Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 64

Jelang gelaran MotoGP Catalunya, Bagnaia ingin tampil lebih kompetitif

0

Balabalap – Pada gelaran MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini, pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia ingin tampil lebih kompetitif.

“Akhir pekan lalu di Le Mans secara keseluruhan cukup positif, meskipun kami memiliki kekurangan dalam balapan dibandingkan rival kami. Jadi, penting untuk terus bekerja agar lebih kompetitif,” kata Bagnaia.

“Dibandingkan dengan Le Mans, saya memperkirakan kondisi cengkeraman yang sangat berbeda di Barcelona, ​​​​dan akan ada beberapa pesaing yang sangat cepat,” ucap Bagnaia.

Adapun balapan mendatang akan menjadi bentuk pembuktian Bagnaia dan rekan satu timnya, Enea Bastianini, setelah pada musim lalu mereka terpaksa mundur dari balapan karena dua kecelakaan terpisah. Bagnaia mengalami pukulan berat yang mengakibatkan memar parah tanpa konsekuensi serius.

Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia

Sementara Bastianini memiliki nasib kurang beruntung, dimana ia mengalami patah tulang di pergelangan tangan kiri dan pergelangan kaki kirinya, yang menyebabkan dia absen pada tiga balapan berikutnya.

“Sayangnya, saya tidak memiliki kenangan indah tentang Barcelona tahun lalu, mengingat kecelakaan yang saya alami saat balapan yang memaksa saya melewatkan tiga GP berikutnya,” kata Bastianini.

Berdasarkan hasil finis ketiga dan keempat di GP Prancis dua pekan lalu, Bagnaia dan Bastianini tiba di Montmelo dengan tekad untuk menebus kesalahan mereka dan sekali lagi menjadi salah satu pesaing teratas.

Setelah lima putaran pertama musim ini, Pecco berada di urutan kedua dalam kejuaraan, sementara Bastianini menempati posisi keempat, memiliki poin yang sama dengan Marc Marquez (Gresini Racing) di posisi ketiga.

“Saya tiba di Montmelo dengan tenang dan percaya diri: balapan demi balapan, saya berhasil menjadi lebih cepat, dan saya terus berkembang,” kata Bastianini.

“Kami memiliki dasar yang baik untuk bekerja pada akhir pekan, dan tujuannya adalah untuk terus berjuang untuk posisi teratas,” tungkas Bastianini.

Kenang 30 tahun Ayrton Senna, Tim McLaren rilis desain livery di GP Monaco

0

Balabalap – Mengenang legenda Formula 1 Ayrton Senna, Tim balap McLaren akan menghadirkan desain livery spesial dengan perpaduan warna kuning, hijau, dan biru pada Grand Prix Monaco yang digelar pada akhir pekan ini.

Livery ini terinspirasi dari helm ikonik Senna, dan dirancang untuk merayakan warisan balap luar biasa dari pembalap Brasil itu. Demikian dilansir dari laman resmi Formula 1. “Tim bangga mengakui dan merayakan kehidupan luar biasa dan warisan balap Ayrton Senna melalui livery McLaren ini,” kata CEO McLaren Zak Brown.

“Senna tetap dihormati sebagai ikon terhebat Formula 1 dan pembalap McLaren yang paling berprestasi,” kata Zak Brown.

Tim McLaren rilis desain livery special mengenang legenda Formula 1 Ayrton Senna pada Grand Prix Monaco yang digelar pada akhir pekan ini.

Ayrton Senna adalah pembalap McLaren dan juara dunia tiga kali berasal dari Inggris. Senna mengamankan 35 dari 41 kemenangan Grand Prix ditambah tiga gelar pembalap dan empat kejuaraan konstruktor.

Tim McLaren memilih Monaco karena trek Monte Carlo identik dengan Senna, pembalap Brasil yang meninggal 30 tahun lalu. Ia memenangkan enam gelar, termasuk lima kali berturut-turut sejak 1989.

Di Monaco, tim McLaren juga akan mengenakan seragam tim yang terinspirasi dari Senna sepanjang akhir pekan, termasuk seragam spesial untuk dua pembalap mereka musim ini Lando Norris dan Oscar Piastri.

Tim McLaren rilis desain livery special mengenang legenda Formula 1 Ayrton Senna pada Grand Prix Monaco yang digelar pada akhir pekan ini.

“Pengaruhnya terhadap McLaren sangat besar, tidak hanya melalui rekor balapannya tetapi juga kehadirannya di dalam tim, dan kini warisannya. Jadi merupakan suatu kehormatan untuk membalap untuknya di sirkuit tersuksesnya dengan warna hijau, kuning, dan biru,” kata Brown.

“Dengan peringatan 30 tahun meninggalnya Senna, tim memilih untuk mengenang dan merayakan hidupnya di salah satu tempat favorit dan tersukses untuk balapan, Monaco. Kami menantikan balapan dengan corak yang semarak dan indah pada akhir pekan ini,” kata Brown.

Balap motor Pertamina Mandalika Racing Series di Sirkuit Mandalika bakal hadirkan kelas U-15

0

Balabalap –  Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan menambah kelas baru pada kejuaraan nasional (kejurnas) balap motor putaran kedua seri 2024 Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 25-26 Mei.

“Dalam event ini kami hadirkan kelas paling baru under 15 (U-15). Kenapa U-15 kalau 16 tahun ke atas ibaratnya sudah berat, sudah ketinggalan lah buat pembalap motor,” kata Deputi Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat Edi Saputra.

Kejuaraan tersebut sebelumnya mempertandingkan sejumlah kelas yakni sport 150, sport 250, dan super sport 600 sebagai puncak kejuaraan tertinggi balap motor di Indonesia. Selain itu, juga ada kelas pendukung yakni Underbone 150, lalu super sport 600 Community, dan Superbike 1000 Community.

“Hadirnya kelas baru pada putaran kedua kejurnas diharapkan menjadi titik awal atau jembatan bagi pembalap-pembalap muda untuk bisa berkiprah pada level internasional di masa depan,” papar Edi.

Baca juga: Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series ajang pembinaan talenta muda pembalap Indonesia ke level dunia

Kata Edi, pada umumnya pembalap muda mulai dibina pada usia 8-10 tahun dimulai dengan motocross. Selanjutnya, setelah 10 tahun bisa pindah ke balap road race.

“Karena itu lah kenapa kami buka kelas ini (U-15) agar mereka juga bisa membangun mimpi bisa berprestasi di tingkat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina Fajar Djoko Santoso mengatakan selaku sponsor kejurnas sangat senang mendukung kejuaraan tersebut sebagai ajang menyiapkan bibit muda pembalap motor di tanah air.

“Dengan semua infrastruktur sirkuit yang sudah ada, pembalap juga sudah ada, kejurnas juga sudah ada, diharapkan suatu saat yang main di MotoGP bisa dari pembalap Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan pembalap untuk berprestasi di kancah internasional memang berlangsung dalam jangka panjang atau tidak instan, namun Pertamina terus mendukung untuk memaksimalkan potensi yang sudah dimiliki agar ke depan para pembalap bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

Adapun, Kejurnas Pertamina MRS kembali digelar mulai 2023 dengan tiga kali putaran. Ajang tersebut digelar setelah berhenti selama lima tahun sejak 2018.

Pertamina Mandalika International Circuit siap gelar Ducati Riding Experience

0

Balabalap – Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) siap menggelar ajang Ducati Riding Experience (DRE) pada 7-9 Juni 2024.

Ajang ini ditujukan kepada customer untuk merasakan pengalaman seru bersama “DRE Racetrack Academy” yang dipandu oleh instruktur profesional dari Ducati.

“Program ini merupakan event global yang diselenggarakan oleh Ducati Asia Pacific. Selain itu, kegiatan ini tidak hanya akan meningkatkan keterampilan berkendara peserta tetapi juga memperkuat komunitas pengendara Ducati di Indonesia dan Asia Pasifik,” kata Kepala Administrator KEK Mandalika, Bambang Wicaksono.

Sementara itu, kedatangan 2 kontainer yang berisikan unit motor Ducati Panigale V4 S ini, langsung dilakukan pembukaan segel kontainer oleh Bea Cukai dan disaksikan oleh administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) selaku pengawas Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika.

“Kami menyambut baik kedatangan 2 kontainer yang berisikan unit motor Ducati ini,” katanya.

Ia mengatakan proses pemasukan ke KEK Mandalika khususnya di Sirkuit Mandalika menggunakan fasilitas penangguhan bagi barang impor. Fasilitas fiskal yang diberikan di Kawasan Ekonomi Khusus menjadi prioritas nasional.

“Pelaku usaha di kawasan KEK mendapatkan fasilitas penangguhan dan pembebasan bea masuk,” katanya.

Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan, Pertamina Mandalika International Circuit siap menyambut kedatangan para peserta. Rangkaian acara Ducati Riding Experience meliputi berbagai sesi courses yang disesuaikan dengan kemampuan peserta dan dibagi dalam beberapa kelas, yaitu Intro, Warm-up, Evo, dan Master.

Masing-masing disesuaikan dengan tingkat kemampuan, diatur oleh instruktur Ducati terkenal, yaitu Dario Marchetti (Direktur Teknis DRE), Karel Abraham, Chaz Davies & Alex de Angelis (mantan pembalap Ducati MotoGP/WSBK), serta Carlos Serrano (Manajer Instruktur DRE).

“Semua peserta akan menavigasi trek dengan mengendarai sepeda motor Panigale V4 paling lincah dan berperforma tinggi,” katanya.

Lewis Hamilton: Strategi tim Mercedes kurang tepat di GP Emilia-Romagna

0

Balabalap.id – Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengatakan strategi yang ia buat bersama timnya kurang tepat untuk mengamankan satu tempat di podium Grand Prix Emilia-Romagna di Sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari Imola, Italia, Minggu (19/5).

“Sebenarnya balapan itu tidak terlalu sulit. Di sinilah kita berada dan kita harus melakukan yang terbaik, dan itulah hal terbaik yang bisa kita lakukan hari ini,” kata Hamilton.

“Kami berada di ‘tanah tak bertuan’. Tidak banyak lagi yang bisa kami peroleh dari balapan utama kali ini,” ucap Hamilton.

Lewis Hamilton sendiri menyelesaikan balapan utama di posisi keenam dan terpaut lebih dari 35 detik dari sang pemimpin balapan sekaligus juara bertahan Max Verstappen (Red Bull).

Adapun sang juara dunia tujuh kali memulai balapan di posisi kedelapan di grid, dan finis di depan rekan satu timnya, George Russell, yang menerapkan strategi “two-stops” oleh tim. Meski tidak finis di posisi tiga besar, Russell berhasil mencatatkan waktu lap tercepat.

“Mobil itu mampu menempati posisi keenam dan ketujuh, dan di situlah kami finis,” kata Russell.

Mercedes, yang berada di urutan keempat di belakang Red Bull, Ferrari, dan McLaren dalam klasemen konstruktor, memperkenalkan paket pembaruan pada mobil pada balapan di Imola akhir pekan lalu.

“Kami telah mengambil langkah maju yang kecil pada akhir pekan ini,” kata Pemimpin Tim Balap Mercedes Toto Wolff.

“Pesaing terdekat kami juga telah melakukan hal yang sama, tetapi kami telah sedikit memperkecil jarak ke depan. Masih banyak lagi yang akan datang,” ujarnya.

Setelah mendominasi Formula 1 selama bertahun-tahun, Mercedes mengalami kesulitan sejak diperkenalkannya regulasi saat ini yang menerapkan aerodinamika “ground effect” pada tahun 2022.

Hamilton, pemenang rekor kemenangan 103 Grand Prix, belum pernah meraih kemenangan dalam 52 balapan sejak Grand Prix Arab Saudi 2021.

Sementara itu, putaran kedelapan Formula 1 musim 2024 akan bergulir di Sirkuit Monaco pada 24-26 Mei.