Wednesday, February 18, 2026
Home Blog Page 55

Penjualan mobil Ignis dihentikan, Suzuki fokus pada kendaraan elektrifikasi

0

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan bahwa penjualan mobil Suzuki Ignis di pasar Indonesia sudah dihentikan dan perusahaan selanjutnya akan fokus pada pemasaran kendaraan elektrifikasi. “Iya benar, Ignis sudah di-discontinue dari market Indonesia,” kata Direktur Pemasaran 4W PT SIS Harold Donnel dikutip dari Antaranews.

Keputusan untuk menghentikan pemasaran Suzuki Ignis di pasar Indonesia diambil agar perusahaan bisa lebih fokus pada kendaraan elektrifikasi, yang pasarnya dinilai menjanjikan.

“Sesuai dengan rencana korporasi, kami yang secara bertahap akan lebih fokus ke produk terelektrifikasi seperti XL7 hybrid dan Ertiga hybrid, serta memperkuat keberadaan model-model buatan dalam negeri,” kata Harold.

​​​​​​​Diketahui, mobil Suzuki Ignis diluncurkan tahun 2017. Mobil perkotaan ​​​​​​​rival Daihatsu Sirion dan Honda Brio ini telah bertahan tujuh tahun di pasar otomotif Indonesia.

Kendaraan berukuran 3.700 mm x 1.690 mm x 1.595 mm dengan jarak roda 2.435 mm ini bermesin K12M 4 Cylinder 16 Katup dengan kapasitas 1.197 cc yang mampu menghasilkan tenaga 83 PS pada 6.000 rpm dan torsi 113 Nm pada 4.200 rpm.

Fitur keselamatan yang disematkan pada mobil ini mencakup Anti -lock Braking System, Electronic Brake-force Distribution, Brake Assist, dual SRS airbag, Side Impact Beam, ISOFIX, dan Immobilizer.

GIIAS 2024 bakal diramaikan sekitar 40 brand kendaraan

0

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 yang akan digelar di ICE BSD Tangerang, mulai 18 sampai dengan 28 Juli 2024 dikabarkan akan menghadirkan sebanyak 40 brand yang akan melangsungkan peluncuran kendaraan terbaru mereka dalam pameran ini.

“Saya dengar bisikan akan ada 40 kendaraan yang akan launching di pameran ini serta tiga kendaraan konsep yang bakal mejeng di GIIAS 2024,” kata Rizwan Alamsyah.

Berikut sejumlah jenama dan jenis kendaraan yang bakal diusungnya:

1. Isuzu
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dikabarkan akan membawa kendaraan di segmen komersial yang berbasis elektrifikasi, yakni Isuzu Elf. Isuzu Elf elektrik ini telah hadir lebih dahulu di Jepang. Dengan hadirnya kendaraan ramah lingkungan tersebut di pasar otomotif Indonesia, semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam mengukuhkan ekosistem EV di tanah air.

2. ​​​​​​​Nissan
​​​​​​​
Pada ajang GIIAS 2024, Nissan Indonesia dikabarkan akan memamerkan kendaraan berteknologi e-Power yang digadang adalah Nissan Serena e-Power C28. Nissan Serena e-Power C28 sudah dilengkapi dengan sumber daya AC berkapasitas 100V (1.500 W), sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif sumber listrik dalam keadaan darurat.

3. ​​​​​​​Neta
​​​​​​​
Pabrikan otomotif asal China, Neta akan menghadirkan kendaraan terbaru mereka pada ajang GIIAS 2024 nanti. Beredar kabar, perusahaan tersebut akan menampilkan kendaraan berjenis Medium SUV. Sehingga, pameran ini akan semakin diramaikan dengan kendaraan-kendaraan di segmen tersebut.

4. ​​​Jetour
​​​​
Pabrikan otomotif yang baru memastikan pihaknya ikut serta dalam kegiatan ini adalah Jetour. Pabrikan China ini, akan menampilkan dua model kendaraan pada ajang tersebut.

5. ​​​​​​​BYD
​​​​​​​
Pabrikan otomotif asal China yang namanya sedang tersohor di berbagai belahan dunia, BYD juga akan menghadirkan kendaraan terbaru mereka. Meski begitu, pihak BYD Indonesia belum memberikan kepastian lengkap mengenai kendaraan tersebut hingga nanti resmi diluncurkan.

6. ​​​​​​​Chery
​​​​​​​
Masih dari pabrikan otomotif asal China, yakni Chery. Jenama tersebut juga bakal membawa kendaraan ramah lingkungannya ke dalam pameran terbesar di Asia Tenggara ini. Tidak hanya mengenalkan kendaraan terbarunya, Chery juga akan membawa unit usaha baru di industri otomotif tanah air.

7. Honda Prospect Motor
Honda yang sudah memiliki nama besar di industri otomotif tanah air, diberitakan juga akan menghadirkan kendaraan ramah lingkungan. Hal ini guna menguatkan komitmen Honda, untuk ikut serta dalam menumbuhkan ekosistem kendaraan EV di Indonesia.

8. Lexus
Jenama premium dari Toyota, yakni Lexus juga berencana untuk menghadirkan kendaraan terbaru mereka yang menggunakan basis baterai alias kendaraan elektrik. Seperti halnya pabrikan otomotif lainnya, Lexus masih menutup rapat-rapat kendaraan yang nantinya akan diluncurkan pada ajang GIIAS 2024.

9. Toyota
Toyota dalam pameran ini dikabarkan akan membawa dua unit kendaraan ramah lingkungannya dan juga produk berlabel GR (Gazoo Racing). Model yang bakal dihadirkan dalam ajang tersebut diyakini oleh perusahaan tersebut akan membawa kesenangan bagi para pengendaranya dengan model yang fun to drive dan powerful.

10. ​​​​​​​Suzuki
Tidak hanya Toyota, Suzuki juga bakal membawa kendaraan elektrifikasi terbaru dari perusahaan untuk para konsumen yang ada di Indonesia. Hadir dalam balutan konsep, kendaraan ini untuk pertama kalinya melantai di pameran GIIAS 2024.

11. ​​​​​​​Mitsubishi
​​​​​​​
Mitsubishi juga tidak ingin tertinggal dengan produsen lainnya. Pabrikan ini dikabarkan akan membawa produk baru pada ajang GIIAS 2024.

12. ​​​​​​​Hyundai
​​​​​​​
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai diinformasikan akan segera membawa kendaraan berbasis baterai. Salah satu yang santer terdengar adalah hadirnya Kona elektrik terbaru yang akan menyapa pencinta Hyundai di GIIAS 2024.

Kemudian, jenama otomotif yang akan mengikuti kegiatan ini yakni Audi, BAIC, BMW, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC Aion, GWM, Honda, Hyundai, Jaecoo-Omoda, Jetour, Kia, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi, Neta, Nissan, Porsche, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volvo, Volkswagen, dan Wuling.

Sedangkan untuk kendaraan komersial di antaranya adalah Isuzu, Hino, Fuso dan juga UD Trucks. Untuk kendaraan roda dua terdapat nama-nama yang sudah tidak asing, yaitu Honda, Harley Davidson, Italjet, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi.

Selain itu terdapat juga jenama seperti Piaggio, Vespa, Aprilia, Moto Guzzi, Alva, Exotic, Pacific, Selis, Ion, Kupprum, Polytron, Vmove, Volta, dan ZPT.

Pada pameran GIIAS 2024 kali ini pengunjung bisa membeli tiket dengan cara online dan juga offline mulai dari Rp50 ribu hingga Rp250 ribu.

Jadi yang tercepat, Laura Hayes pecahkan rekor di Pikes Peak International Hill Climb 2024

0

Pembalap wanita Laura Hayes berhasil memenangkan kompetisi Pikes Peak International Hill Climb (PPIHC) 2024 pada kelas Yokohama Pikes Peak GT4 Trophy Turbo dengan Toyota Supra GT4-nya.

Dikutip Motortrend, Senin (1/7), selain memenangkan kelasnya dengan catatan waktu 10:20:487, Laura juga memecahkan rekor roda empat wanita, yang terakhir kali dicetak oleh rookie Vanina Ickx dari Belgia pada tahun 2018 dengan catatan waktu 10:54:901.

“Saya tidak percaya, saya adalah wanita tercepat yang mendaki Pikes Peak Hill Climb dalam sejarah! Saya harap hari ini membawa banyak inspirasi bagi setiap perempuan di luar sana yang ingin mengejar impian mereka, tidak hanya dalam balapan. Ini adalah sebuah kehormatan, dan saya sangat bangga dengan seluruh tim,” ungkap Hayes di media sosial.

Ini bukanlah upaya pertama Laura mendaki gunung. Ia pertama kali merasakan sensasi tersebut pada tahun 2020 ketika pembalap Thunder Bunny Racing ini diundang oleh BMW untuk mengemudikan M8 Competition Coupe yang memimpin parade juara pasca balapan.

Ia kembali pada tahun 2021 dan 2022 untuk mengendarai BMW M2 Competition di divisi Time Attack 1. Namun, cuaca buruk menghambat upaya tersebut.

Ajang PPIHC menarik perhatian para pembalap dari berbagai kalangan dan dari seluruh penjuru dunia. Pada penyelenggaraan tahun 2024, tidak hanya Laura yang berhasil mencapai puncak, tetapi tiga pembalap wanita lainnya juga berhasil menaklukkan “Race to the Clouds”.

Kathryn Mean, yang berkompetisi di tahun ke-5, menjadi wanita tercepat kedua yang mencapai puncak dengan catatan waktu 10:37.010. Berkompetisi di divisi Time Attack 1 dengan Porsche Cayman GT4 Clubsport 2022, Kathryn juga merupakan wanita tertua di kompetisi ini dengan usia 64 tahun.

“Saya berharap rekor ini akan terpecahkan setiap tahun mulai sekarang, dan semakin banyak wanita dengan talenta yang lebih besar dan lebih hebat yang membuat nama mereka dikenal oleh dunia. Kami baru saja memulai, dan saya sangat senang melihatnya,” ujar Hayes.

Katherine Legge, yang juga berkompetisi di divisi Time Attack 1, berhasil mencapai finish dalam waktu 10:51:359 saat mengemudikan Acura Integra 2024 dalam tamasya pemula.

Hal yang mengesankan, Katherine hanya terpaut tiga detik dari rekor penggerak roda depan, yang saat ini dipegang oleh Nick Robinson, dengan Acura TLX A-Spec.

Mary Barker, yang juga merupakan pereli pemula di Pikes Peak, menyelesaikan lintasan dalam waktu 12:20:552 dengan mobil Subaru Impreza GC8 2000 divisi Unlimited.

PPIHC adalah acara olahraga motor yang berbeda dari yang lain. Dimulai dari ketinggian 9.400 kaki, para peserta harus melewati 156 tikungan yang menantang sambil mendaki 4.720 kaki sepanjang 12,43 mil (sekitar 20 kilometer).

Kompetisi ini didirikan pada tahun 1916 oleh Spencer Penrose, pemilik Broadmoor Hotel, sebagai cara untuk membawa pariwisata ke daerah tersebut.

Pembalap pertama yang memenangkan Penrose Trophy dan mencetak rekor pendakian adalah Rea Lentz dengan waktu 20 menit dan 55 detik. Perlombaan ini telah berlangsung sebanyak 102 kali sejak saat itu dan rekor baru terus dibuat dan dipecahkan setiap tahunnya. (Ant)

Bagnaia dan Tim Ducati Lenovo catat kemenangan sempurna di Assen

0

Francesco Bagnaia dan tim Ducati Lenovo telah menyelesaikan akhir pekan yang sempurna di Belanda berkat kemenangan luar biasa dalam balapan MotoGP 25 lap yang berlangsung kemarin di TT Circuit Assen. Sementara Enea Bastianini melakukan comeback yang mengesankan saat ia mengamankan posisi ketiga di akhir penampilan heroiknya pada pertemuan babak kedua tersebut.

Bagnaia kembali mengawali balapan dengan sempurna dari posisi terdepan saat ia berhasil menciptakan sedikit jarak dengan lawan terdekatnya di lap pertama. Pada lap berikutnya, Pecco melihat Martín menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil tetap dekat dengannya.

Berkat kecepatan balapan yang tak tertandingi (termasuk peraihan best lap baru yaitu 1:31.866) pembalap Italia itu berhasil mengatasi perlawanan pembalap Spanyol tersebut dan melewati garis sebagai pemenang tunggal. Menyusul kesuksesan hari ini, Bagnaia meraih total 23 kemenangan bersama Ducati di MotoGP, menyamai rekor yang dipegang Casey Stoner saat ini.

Setelah melewati bagian awal balapan yang lebih menantang dari perkiraan, Bastianini berhasil menemukan cara yang tepat dengan Desmosedici GP-nya dan berkat serangkaian catatan waktu lap yang cepat, ia berhasil mendekat dengan grup pembalap yang juga sedang memperebutkan podium (terdiri dari empat rival lainnya). Sisa balapan Enea berjalan sempurna, dalam lima lap ia berhasil naik dari posisi tujuh ke posisi tiga sebelum berhasil mempertahankan posisinya hingga garis finis.

Dengan berakhirnya #DutchGP, Francesco Bagnaia kini hanya terpaut sepuluh poin dari posisi teratas kejuaraan dan berada di posisi kedua, dengan Bastianini di posisi keempat dan tertinggal 64 poin dari Martín. Tim Ducati Lenovo masih memimpin klasemen tim dengan 326 poin, Ducati berada di puncak klasemen pabrikan (278 poin).

Tim Ducati Lenovo akan kembali beraksi dalam waktu kurang dari lima hari untuk Grand Prix Jerman, yang akan berlangsung di Sachsenring pada 5-7 Juli.

“Saya benar-benar menikmati akhir pekan ini dan semuanya berjalan dengan sempurna. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim karena kami melakukan pekerjaan yang luar biasa: pada hari Kamis kami sudah memiliki gambaran jelas mengenai pengaturan motor dan setelah FP1 kami pada dasarnya sudah siap. Balapan hari ini 30 detik lebih kencang dari tahun lalu, sungguh luar biasa. Saya berhasil tampil cepat dan tepat, cuacanya fantastis dan kami mampu menunjukkan potensi penuh kami. Berikutnya adalah Sachsenring, di mana saya mengharapkan dua balapan yang penuh perjuangan,” kata Francesco Bagnaia.

“Hari ini adalah akhir pekan yang sangat spesial, satu lagi kenangan tak terlupakan setelah Mugello. Meskipun balapannya sendiri agak aneh. Saya mencoba berusaha keras sejak awal, tetapi saya sedikit kesulitan dengan roda belakang, terutama saat keluar dari tikungan ke kanan. Perasaan itu membaik lap demi lap dan, ketika yang lain sedikit melambat, saya berhasil mempertahankan kecepatan dan bahkan melaju lebih cepat. Saya berhasil mendekat dengan pembalap lain yang sedang memperjuangkan podium: saya mencoba sekaligus bersenang-senang dengan beberapa aksi salip-menyalip dan berakhir di posisi ketiga,” tambah Enea Bastianini.

“Saya tahu Pecco tidak terjangkau dan Martín juga bekerja dengan baik dalam usaha untuk tetap bersamanya, jadi ini sudah bagus. Saya sangat senang dan ingin berterima kasih kepada tim atas pekerjaan yang telah dilakukan karena dua hari yang lalu kami berada dalam posisi yang tidak baik, sementara sekarang kami di podium,” ujar Bastianini lagi.

Sementara, Luigi Dall’Igna (Manajer Umum Ducati Corse) mengatakan, ini adalah akhir pekan yang luar biasa, setelah satu lagi kenangan yang tak terlupakan di Mugello. Pecco menyelesaikan akhir pekan tanpa kesalahan apa pun, karena dia mengaturnya dengan sempurna pada hari Jumat dan mempertahankan level yang sama hingga garis finis hari ini. Saya harus memberinya selamat karena sekali lagi dia menunjukkan tipe juara seperti apa dia.

“Enea juga menjalankan balapan yang hebat hari ini dan saya yakin dia bisa bersaing setidaknya untuk posisi kedua jika tidak memulai dari baris keempat. Melihatnya menyalip lawan-lawannya dengan cara yang begitu tegas dan tepat tentu saja merupakan pertanda yang sangat baik dan kami berharap dia bisa melanjutkan performa ini di Sachsenring,” ucap Luigi Dall’Igna.

Sinyal positif untuk NETA, Indonesia bakal perluas pasar ekspor mobil listrik

0

Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita bersama dengan empat perusahaan kendaraan listrik salah satunya NETA Auto Overseas, menyepakati serta akan turut berkontribusi untuk memperluas pasar ekspor mobil listrik Indonesia.

Mr. Zhou Jiang sebagai Vice President of NETA Auto, menyampaikan, “Kami setuju dan mendukung, untuk menjadikan Indonesia sebagai hub produksi EV setir kanan untuk pasar ekspor. Dan tentunya, kami pun akan berkomitmen untuk memenuhi TKDN hingga 60% di akhir tahun 2026 sebagai upaya kami memenuhi program Pemerintah Indonesia. Kami harap kesepakatan dan komitmen NETA ini akan memajukan industri mobil listrik Tanah Air,”

Pemerintah Indonesia juga menetapkan target produksi kendaraan listrik di tahun 2030 mendatang mencapai 600 ribu unit. Dengan adanya hal itu, tentu pemerintah mengharapkan NETA, sebagai salah satu distributor mobil listrik Indonesia dapat turut serta berkontribusi meningkatkan produksi mobil listrik setir kanan dan memasarkannya hingga ke 54 negara.

Sinkronisasi antara dukungan Pemerintah serta peran para pelaku industri kendaraan listrik, diharapkan mampu membuat pasar otomotif Tanah Air terus maju hingga ke pasar ASEAN dan Mancanegara.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah khususnya Kementerian Perindustrian, yang telah mendukung NETA dalam proses pemanfaatan insentif sehingga NETA dapat meraih nilai TKDN sebesar 44 persen untuk produk baru kami yaitu NETA V-II. Kedepannya, kami berkomitmen untuk terus berupaya mengikuti rencana dan langkah kemajuan kendaraan mobil listrik,” tutup Mr. Zhou Jiang.

Mobil listrik asal China Aion Y Plus resmi masuk Indonesia

0

GAC Aion, produsen mobil listrik asal China resmi memperkenalkan model pertamanya untuk pasar Indonesia, Aion Y Plus melalui kemitraan dengan distributor lokal, Indomobil Group.

“Aion Y Plus ini sangat cocok untuk masyarakat Indonesia, selain membawa kekuatan dan performa, mobil ini juga menyediakan ruang yang luas,” kata CEO Aion Indonesia, Andry Ciu.

Mobil crossover dengan kapasitas lima penumpang ini ditawarkan dengan dua pilihan tipe. Varian Eksklusif dengan kemampuan jarak tempuh 410 kilometer untuk sekali pengisian daya penuh, dijual dengan harga Rp 415 juta on the road Jakarta. Sedangkan Varian Premium dengan kemampuan jarak tempuh 490 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh dengan harga Rp 475 juta.

Harga tersebut sudah termasuk garansi baterai 200.000 kilometer atau 8 tahun, garansi sparepart 160.000 kilometer atau 8 tahun, gratis jasa perawatan 60.000 kilometer atau 5 tahun, dan gratis pengisian daya 7 kW.

Mobil ini memiliki interior yang lapang dengan kapasitas 1.200 liter jika kursi baris kedua dilipat. Aion Y Plus juga telah dilengkapi teknologi ADAS sebagai fitur keamanan berkendara.

“Dengan sekali pengisian daya penuh, pengendara Aion Y Plus bisa berkendara dari Jakarta ke Bandung pulang pergi (PP) tanpa harus mengisi daya ulang,” kata Andry.