkatan jumlah SPK yang signifikan hingga lebih dari 100% jika dibandingkan GIIAS tahun lalu, tentu akan semakin memacu semangat kami sebagai distributor mobil listrik yang tidak hanya menghadirkan mobil listrik ramah lingkungan, namun juga menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujar Jerry Huang.

Pada GIIAS 2024, NETA memperkenalkan produk terbarunya, yakni NETA X. Tak hanya itu, NETA juga memamerkan beberapa line up produk unggulan lainnya yaitu NETA V-II, NETA S, NETA L, dan NETA GT. Secara total, NETA berhasil mencatat total pemesanan sebanyak 327 SPK untuk unit NETA V-II dan pre-book NETA X.

Kemudian, NETA S sedan listrik, NETA GT sport car listrik, NETA L SUV listrik, NETA V-II dan NETA X medium SUV listrik .

NETA juga membuka sistem pre-book khusus untuk produk NETA X yang akan segera diluncurkan di bulan Agustus mendatang. Meskipun harga resmi belum diumumkan, NETA menawarkan harga pre-book dengan kisaran mulai dari Rp 460.000.000 hingga Rp. 490.000.000.

Selain itu, NETA juga tentunya memberikan berbagai keuntungan tambahan, termasuk Lifetime Warranty, Gratis Saldo PLN Mobile, dan Gratis Wall Charging Station beserta instalasi.

Keberagaman produk-produk NETA ini menjadi alternatif pilihan bagi calon konsumen yang ingin mencoba mengendarai mobil listrik. Beragam produk yang ditampilkan pada GIIAS tahun ini juga sebagai komitmen NETA untuk terus memberikan inovasi para konsumen dan keseriusan NETA dalam meningkatkan penggunaan mobil listrik di Indonesia. Kedepannya, produk-produk yang ditampilkan selain NETA V-II dan NETA X, akan diperkenalkan secara resmi di Indonesia.

“Beragam produk yang kami tampilkan pada GIIAS 2024 ini adalah bentuk keseriusan kami sebagai distributor mobil di Indonesia. Pada bulan Agustus mendatang, NETA X yang akan segera kami luncurkan, diharapkan dapat menjadi solusi ideal bagi kebutuhan calon konsumen, terutama keluarga muda yang menjadi target pasar utama kami. Dengan beragam fitur pintar dan teknologi canggih yang disematkan, kami yakin NETA X akan menjadi pilihan andalan bagi keluarga Indonesia dalam jangka panjang, memberikan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi yang mereka butuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Jerry Huang.

GIIAS 2024, SEVA catatkan 4.000 instant approval kredit mobil

0

PT Astra Auto Digital (SEVA) mencatatkan lebih dari 4.000 instant approval pada ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Catatan ini naik 116 persen dibandingkan pada pameran GIIAS 2023 silam.

“Instant Approval merupakan fitur unggulan SEVA yang memberikan kepastian persetujuan kredit mobil baru dalam waktu kurang dari 30 menit dengan melakukan proses “e-KYC” dengan mengisi sejumlah data identitas dan foto KTP,” kata President Director SEVA, Handoko Liem melalui keterangan resminya, Selasa (30/7).

Setelah itu, jelasnya, konsumen akan langsung dihubungi oleh Agent SEVA untuk melakukan cek unit, test drive, hingga proses Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sesuai dengan unit yang mereka inginkan.

“Harapannya, layanan dari SEVA ini dapat terus membantu konsumen untuk mendapatkan pengalaman pembelian mobil dengan mudah, aman dan nyaman,” kata Handoko Liem.

Platform ini juga juga sudah terintegrasi dengan berbagai layanan. yang dimiliki oleh Astra seperti Astra Financial, yaitu Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services (TAF) serta layanan asuransi kendaraan Garda Oto dari Asuransi Astra.

Formula 1, Carlos Sainz gabung Tim Williams di musim 2025

0

Pembalap asal Spanyol, Carlos Sainz resmi bergabung dengan tim balap Williams pada kejuaraan Formula 1 musim 2025. Sainz akan membalap bersama Alexander Albon untuk Williams setidaknya hingga musim 2026.

Dilansir dari laman resmi Formula 1, “Sangat senang mengumumkan bahwa saya akan bergabung dengan Williams Racing mulai 2025 dan seterusnya,” kata Sainz.

Sainz mengatakan pilihannya jatuh kepada Williams karena sejarah tim yang hebat. Namun, ia tak menampik bahwa memerlukan waktu cukup lama baginya untuk memberikan keputusan final terkait masa depannya di kelas balap mobil premier ini.

“Bukan rahasia lagi bahwa pasar pembalap tahun ini sangat kompleks karena berbagai alasan dan butuh waktu bagi saya untuk mengumumkan keputusan saya,” ungkap Sainz.

“Namun, saya sepenuhnya yakin bahwa Williams adalah tempat yang tepat bagi saya untuk melanjutkan perjalanan F1 saya, dan saya sangat bangga bergabung dengan tim yang bersejarah dan sukses seperti ini, tempat banyak pahlawan masa kecil saya membalap di masa lalu dan meninggalkan jejak mereka pada olahraga ini,” ujarnya menambahkan.

Sainz mengatakan ia memiliki tujuan untuk membawa Williams kembali kompetitif seperti pada masa kejayaannya dahulu.

“Saya yakin bahwa tim ini memiliki semua hal yang tepat untuk membuat sejarah lagi. Dan, mulai 1 Januari (2025), saya akan memberikan yang terbaik untuk membawa Williams maju bersama setiap anggota tim,” ujar Sainz.

“Dengan Alexander Albon dan Carlos Sainz, kami akan memiliki salah satu jajaran pembalap paling tangguh di grid dan dengan pengalaman luas untuk membimbing kami memasuki regulasi baru pada 2026,” kata Direktur Tim Williams James Vowles.

Tiga mobil hybrid Suzuki ini berteknologi SHVS, cocok untuk di Indonesia

0

Kesadaran tinggi masyarakat mengenai kepedulian terhadap lingkungan, memberi pengaruh pada popularisasi pilihan moda transportasi yang lebih rendah emisi dan juga konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Kepopuleran ini merupakan kontribusi positif dari larisnya mobil hybrid Suzuki selama 2 tahun terakhir. Demi meningkatkan partisipasi pengguna mobil baru ramah lingkungan, Suzuki Indonesia tetap konsisten menghadirkan deretan model sesuai tujuan tersebut di pameran GIIAS 2024.

Mobil hybrid memberikan alternatif mudah dalam hal adaptasi pemakaian, daya jelajah dan biaya kepemilikan guna mencapai tujuan reduksi emisi gas buang. Teknologi ini juga dinilai cocok untuk keberagaman lokasi maupun kondisi lingkungan penggunanya seperti di Indonesia. Sistem kerjanya pun ada beberapa macam, sehingga pelanggan bisa menyesuaikan kebutuhan serta rencana penggunaannya.

Contoh perwujudan dukungan Suzuki kepada perkembangan isu tersebut dapat dilihat dari pengembangan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang memadukan mesin pembakaran internal (ICE) dengan Integrated Starter Generator (ISG) serta baterai Lithium-ion.

Proses kerja sistem SHVS tergolong mudah dan bekerja secara halus, bahkan tanpa memerlukan adaptasi baru bagi penggunanya. Kemudahan ini dibawa Suzuki melalui 3 model penjualannya di Indonesia yang semakin dipercaya oleh masyarakat. Bagi calon pengguna mobil hybrid baru dapat melihat beberapa referensi berikut:

  1. All New Ertiga Hybrid Cruise
All New Ertiga Hybrid Cruise

Setelah mendapatkan ubahan pada desain tampilan interiornya pada awal tahun ini, All New Ertiga Hybrid Cruise kini tampil dengan inovasi lebih elegan dan atraktif. Sebagai salah satu line up kendaraan hybrid Suzuki, mobil ini cukup populer di kalangan keluarga dikarenakan biaya kepemilikan relatif terjangkau ditambah lewat efisiensi konsumsi bahan bakar yang ideal.

MPV 7 penumpang ini dibekali kapasitas baterai 10Ah untuk menunjang keperluan kelistrikan dan memberi acceleration assist secara halus. Perjalanan bersama keluarga modern pun semakin nyaman dengan All New Ertiga Hybrid Cruise.

  1. New Xl7 Hybrid
New XL7 Hybrid

Apabila gaya mobil yang diinginkan adalah sebuah SUV, maka New XL7 Hybrid adalah pilihan yang sangat menarik. Menjadi sorotan publik sejak peluncurannya pada pertengahan tahun 2023 lalu, New XL7 Hybrid memadukan desain eksterior yang gagah dengan interior yang penuh fitur canggih dan kenyamanan pada sisi interior.

Mengakomodasi tren terbaru dengan fitur E-mirror touch screen, mobil ini juga mendukung penggunaan dashcam pribadi untuk keamanan ekstra. Setiap perjalanan bersama keluarga dan teman dalam SUV hybrid terlaris Suzuki ini akan menjadi pengalaman berharga dan penuh kenangan.

  1. Grand Vitara
Grand Vitara

Menjadi perhatian publik sejak peluncurannya pada awal tahun 2023, Grand Vitara adalah SUV 5 penumpang yang menggabungkan kemewahan dan kekuatan dalam satu paket. Dengan sejarah panjang yang kaya karakter, model ini menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan, mampu melintasi berbagai rintangan jalan dengan mudah.

Dilengkapi dengan panoramic sunroof, head unit 9-inch dengan koneksi Apple CarPlay atau Android Auto, wireless charger, jok ergonomis, serta 6 airbag, Grand Vitara memastikan setiap perjalanan terasa aman dan bergaya.

Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan Suzuki akan selalu berusaha untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi serta minat maupun kebutuhan masyarakat, layaknya hadir pada pameran GIIAS 2024. Kesadaran masyarakat masa kini juga mulai beralih pada kendaraan lebih ramah lingkungan, sehingga mendorong kami untuk menghadirkan pilihan mobil hybrid yang dikenal dengan emisi gas buang rendah.

“Semoga line-up model Suzuki selama GIIAS 2024 berlangsung dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat akan moda transportasi modern serta efisien,” ucap Harold Donnel.

Esteban Ocon bakal bergabung dengan tim balap Haas pada F1 musim 2025

0

Pembalap asal Prancis, Esteban Ocon akan bergabung dengan tim balap Haas untuk menghadapi Formula 1 musim 2025.

“Ocon menandatangani kontrak multi-tahun dengan Haas dan menjadi rekan satu tim Oliver Bearman mulai tahun depan,” tulis laman resmi Formula 1, Kamis (25/7).

Sepanjang karirnya, Ocon pernah membela sejumlah tim seperti Manor, Force India, Renault dan Alpine. Ia mencetak 425 poin dalam periode tersebut termasuk tiga podium, salah satunya adalah kemenangan perdananya di Hungaria pada tahun 2021.

Sebelumnya, Ocon pernah bekerja sama dengan Kepala Tim Haas Ayao Komatsu pada tahun 2014 bersama Lotus yang sekarang beroperasi di bawah bendera Alpine, di Valencia.

“Secara pribadi, saya sangat senang bisa bekerja sama dengan Ayao lagi, karena dia telah menjadi bagian dari debut saya ketika saya pertama kali masuk ke mobil Formula 1 saat saya masih di Lotus Junior lebih dari 10 tahun yang lalu,” ungkap Ocon.

“Haas memiliki rencana menarik dan target yang jelas untuk masa depan, dan saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan semua orang di Kannapolis, Banbury, dan Maranello, dan menjadi bagian dari proyek hebat ini,” ujarnya.

Komatsu mengatakan pihaknya senang dapat bekerja sama dengan Ocon selama dua musim mendatang. “Saya jelas sudah menyadari bakatnya sejak lama dan sejarah pribadi kami dimulai dari penampilan perdana Esteban di mobil Formula 1, ketika saya menjadi teknisi balapannya hari itu bersama Lotus,” katanya.

Mencegah ban overheating saat musim kemarau

0

Puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada bulan Juli dan Agustus 2024 mendatang. Cuaca panas membuat suhu permukaan jalan meningkat, yang membuat tekanan angin pada ban juga dapat ikut meningkat.

Kondisi ini membuat ban berpotensi mengalami overheating, dimana ban bisa memuai, bahkan pecah akibat panas berlebihan. Overheating terjadi karena gesekan antara ban dengan permukaan jalan yang panas secara terus menerus.

“Pada dasarnya setiap ban memiliki temperature rating dengan kapasitas menahan panas yang berbeda. Misalnya, ban dengan temperatur A yaitu grade tertinggi yang dapat menahan panas hingga kecepatan 185KM/jam, sedangkan ban temperatur B mampu menahan panas pada kecepatan 160 km/jam, serta ban temperatur C mampu menahan panas hanya pada kecepatan 135 km/jam,” kata Product Manager dan Regional Sales Hankook Tire Indonesia, Billy Cahyadi.

Namun, katanya sebagai pengendara kita tetap perlu melakukan sejumlah antisipasi terhadap musim kemarau, agar ban senantiasa dalam kondisi optimal.

Untuk merawat kondisi ban saat cuaca panas yang berpotensi mengalami overheating dapat menyimak sejumlah tips penting dibawah ini :

Pertama, periksa kondisi dan tekanan angin pada ban. Tekanan angin yang sesuai dapat memberikan daya cengkram maksimal dan kontrol berkendara yang baik, serta mengurangi getaran dan kebisingan dari jalan.

Ban yang terlalu kempes dapat mengurangi efisiensi bahan bakar dan meningkatkan risiko pecah ban. Sementara kelebihan tekanan angin dapat mempercepat keausan dan meningkatkan resiko slip.  Rekomendasi tekanan angin ban untuk masing-masing jenis kendaraan seperti Mobil MPV: (33-36) Psi; Mobil City Car: (30-36) Psi; Mobil Sedan: (30-33) Psi dan Mobil SUV: (35-40) Psi.

Kedua, rotasi ban secara berkala untuk memastikan pemakaian yang merata di semua roda kendaraan. Rotasi ini membantu memperpanjang umur pakai ban dan mengurangi biaya perawatan jangka panjang. Idealnya, lakukan rotasi ban setiap enam bulan atau setiap 10.000 km.

Ada sejumlah teknik rotasi ban, mulai dari Front Wheel Drive, yaitu mengganti posisi ban depan secara silang, sedangkan teknik Rear Wheel Drive, yaitu ban belakang pindah ke sisi depan secara silang, sementara All Wheel Drive ban depan dan belakang dipindah satu sama lain secara silang.

Ketiga, hindari teknik berkendara yang menyebabkan ban cepat rusak. Pengemudi tidak disarankan melakukan pengereman mendadak dan mengemudi dengan kecepatan tinggi terus menerus dalam waktu lama agar mengurangi risiko overheating yang menyebabkan pecah ban.

Disarankan untuk melakukan istirahat (cooling down) secara berkala untuk menurunkan temperatur ban setelah lama bergesekan dengan aspal yang panas. Disarankan beristirahat selama setengah jam setelah berkendara selama empat jam berturut-turut, sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.

Keempat, perhatikan muatan yang dibawa. Setiap kendaraan memiliki batas beban maksimal yang direkomendasikan oleh pabrik. Semakin berat beban yang ditanggung ban, semakin besar gesekan ban pada permukaan jalan yang bersuhu tinggi sehingga meningkatkan risiko pecah ban. Usahakan beban terdistribusi merata di seluruh ban, alih-alih terpusat pada satu sisi saja untuk menjaga keamanan dan kinerja ban agar tetap optimal.

Kelima, hindari “miss application“. Pastikan ban yang digunakan sesuai dengan fungsinya. Misalnya, ban yang dirancang untuk jalan aspal tidak seharusnya digunakan di jalan non-aspal. Hal ini dapat mengurangi traksi dan meningkatkan risiko ban “spinning“, yang pada akhirnya menyebabkan keausan tidak normal.

Begitu juga dengan ban tipe M/T yang dirancang untuk off-road, jika digunakan di jalan aspal atau beton, akan mengalami keausan abnormal. Penggunaan ban yang tidak sesuai ini dapat mengurangi umur dan performa ban secara signifikan.

“Keausan ban yang tidak merata sering kali menjadi penyebab utama insiden pecah ban, oleh karena itu, penting untuk memilih ban dengan teknologi terbaik. Hankook hadir dengan teknologi VAI (Visual Alignment Indicator) yang memungkinkan pengendara untuk secara mudah mendeteksi keausan tidak merata pada ban mereka. VAI bekerja melalui dua pasang lubang kecil di kedua sisi luar telapak ban, serta membantu memantau masalah keseimbangan ban,” jelas Billy.

Mantan kepala Tim Ferrari ditunjuk sebagai pemimpin baru Audi Formula 1

0

Pabrikan otomotif asal Jerman, Audi menujuk mantan kepala Tim Ferrari Mattia Binotto sebagai pemimpin baru proyek Audi Formula 1 tahun 2026.

AFP melaporkan pada Rabu (24/7), Binotto akan menggantikan CEO Sauber Andreas Seidl mulai 1 Agustus 2024. “Saya senang kami dapat merekrut Mattia Binotto untuk proyek ambisius Formula 1 kami,” kata CEO Audi Gernot Doellner.

“Dengan pengalamannya yang luas selama lebih dari 25 tahun di Formula 1, niscaya dia akan mampu memberikan kontribusi yang menentukan bagi Audi,” ucap Gernot.

Binotto yang berusia 54 tahun kembali ke F1 kurang dari dua tahun setelah kepergiannya dari Ferrari pada akhir musim 2022. Ia bergabung dengan konstruktor Italia pada pertengahan 1990-an dan dipromosikan menjadi kepala tim pada tahun 2019 setelah sebelumnya menjabat sebagai kepala teknis tim.

Keputusan untuk mengganti Seidl dengan Binotto dikatakan Audi sebagai bagian dari pengambilalihan seluruh saham Sauber Holding AG dan penyelarasan kembali struktur.

“Mattia Binotto akan menjadi Chief Operating dan Chief Technical Officer di tim kepemimpinan Sauber Motorsport AG, dengan tanggung jawab dan akuntabilitas atas manajemen operasional dan kesuksesan olahraga tim balap,” kata Audi.

Sementara Seidl, yang bergabung dengan Sauber pada Januari tahun lalu dan merupakan CEO tim Audi, serta eksekutif Audi Oliver Hoffmann akan meninggalkan proyek tersebut sebagai bagian dari restrukturisasi.

Sauber, yang saat ini berada di posisi terbawah klasemen konstruktor tanpa satu poin pun, akan terus membalap hingga akhir tahun 2025 dengan namanya sendiri.